Share

83. Maaf, aku egois

“Tunggu sebentar, Bian, Arini!” cegah dokter Ardhy.

“Ada apa, Bro?” Kami menghentikan langkah saat melihat pria itu berjalan mendekat. Ia tersenyum sumringah pada kami.

“Ini ada sedikit hadiah buat kalian.”

“Hadiah?”

“Haha, iya, maaf terlambat. Aku sengaja mempersiapkan ini saat Om Harish bilang kamu dan Arini akan hadir ke acara syukuran. Semoga saja kalian suka dan bermanfaat ya. Aku juga minta maaf ya saat pernikahan kalian aku gak bisa hadir,” ujarnya seraya menyerahkan sebuah amplop putih.

“It’s oke, gue tau lu sibuk tugas. Btw isinya apaan nih?” tanya Mas Bian.

“Bukanya nanti saja kalau sudah sampai di rumah. Pokoknya selamat buat kalian berdua semoga pernikahannya langgeng, sakinah, mawadah, warrohmah.”

“Aamiin.”

“Oke, aku kesana dulu ya. Kalian pulangnya hati-hati lho,” ucap pria yang berprofesi dokter itu lagi.

Kami mengangguk dan berlalu ke mobil. Mas Bian memberi amplop itu p
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (2)
goodnovel comment avatar
Rara Zahra
jangan lama lama dong apdet nyaaa
goodnovel comment avatar
Arif Zaif
cemburu sih boleh aja asal sehat 2 aja ,jangan sampai buta..bi..
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status