Keesokan harinya...Suasana ibu kota tetap ramai seperti biasa.Tidak ada seorang pun yang menyadari bahwa malam nanti akan menjadi awal dari sebuah permainan yang menentukan nasib banyak orang.Sejak pagi, Jiang Xuan dan Lin Yuechan menjalani aktivitas mereka seperti biasa.Jiang Xuan memenuhi undangan beberapa pejabat istana agar tidak menimbulkan kecurigaan.Sementara itu, Lin Yuechan menghabiskan waktunya di halaman wisma, meracik beberapa pil penawar racun.Semua tampak berjalan normal.Padahal...Di balik ketenangan itu, setiap orang telah menjalankan tugasnya masing-masing.Menjelang matahari terbenam, Fu Cheng kembali membawa laporan."Tuan.""Kedua paviliun sudah kami awasi.""Ada tiga belas pengawal yang menyamar.""Dua menjadi pedagang.""Empat menjadi pengunjung rumah makan.""Sisanya berpencar sebagai kusir, penjaga malam, dan penjual makanan."Jiang Xuan mengangguk puas."Bagus.""Jangan bertindak sebelum menerima isyarat dariku.""Hamba mengerti."Tak lama kemudian, lan
Terakhir Diperbarui : 2026-08-02 Baca selengkapnya