Tangan Arya bergerak secepat kilat menahan pergelangan tangan Linda. Pria itu mencengkeram jari-jari mertuanya kuat-kuat sebelum pinggiran celananya turun lebih jauh."Maaf, Bu, tapi ini sudah keterlaluan. Saya ini suami Sonia," ucap Arya dengan suara bergetar, mencoba terdengar tegas meski rasa sungkan pada keluarga istrinya mencekiknya. "Cukup, Bu. Terapinya sampai di sini saja," tambah Arya dengan napas memburu.Linda menaikkan sebelah alisnya. "Kamu menolak pengobatan dari dokter seniormu, Arya?""Ini sudah bukan terapi medis lagi. Kita harus berhenti sekarang. Tolong hargai saya sebagai menantu Ibu," tegas Arya memaksakan keberaniannya, sadar betul ia hanyalah bawahan tanpa kuasa mutlak di klinik ini.Dia segera bangkit duduk dan menarik celana pendeknya kembali ke atas.Linda menarik tangannya yang berlumur minyak, lalu mengusapkannya ke atas handuk kecil di meja. Wanita paruh baya itu tersenyum simpul melihat kepanikan menantunya."Baiklah kalau kamu masih keras kepala. Tapi k
Last Updated : 2026-08-19 Read more