Adik angkatku, Fara, memang gemar berbuat jahil.Namun, hanya aku yang terluka.Tahun lalu, dia bersekongkol dengan kakakku, Hans, mengunciku di ruang pendingin.Akibatnya, aku menderita asma yang sangat parah.Tahun ini, kakakku tiba-tiba meminta maaf.Katanya, dia ingin mengajakku cave diving sebagai permintaan maaf.Fara ikut bersama kami.Tatapannya seolah menyimpan niat buruk terhadapku.Jantungku berdegup kencang.Aku buru-buru menceburkan diri ke laut dan berenang menjauh.Namun, saat mencapai kedalaman sekitar dua puluh meter, sesak napas yang mematikan tiba-tiba menyerang.Katup oksigenku...Diam-diam ditutup oleh Fara.Tawa puasnya langsung terdengar melalui alat komunikasi bawah air.“Kak Hans, lihat, ‘kan? Aku bilang apa? Kak Salsa pasti bakal tertipu!”“Memang kamu yang paling pintar. Bisa-bisanya kepikiran cara seperti ini buat ngerjain kakakmu. Dasar usil!” timpal Hans lembut, penuh kasih sayang.Sementara wajahku perlahan berubah ungu kebiruan karena kehabisan napas.Ak
閱讀更多