Melangkah keluar dari gerbang sekolah, angin Kota Kencana terasa dingin menusuk tulang.Tiga tahun lalu cuacanya juga seperti ini.Mentor Erik tewas dalam sebuah kecelakaan mobil.Di pemakaman, Erik menatap Alia yang menangis sampai pingsan, lalu bersumpah kepada semua orang dengan mata memerah."Mentorku udah nggak ada, ke depannya aku, Erik, yang bakal jadi sandaran buat Alia dan Nana."Awalnya, aku mengira ini hanyalah sebuah tanggung jawab untuk membalas budi.Bagaimanapun, jika tidak ada bantuan penuh dari Pak Joshua di masa-masa awal Erik merintis bisnis, tidak akan ada Grup Chandra yang sekarang.Aku bahkan berinisiatif menerima Alia dan putrinya, serta memberikan gaun putri yang Kirei sendiri sayang untuk memakainya kepada Nana.Namun dengan cepat, tanggung jawab ini melewati batas.Alia bilang dia menderita depresi berat, tidak bisa ditinggal sendirian.Jam 12 malam, dia menelepon dan bilang kalau tidak bisa tidur.Erik langsung meninggalkan Kirei yang sedang demam tinggi, lal
Read more