Bagaimana Contoh Penggunaan Tertatih Dalam Manga?

2026-02-05 20:28:34 292

5 Jawaban

Oliver
Oliver
2026-02-06 04:33:47
Ada adegan di 'Berserk' yang selalu membuatku merinding—saat Guts, setelah pertarungan brutal, berjalan tertatih dengan pedang raksasanya yang hampir patah. Kakinya gemetar, napasnya tersengal, tapi matanya masih membara. Miura menggambarkannya dengan detail goresan tinta yang kasar, seolah kita bisa mendengar setiap langkahnya yang berat. Itu bukan sekadar kelelahan fisik, tapi juga beban trauma emosional yang ia bawa.

Contoh lain di 'Vinland Saga' ketika Thorfinn kehilangan arah setelah dendamnya pupus. Ia berjalan tanpa tujuan seperti mayat hidup, tersandung batu kecil sekalipun. Yukimura menggunakan ruang negatif dan sudut kamera miring untuk menegaskan ketidakstabilannya. Tertatih di sini menjadi metafora kehancuran jiwa, jauh lebih dalam dari sekadar luka di tubuh.
Xander
Xander
2026-02-09 23:33:30
Kalau mau lihat penggunaan kreatif, coba cek babak final 'Kingdom' arc Coalition Army. Shin dari pasukan Qin terpaksa mundur setelah duel sengit, tapi setiap langkah mundurnya digambar dengan garis-garis bergerigi dan bayangan yang semakin tebal. Itu menunjukkan betapa tubuhnya sudah di ambang collapse, tapi tekadnya memaksa untuk terus bergerak. Yang keren, Hara sensei bahkan memotong adegan ini dengan kilas balik latihan masa kecilnya—seolah tertatihnya sekarang adalah hasil dari semua perjuangan sebelumnya.
Daniel
Daniel
2026-02-10 09:16:06
Satu lagi yang unik dari 'Goodnight World'—adegan dimana karakter VR avatar terjebak di dunia nyata. Tertatihnya digambar dengan glitch effect dan frame rate yang sengaja diturunkan. Setiap langkah menghasilkan jejak pixel yang pecah, metafora sempurna untuk identitas yang terfragmentasi. Berbeda dari manga lain yang biasanya realistis, gaya digital disorder ini justru memperkuat tema cerita tentang realitas ambigu.
Kate
Kate
2026-02-10 19:31:02
'Vagabond' punya momen epik ketika Musashi terluka parah dalam duel. Inoue mengambil sudut pandang dari tanah, memperlihatkan bagaimana ia bangkit perlahan dengan darah menetes. Kaki kanannya terseret seperti beban mati, tapi tangan kirinya masih mencengkeram pedang. Gerakan repetitif panel demi panel menciptakan ritme yang bikin pembaca ikut merasakan sakitnya. Tertatih di sini justru menjadi pembuka untuk klimaks pertarungan.
Kieran
Kieran
2026-02-11 19:59:15
Di 'Oyasumi Punpun', Asano memakai teknik berbeda. Saat protagonis dewasa berjalan pulang setelah pertemuan traumatis, panelnya dibuat sempit dan compang-camping. Kaki Punpun yang tertatih digambar dengan sketsa kasar, kontras dengan background kota yang terlalu detail. Ini menciptakan disonansi visual yang tepat untuk menggambarkan mental breakdown. Yang menarik, suara 'kruk... kruk...' dalam balon teks justru lebih besar daripada dialognya sendiri—seperti suara langkah itu yang mengalahkan segala pikiran.
Lihat Semua Jawaban
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Buku Terkait

