Please Me, Dear Bos!

Please Me, Dear Bos!

last updateTerakhir Diperbarui : 2026-09-11
Oleh:  CyntaBaru saja diperbarui
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
10
25 Peringkat. 25 Ulasan-ulasan
230Bab
6.9KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Terjebak dalam ancaman video rahasia oleh mantan kekasihnya yang kejam, Thalia harus menuruti segala perintah menjijikkan di tempat kerja. Namun, rahasia itu terbongkar ketika bos barunya yang dingin dan berkuasa, Zacky, tidak sengaja memergokinya. Alih-alih memecatnya, Zacky justru menarik Thalia ke dalam perlindungan mutlaknya, “Aku bisa menjaga rahasiamu dan melindungi mu, asal..."

Lihat lebih banyak

Bab 1

Bab 1 Suara Desahan di Ruang Meeting

​"Lagi, Thalia. Mendesah lebih keras! Aku tidak bisa mendengar suaramu kalau cuma berbisik seperti itu."

​Suara Arjuna terdengar begitu menuntut dari speaker ponselnya, wajah pria itu penuh akan kepuasan yang menjijikkan.

Arjuna, mantan kekasih sekaligus manajernya itu tampak menyeringai, bersandar nyaman di kursi kerjanya di apartemen.

​Thalia memejamkan mata di sudut ruang rapat yang gelap, tangannya gemetaran mencengkeram tepi meja yang dingin. Air matanya sudah mengalir, membasahi pipi yang terasa panas karena malu.

​"Arjuna, kumohon... Cukup," bisik Thalia dengan suara serak, berusaha merendahkan volume suaranya sekuat tenaga. "Seseorang bisa masuk kapan saja, ini di kantor."

​"Kantor? Bukankah semua orang sedang pergi ke restoran untuk makan malam privat perusahaan? Termasuk CEO barumu yang sok disiplin itu," Arjuna terkekeh, menatap layar dengan tatapan penuh nafsu.

"Sekarang, jangan banyak alasan. Buka kancing kemejamu, lalu lakukan apa yang kuperintahkan.

Atau foto yang baru saja kukirimkan akan mendarat di grup obrolan divisi kita dalam hitung ketiga."

​Thalia melirik potongan gambar yang masuk layarnya. Di sana terpampang foto seksi dirinya, sedang melepas pakaian di ruang ganti karyawan dua minggu lalu.

Arjuna diam-diam mengambil foto itu tanpa izin setelah mereka putus. Sebuah tindakan kriminal, yang mampu menghancurkan seluruh hidup, harga diri, dan karier Thalia kalau itu tersebar. Thalia tidak punya pilihan selain menuruti pria itu.

​"Satu..." Arjuna mulai menghitung.

​Dengan tangan gemetar hebat, Thalia melepaskan kancing teratas kemeja kerjanya, memperlihatkan sedikit kulit leher dan tulang selangkangnya ke arah kamera ponsel.

​"Dua..."

​"I-iya, Tolong, Arjuna. Jangan seperti ini." potong Thalia cepat, menahan tangisnya agar tidak meledak.

​Thalia menggigit bibir bawahnya, menahan rasa hina yang mengikis habis harga dirinya.

Sambil menatap kamera dengan pandangan kosong, ia terpaksa mengeluarkan suara yang diinginkan Arjuna sambil melepas kancing kemejanya.

Sebuah desahan sensual yang terputus-putus karena rasa takut yang luar biasa.

​"Sshhh.. Aah... Thalia.. Kamu memang menggoda…"

​Di seberang panggilan video, Arjuna tampak semakin bergairah. Napas pria itu mulai memburu.

"Bagus, Thalia. Sentuh dirimu sendiri, remas bergantian. Biar aku lihat.."

​Air mata Thalia mengalir semakin deras saat jemarinya terpaksa bergerak ke arah dadanya sendiri, menuruti perintah bejat pria itu demi melindungi masa depannya.

Setiap sentuhan terasa seperti racun, namun dia harus berpura-pura menikmatinya di depan kamera.

