"Mas Johan, sepertinya toko perhiasan di sebelah sana sangat ramai, apa kita tidak sebaiknya pulang saja?" bisik Nadya pelan seraya memegangi erat lengan kemeja mahal yang dikenakan Johan.Johan tersenyum tipis, meremas lembut jemari dingin Nadya yang melingkar di lengannya lalu menggelengkan kepala dengan pendar mata yang sangat protektif."Tidak ada alasan untuk buru-buru pulang, sayang. Kita harus memilihkan cincin dan kalung berlian terbaik untukmu sore ini," balas Johan penuh kepastian.Di tengah kehangatan momen belanja yang penuh tawa dan pujian manis tersebut, ketenangan yang baru saja mereka nikmati mendadak terganggu secara drastis.Langkah kaki tegap Johan menuntun raga mungil Nadya melangkah masuk ke dalam sebuah boutique perhiasan ternama berlantai marmer hitam di sudut area elit mall.Deretan etalase kaca tebal memamerkan kilauan berlian, mutiara murni, dan emas putih yang dijaga ketat oleh beberapa petugas keamanan berbusana rapi.Namun, baru saja Nadya melangkah dua ta
Huling Na-update : 2026-08-25 Magbasa pa