Aku tertegun sejenak, lalu tanpa sadar mengira dia hanya ingin menipuku.Namun, sang pemilik toko meletakkan uang kertas itu ke atas meja, yang seketika menarik perhatian orang-orang.Ada yang memeriksanya di bawah cahaya lampu, ada pula yang meraba-raba kertasnya.Akhirnya, mereka semua menggelengkan kepala."Palsu."Malam itu, aku memeluk setumpuk uang palsu sambil berjongkok di depan pusat perbelanjaan sepanjang malam.Keesokan harinya, begitu kedai teh susu itu baru saja buka, aku langsung menerobos masuk dan melemparkan uang palsu itu ke atas meja kasir."Kenapa kalian menipuku?" "Ini penipuan, aku akan melapor ke polisi!"Namun, pemilik kedai sama sekali tidak panik."Uang ini bukan yang aku siapkan.""Kemarin ibumu sudah mengambil gajimu lebih dulu, dan memberiku uang palsu ini.""Dia bilang itu untuk melatihmu, agar kau tahu cari uang itu tidak semudah itu."Kepalaku terasa berdenyut-denyut.Dengan tangan dan kaki yang mati rasa, aku naik bus pulang, dan begitu masuk rumah, de
اقرأ المزيد