Tabrakan itu terjadi sebelum aku sempat menarik napas.Suara logam berderit dan kaca pecah berhamburan. Sedangkan Bianca? Dia langsung berlari menuju puing-puing mobil itu.Dia berlutut di samping tubuh korban yang terkapar di atas aspal, berteriak sambil menoleh ke arah belakang, "Lupakan mobil sialan itu, cepat telepon rumah sakit!"Wajahnya dirias sempurna dan glamor, saat dia memompa dada korban, darah membasahi bajunya yang mahal. Siapa pun yang melihatnya pasti akan menyebutnya sebagai pahlawan.Ambulans tiba ... begitu pula dengan para wartawan.Dia berbalik ke arah kamera, matanya menyala-nyala. "Kalian serius? Kalian malah merekam sekarang? Minggir ... dia butuh pertolongan!"Lalu, dia berbalik lagi ke arah paramedis, menyebutkan rincian waktu kompresi dada seolah-olah dia sudah melakukan hal tersebut seumur hidupnya, dan meraih lengan salah satu dari mereka. "Dokter, Anda harus menyelamatkannya, tolong!"Paramedis itu mengangguk, terbawa oleh suasana. "Kami akan melakukan sem
Read more