“Kak, kamu bercanda, ‘kan? Di sini benar-benar menyediakan layanan istimewa? Kamu nggak rugi kalau nggak menerima bayaran?”Meskipun tadi sudah sempat menebaknya, mendengarnya secara langsung dari mulutnya tetap saja membuatku sangat terkejut.Di tempat ini, Lusy bahkan tak perlu lagi menutup gairah dan hasratnya, dia malah dengan inisiatif menyodorkan diri untuk menggoda.“Kok kamu polos sekali? Tempat refleksi dan pijat zaman sekarang, mana ada yang murni jualan jasa urut? Semua itu ada paket terselubungnya.”“Asal kamu mau, mereka pasti punya layanan istimewa. Saat kamu dipijat, mereka akan memancing informasi pribadi, sekaligus melihat ukuran benda milikmu. Kalau kamu memenuhi kriteria, mereka akan langsung terang-terangan menawarkan layanan istimewa itu.”“Sebenarnya tarifku mahal sekali, tapi karena merasa cocok denganmu hari ini, kukasih gratis saja. Apalagi bendamu yang besar ini jadi nilai tambah tersendiri, aku suka sekali.”Tangan halus Lusy sudah mendarat di sana, mencengke
Read more