Musim gugur di Paris memiliki hawa sejuk yang sama sekali berbeda dari kampung halaman Valeska.Di sini, dia tidak lagi menggunakan nama Valeska yang dahulu melambangkan kebanggaan dan gemerlap dirinya. Di formulir pendaftaran sekolah bahasa maupun kontrak apartemen yang disewanya, dia hanya menuliskan nama "Varah".Ejaan dalam bahasa Prancis terasa sedikit canggung, dan setiap kali gurunya mengucapkannya, selalu terdengar dengan aksen Prancis yang lembut. Namun, Valeska justru menyukainya.Setelah melepas marga Raharja yang mewakili keluarga dan masa lalunya, Valeska seolah-olah ikut melepaskan sebagian dari zirah berat yang selama ini membebani dirinya. Kehidupannya kini terbagi menjadi rutinitas-rutinitas sederhana dan praktis.Pagi hari diisi dengan kelas bahasa Prancis yang intensif, mulai dari konjugasi kata kerja, gender maskulin dan feminin, hingga berbagai bentuk kala yang rumit dan memusingkan.Valeska belajar dengan tekun. Buku catatannya dipenuhi berbagai anotasi, sementara
Read more