"Masa lalu kita adalah abu, dan masa depan kita adalah kerajaan abadi." Kalimat penutup Arkael menyambut fajar baru yang merekah indah di ufuk timur, memancarkan bias cahaya keemasan yang menembus jendela kaca besar kamar utama istana Mozaus.Aurora berdiri berdampingan dengan suaminya, mengenakan gaun pagi sutra putih yang elegan dengan tangan kanannya yang lembut menggenggam erat telapak tangan Arkael."Fajar ini terasa jauh lebih hangat dan berarti dibandingkan pagi-pagi sebelumnya, Arkael."Rangkuman akhir dari perjalanan seorang pria yang bangkit merebut kembali takhta kekaisaran bisnis keluarganya kini mencapai puncaknya yang paling gemilang. "Karena fajar hari ini menandai awal dari keabadian keluarga kita, Aurora," ucap Arkael tenang, menatap lurus ke arah cakrawala luar yang cerah tanpa ada lagi bayang-bayang ancaman musuh.Niskala mengetuk pintu kamar utama dengan sopan sebelum melangkah masuk membawa sebuah nampan perak berisi dua cangkir kopi hitam hangat. "Selamat pagi,
Última atualização : 2026-10-06 Ler mais