Aku memutuskan untuk mengikuti saran Aska. Setiap kali rasa bosan melanda dan tidak ada aktivitas yang berarti, aku meminta Arum untuk tidak datang ke apartemen. Sebagai gantinya, aku akan terbangun saat fajar menyingsing, lalu mulai membersihkan seluruh ruangan dan menyiapkan hidangan.Seperti pagi ini, aroma masakan memenuhi dapur. Selesai memasak, aku segera menata hidangan di meja makan. Namun, karena Aska belum juga keluar dari kamarnya, aku terpaksa melangkah ke sana untuk mengajaknya sarapan."Aska, makanan sudah siap," ucapku lembut."Iya, sebentar lagi," jawabnya singkat.Ia menoleh sekilas ke arahku sebelum kembali menghadap cermin, tampak sibuk bergelut dengan simpul dasinya."Sepertinya dasi ini sedang tidak bersahabat denganku pagi ini," gerutunya pelan.Aku melangkah mendekat, merasa terpanggil untuk membantu. "Biarkan aku yang melakukannya. Kamu bisa terlambat jika terus bertengkar dengan selembar kain itu," godaku sambil meraih ujung dasinya.Untuk pertama kalinya
Última actualización : 2026-10-30 Leer más