“Sentuh aku, tiduri aku! buat aku hamil!” Ucapan itu membuat Bastian tergerak, Bastian menggenggam tangan Clara yang berlabuh erat di depan perutnya. Kemudian memutar hingga menghadapnya. Manik matanya yang terlihat redup. Tapi, mampu membuat jantungnya berdebar kencang. Bohong, jika Bastian sudah menghapus rasa cintanya. Sampai kapanpun nama Clara, gadis satu-satunya yang masih terukir dalam lubuk hatinya. Bastian mengapit kedua pipi tirus nan halus dengan telapak tangannya. “Apa kau serius?” Clara mengangguk pelan, wajahnya merona karena malu. Sudah begitu lama situasi seintena ini tidak mereka lakukan. “Ulangi lagi permintaanmu tadi!” ucap Bastian sambil mengangkat dagunya. Jangan tanya bagaimana tatapan Bastian. Tak hanya secerca, tapi banyak. Tatapan yang dulu sering Clara lihat, penuh godaan yang membuat Clara tak sanggup menolak. Ya, menolak Bastian mencumbunya. Clara menggigit bibir bawahnya dengan rona wajah yang masih memerah. “Jangan menggodaku! seger
Terakhir Diperbarui : 2026-08-04 Baca selengkapnya