BAB 4 **Diusir dari Rumah Suami**"Kenapa harus begini, Bu?" tanya Nadira dengan wajah yang sudah basah air mata."Jangan panggil aku, Ibu. Aku bukan ibumu," ujar Martha."Bu, aku masih istri mas Arga, Alya juga anak mas Arga. Kami berhak tetap disini, Bu." "Aku tahu ibu sakit hati, merasa kehilangan mas Arga. Tapi aku juga, Alya juga. Kita semua sedih kehilangan, Bu," ucap Nadira. Martha mendengkus. Sembari membuang wajah, dia kembali menegaskan."Keputusan sudah dibuat! Setelah 40 hari, kamu dan Alya harus pergi dari rumah ini," tegas Martha sembari berlalu meninggalkan kamar Nadira.Nadira hanya bisa terdiam, merasa hidupnya menjadi hancur seketika. Bingung dengan nasib dia dan anaknya setelah 40 hari nantinya.Nadira dan Alya mulai merasa asing di rumah besar itu. Bahkan, mereka tidak diizinkan lagi makan bersama. "Bu, kenapa Nenek menjadi galak pada kita?" lirih gadis kecil itu."Alya, Nenek lagi pusing dan sedih, banyak pikiran. Kita jangan terlalu mengusiknya," pinta Nadira
Dernière mise à jour : 2026-08-04 Read More