Ditembak oleh amukan histeris dan cemoohan bertubi-tubi dari ibu kandungnya sendiri di ruang tengah, reaksi Johan justru berada jauh di luar ekspektasi Kirana.Pria itu berdiri tegap dari sofa mewahnya secara perlahan, menyelipkan kedua tangannya di saku celana bahan hitam yang dikenakannya, dan menegakkan bahu kokohnya.Ia menatap ibunya dengan raut wajah yang amat dingin, tenang, namun memancarkan aura mengintimidasi yang sangat mengerikan, aura dominasi mutlak yang biasa ia gunakan untuk meruntuhkan mental lawan bisnisnya.Tanpa menunjukkan sedikit pun riak emosi meledak-ledak atau teriakan kasar, Johan memotong semua makian Kirana dengan beberapa kalimat datar namun sangat tajam, menohok tepat di jantung pertahanan wanita tua itu."Apakah Ibu sudah selesai berteriak-teriak di rumahku?" tanya Johan dengan nada suara bariton yang teramat tenang, pelan, namun bergaung amat berat menguasai seluruh penjuru ruangan.Kirana yang sedang tersengal-sengal menahan amarah seketika membeku, te
Última actualización : 2026-08-29 Leer más