Pesona Pelayan Tuan Muda

Pesona Pelayan Tuan Muda

last update最終更新日 : 2026-07-08
作家:  M I S S R A H M Aたった今更新されました
言語: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
評価が足りません
7チャプター
4ビュー
読む
本棚に追加

共有:  

報告
あらすじ
カタログ
コードをスキャンしてアプリで読む

概要

Dewasa

Cinta yang Manis

Drama

Bos / CEO

Pembantu

Pria Dominan

Perselingkuhan

Perbedaan Usia

Cinta Terlarang

Diabaikan istri karena dianggap tak memuaskan membuat Johan (35 tahun) didera kesepian akut di rumahnya sendiri. Hingga sebuah ketidaksengajaan mempertemukannya dengan kehangatan Nadya (23 tahun), pelayan muda yang tak kuasa menepis pesona sang majikan. Kini, gairah dan desahan menjadi simfoni terlarang yang mengikat keduanya dalam candu berbahaya.

もっと見る

第1話

Bab 1

"Udahlah, Johan. Kalau lagi capek nggak usah minta-mintas jatah ke aku. Langsung keluar padahal baru dua menit main!"

Nadya tersentak kaget dan refleks merapatkan punggungnya ke dinding saat melihat majikannya ternyata sedang bercinta! 

Dan sialnya, aktivitas intim itu baru saja selesai dengan akhir yang tidak mengenakkan. Wajah Lyra yang memerah karena marah dan kesal terpampang jelas di mata wanita cantik berusia 23 tahun itu. 

"Kamu pikir aku robot? Kamu sendiri yang dari tadi minta buru-buru karena mau pergi!" ucap Johan kesal.

"Ya tapi nggak dua menit juga, Jo! Egois banget sih jadi suami," balas Lyra tak mau disalahkan begitu saja oleh sang suami.

"Aku kerja seharian, Lyra. Fisikku capek. Kalau kamu bisa lebih kooperatif dan nggak cuma diam kayak patung, mungkin hasilnya nggak akan begini."

"Oh, jadi sekarang kamu nyalahin aku?" ucap Lyra makin kesal karena Johan menyalahkannya.

Mendengarkan Lyra yang sedang marah-marah membuat Nadya menelan ludah dengan susah payah. Ini bukan pertama kalinya dia menyadari keretakan rumah tangga majikannya.

Meski Nadya baru tiga bulan bekerja di sini, namun dia tahu tentang kebiasaan Lyra yang tidak pernah benar-benar menjadi istri yang baik untuk Johan.

Wanita itu lebih sering menghabiskan waktu di luar rumah, berbelanja, dan berkumpul dengan teman-teman sosialitanya daripada mengurus sang suami.

Rasa penasaran yang bodoh membuat Nadya sedikit mengintip dari celah sekat. Detik itu juga, napasnya seolah berhenti.

Johan sedang duduk di tepi sofa panjang tanpa mengenakan celananya sama sekali.

Bentuk tubuh pria itu begitu proporsional, pundak yang lebar, dada bidang yang naik turun karena emosi, serta perut berotot yang tercetak jelas.

Namun, pandangan Nadya tak sengaja turun lebih jauh. Bagian privasi Johan yang berukuran besar dan masih setengah tegang terpampang begitu nyata di matanya.

Nadya buru-buru memejamkan mata erat-erat, wajahnya seketika memanas hingga ke telinga.

‘Bodoh, bodoh! Kenapa malah dilihat?’ rutuk Nadya dalam hati.

Kemudian meremas ujung daster kerjanya yang longgar. Perasaan bersalah dan malu bercampur aduk, membuatnya merasa menjadi pelayan yang paling tidak tahu diri di dunia.

Di ruang tengah, perdebatan itu tampaknya telah mencapai titik buntu. Tidak ada satu pun dari mereka yang mau mengalah.

"Terserahlah. Mood-ku sudah hancur," kata Lyra ketus.

Terdengar suara kain yang bergesek, menandakan wanita itu sedang merapikan pakaiannya dengan kasar.

"Lagian aku harus siap-siap sekarang. Aku mau pergi ke luar kota, ikut teman-teman arisan ke Lombok selama seminggu."

"Ke Lombok lagi? Kamu baru pulang dari Bali tiga hari yang lalu, Lyra." Johan mengembuskan napas panjang, terdengar sangat lelah menghadapi tabiat istrinya.

"Uang kamu nggak akan habis cuma buat aku ke Lombok, Johan. Sudahlah, jangan mengaturku."

Langkah kaki Lyra terdengar menjauh, menaiki anak tangga menuju lantai dua tanpa memedulikan suaminya yang masih terduduk di sofa.

Nadya menarik napas lega. Dia berpikir situasi sudah aman dan dia bisa melanjutkan langkahnya ke dapur untuk mengambil air minum.

Tenggorokannya benar-benar kering setelah menyaksikan drama barusan. Dengan langkah super pelan dan kepala tertunduk, Nadya melangkah keluar dari koridor penyekat.

Namun, dugaannya keliru.

Johan lantas beranjak dari duduknya. Pria itu berjalan menuju dapur, sama sekali tidak berniat memakai celana panjangnya terlebih dahulu.

Dia berjalan dengan angkuh dan santai, hanya mengenakan celana dalam hitam yang ketat, menonjolkan segala bentuk maskulinitasnya yang intimidatif. T

ubuhnya yang tinggi besar tegap seolah mendominasi seluruh ruangan.

Deg!

Nadya sontak hampir berteriak. Langkahnya terhenti tepat di ambang pintu dapur, berhadapan langsung dengan dada bidang Johan yang hanya berjarak dua jengkal dari wajahnya.

Nadya memundurkan langkahnya dengan gemetar. Kemudian menundukkan kepalanya dalam-dalam, menatap lantai marmer di bawah mereka karena tidak berani menatap tubuh bagian bawah pria itu yang begitu mencolok di depan matanya.

Postur tubuh Nadya yang mungil dan agak membungkuk membuatnya terlihat sangat ringkih di hadapan Johan yang bertubuh raksasa.

Dia tampak seperti kelinci kecil yang terpojok di depan seekor predator.

Johan menghentikan langkahnya. Pria itu tidak terkejut, melainkan menatap pelayannya dengan pandangan menilai yang tajam.

Dominasi dan aura kekuasaan mutlak terpancar dari cara Johan berdiri tegak tanpa rasa malu sedikit pun meski hanya berpakaian dalam.

Johan menaikkan sebelah alisnya lalu menunduk menatap puncak kepala Nadya yang bergetar halus.

"Lagi ngapain kamu di sini? Ngintip?" tanya Johan dengan nada datarnya.

もっと見る
次へ
ダウンロード

最新チャプター

続きを読む

読者の皆様へ

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

コメントはありません
7 チャプター
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status