Bahkan setelah aku menyelesaikan semua rencana perjalananku, mereka masih berkumpul bersama, tertawa dan mengobrol.Saat aku hendak meninggalkan ruang kerja ayahku, Umberto meraih pergelangan tanganku dan berbisik, "Jangan lupa kemasi barang-barang Beth. Pastikan nggak ada yang tertinggal. Kamu ikut kami ke Cagliari. Lagian, kerjaan apa pun yang kamu ambil juga nggak akan membuat banyak perbedaan."Aku menatap dia dalam diam, teringat semua ijazah dan sertifikat yang tersimpan di dalam tasku. Tidak ada sedikit pun rasa bahagia dalam hatiku.Selama bertahun-tahun, aku bekerja mati-matian di luar negeri, mendapatkan beasiswa, meraih berbagai gelar, dan memperoleh sertifikasi profesional.Sementara itu, saudariku sibuk berpesta dan bepergian bersama teman-teman kuliahnya, sampai akhirnya dia membuat skandal besar dan dikeluarkan sebelum sempat lulus.Setelah aku pulang bersama saudariku, tidak ada seorang pun yang bertanya bagaimana studiku atau apa saja yang telah kuraih. Semua itu hanya
Ler mais