Keberangkatanku dijadwalkan satu minggu lagi.Keesokan harinya, aku tetap masuk kerja di rumah sakit seperti biasa. Namun, soal kepergianku, akhirnya tetap kusampaikan kepada direktur rumah sakit.Beliau merasa sangat menyesal dan berkali-kali berusaha menahanku. "Apa ada masalah di tempat kerja atau terjadi sesuatu?""Kalau dokter sebaik kamu pergi, itu akan menjadi kerugian besar bagi rumah sakit kita."Mataku terasa perih, tetapi aku tetap menolak. Aku mencintai pekerjaanku. Di masa depan, aku juga akan tetap berkecimpung di bidang ini.Hanya saja, aku akan melakukannya di tempat yang berbeda.Direktur rumah sakit telah memberiku kesempatan saat dulu belum ada yang mengenal kemampuanku. Takut akan berubah pikiran jika terus berada di sana, aku pun segera mencari alasan untuk pamit.Begitu kembali ke ruang praktik, aku melihat seseorang yang kukenal. Mireya masuk sambil melepas masker dari wajahnya."Dok, tolong lakukan operasinya untukku."Aku berusaha sekuat tenaga menjaga ekspresi
اقرأ المزيد