​"Arjuna, hentikan setelah ini, ya?" rintih Thalia, nada memohonnya justru terdengar seksi di telinga Arjuna.

​"Lebih cepat, Thalia. Sedikit lagi.. Turunkan kamera ke bawah rok kamu!" perintah Arjuna, napasnya semakin pendek dan berat, menandakan pria itu sudah berada di puncak pelepasannya.

Suara desahan dan erangan Arjuna terdengar semakin keras dari speaker ponsel Thalia, menggema tipis di ruang rapat yang sunyi.

​Thalia memejamkan mata. Ia hanya bisa pasrah.

Klik!

​Bunyi gagang pintu yang berputar membuat jantung Thalia terasa berhenti berdetak. Pintu ruang rapat yang tadinya tertutup rapat tanpa dikunci perlahan terbuka.

Cahaya masuk dari koridor luar, menyinari kegelapan ruangan dan menampilkan siluet tubuh tegap seorang pria.

​Thalia membeku seketika, napasnya terasa tertahan di tenggorokan, wajahnya terasa panas bersiap menahan malu. 

​Pria itu melangkah masuk dengan langkah tegas yang penuh wibawa. Begitu wajahnya terkena sinar lampu koridor, lutut Thalia langsung terasa lemas hingga ia terduduk di lantai.

​"Siapa disana? Kenapa tidak ikut makan malam kantor—" Kalimat pria itu terputus di udara.

Zacky.

Bos barunya.

Pria itu terlihat membawa sebuah map dokumen di tangan kirinya. Langkah kakinya terhenti tepat beberapa meter di depan Thalia yang bersandar tak berdaya di bawah meja rapat.

​Tepat di detik itu, suara erangan Arjuna mencapai puncaknya. Suara klimaks yang berat, vulgar, dan penuh kepuasan terdengar begitu jelas dan nyaring dari ponsel yang masih digenggam Thalia.

​"Ahhh… Aku keluar Thalia! Oh sial, kamu luar biasa malam ini, sayang. Aku sangat puas, besok tunjukkan bagian lain.."

​Suasana didalam ruangan itu seketika hening, suara napas Arjuna yang memburu di seberang telepon menjadi satu-satunya bunyi yang tersisa.

​Zacky berdiri mematung, matanya yang tajam dan dingin menatap lurus ke arah Thalia yang terduduk lemas di lantai dengan kemeja terbuka, lalu beralih ke layar ponsel yang menampilkan wajah Arjuna yang sedang mengatur napasnya.

Rahang Zacky mengeras seketika, urat di pelipisnya menegang. 

“Kamu—apa yang kamu lakukan?!”

***

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Peringkat

10
100%(25)
9
0%(0)
8
0%(0)
7
0%(0)
6
0%(0)
5
0%(0)
4
0%(0)
3
0%(0)
2
0%(0)
1
0%(0)
10 / 10.0
25 Peringkat · 25 Ulasan-ulasan
Tulis Ulasan

Ulasan-ulasanLebih banyak

YOSSYTA S
YOSSYTA S
Duh, seru banget aku bacanya. Sampai lupa belum kasih ulasan di sini. oke lanjut Thor, kasian si Thalia. Arjuna kurang aja benget sih dia... kesel aku...
2026-08-31 19:32:41
1
1
VR Lien
VR Lien
Seru Banget Thor. Bacanya ikut deg-degan... Sebel banget sama Arjuna. Santet aja rame-rame!
2026-08-28 11:13:36
1
1
Ratu As
Ratu As
ih jijik banget Arjuna! ...‍... kasian Thalia! ayo dong Zacky tolongin🫰🫰🫰
2026-08-28 08:51:44
1
1
Anidania
Anidania
Arjuna bisa pergi aja?! sebel bgt tau ga!
2026-08-14 18:06:13
1
1
Bee Hart
Bee Hart
wah seru ceritanya thor, mantannya berengsek banget parah, untuk ada pak bos yang baik hati membela Thalia
2026-08-14 17:48:49
1
1
230 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status