Thalia berjinjit kecil, lalu tanpa diduga gadis itu mendaratkan kecupan singkat di pipi tegas Zacky sebelum duduk di kursi samping pria itu."Tentu saja! Mulai hari ini aku tidak boleh terlihat lemah lagi. Aku mau tunjukkan kalau aku layak berdiri di samping kamu, aku siap berubah lebih baik, Zacky.." ujar Thalia mantap sambil mengoleskan selai pada sepotong roti.Zacky meletakkan tabletnya, menatap Thalia dengan pandangan kagum dan sedikit terkejut dengan perubahan Tahlia. Namun tak lama kemudian senyum pipis mengembang di bibirnya.. "Aku suka perubahan sikapmu ini, Thalia," bisik Zacky sensual, tangannya merayap di bawah meja dan mengusap paha Thalia yang terbalut rok krem. "Tapi ingat, keberanianmu ini hanya boleh kamu tunjukkan di depanku dan musuh-musuh kita. Jangan mencoba menggoda ku di jam kerja, kamu tahu akibatnya.."Pipinya seketika merona merah, namun Thalia tidak menarik pahanya. Ia justru menggenggam jemari
Terakhir Diperbarui : 2026-09-18 Baca selengkapnya