Kamari masih menatap panggung dengan tubuh kaku.Kalandra berdiri di samping Aurel, menyambut para tamu dengan ekspresi tenang. Tidak ada tanda-tanda bahwa pria itu pernah menghabiskan malam bersama wanita asing di sebuah kamar hotel.Sementara itu, Kamari masih kesulitan mencerna kenyataan yang baru saja terbentang di depan matanya.Dari sekian banyak pria di dunia ini, mengapa harus Kalandra?Ia menunduk, menggeleng pelan, lalu mengeluarkan tawa pendek yang terdengar getir.Sungguh malang nasibnya. Setelah dikhianati calon suami sendiri, sekarang ia bahkan tidak sengaja terlibat dengan pria yang akan menikahi adik tirinya.Namun, beberapa detik kemudian, tawa itu berhenti.Kamari mengangkat kepala lagi. Tatapannya kembali tertuju pada Kalandra, lalu bergeser kepada Aurel yang masih menggenggam lengan pria itu dengan penuh percaya diri.Sesuatu berubah di mata Kamari.Selama ini, Aurel selalu mendapatkan apa yang diinginkannya. Dimanjakan orang tuanya, diperlakukan layaknya putri keb
Last Updated : 2026-11-05 Read more