Bagaimana Mungkin?
Bagaimana Mungkin?
Shayra Anindya terpaksa harus menikah dengan Adien Raffasyah Aldebaran, demi menyelamatkan perusahaan peninggalan almarhum ayahnya yang hampir bangkrut. "Bagaimana mungkin, Mama melamar seorang pria untukku, untuk anak gadismu sendiri, Ma? Dimana-mana keluarga prialah yang melamar anak gadis bukan malah sebaliknya ...," protes Shayra tak percaya dengan keputusan ibunya. "Lalu kamu bisa menolaknya lagi dan pria itu akan makin menghancurkan perusahaan peninggalan almarhum papamu! Atau mungkin dia akan berbuat lebih dan menghancurkan yang lainnya. Tidak!! Mama takakan membiarkan hal itu terjadi. Kamu menikahlah dengannya supaya masalah selesai." Ibunya Karina melipat tangannya tegas dengan keputusan yang tak dapat digugat. "Aku sudah bilang, Aku nggak mau jadi isterinya Ma! Asal Mama tahu saja, Adien itu setengah mati membenciku! Lalu sebentar lagi aku akan menjadi isterinya, yang benar saja. Ckck, yang ada bukannya hidup bahagia malah jalan hidupku hancur ditangan suamiku sendiri ..." Shayra meringis ngeri membayangkan perkataannya sendiri Mamanya Karina menghela nafasnya kasar. "Dimana-mana tidak ada suami yang tega menghancurkan isterinya sendiri, sebab hal itu sama saja dengan menghancurkan dirinya sendiri. Yahhh! Terkecuali itu sinetron ajab, kalo itu sih, beda lagi ceritanya. Sudah-sudahlah, keputusan Mama sudah bulat! Kamu tetap harus menikah dangannya, titik enggak ada komanya lagi apalagi kata, 'tapi-tapi.' Paham?!!" Mamanya bersikeras dengan pendiriannya. "Tapi Ma, Adien membenc-" "Tidak ada tapi-tapian, Shayra! Mama gak mau tahu, pokoknya bagaimana pun caranya kamu harus tetap menikah dengan Adien!" Tegas Karina tak ingin dibantah segera memotong kalimat Shayra yang belum selesai. Copyright 2020 Written by Saiyaarasaiyaara
10
51 Bab
Bagaimana Denganku
Bagaimana Denganku
Firli menangis saat melihat perempuan yang berada di dalam pelukan suaminya adalah perempuan yang sama dengan tamu yang mendatanginya beberapa hari yang lalu untuk memberikannya dua pilihan yaitu cerai atau menerima perempuan itu sebagai istri kedua dari suaminya, Varel Memilih menepi setelah kejadian itu Firli pergi dengan membawa bayi dalam kandungannya yang baru berusia delapan Minggu Dan benar saja setelah kepergian Firli hidup Varel mulai limbung tekanan dari kedua orang tuanya dan ipar tak sanggup Varel tangani apalagi saat tahu istrinya pergi dengan bayi yang selama 2 tahun ini selalu menjadi doa utamanya Bagaimana Denganku?!
10
81 Bab
BAGAIMANA RASANYA TIDUR DENGAN SUAMIKU?
BAGAIMANA RASANYA TIDUR DENGAN SUAMIKU?
Area Dewasa 21+ Harap Bijak dalam memilih Bacaan ***** Namaku Tazkia Andriani. Aku adalah seorang wanita berusia 27 Tahun yang sudah menikah selama lima tahun dengan seorang lelaki bernama Regi Haidarzaim, dan belum dikaruniai seorang anak. Kehidupanku sempurna. Sesempurna sikap suamiku di hadapan orang lain. Hingga pada suatu hari, aku mendapati suamiku berselingkuh dengan sekretarisnya sendiri yang bernama Sandra. "Bagaimana rasanya tidur dengan suamiku?" Tanyaku pada Sandra ketika kami tak sengaja bertemu di sebuah kafe. Wanita berpakaian seksi bernama Sandra itu tersenyum menyeringai. Memainkan untaian rambut panjangnya dengan jari telunjuk lalu berkata setengah mendesah, "nikmat..."
10
108 Bab
Dalam Diamku
Dalam Diamku
Setelah melewati perjuangan yang panjang dan melelahkan, akhirnya Miranda menikah dengan Rajasa. Miranda mengira bahwa pernikahan adalah akhir yang bahagia layaknya cerita-cerita dongeng yang pernah ia baca pada masa kecil. Nyatanya pernikahan adalah awal dari kisah drama kehidupan yang akan dilewati Miranda. Banyak konflik yang dilewati antara Miranda dan Rajasa setelah menikah, Perlakuan keluarga suami yang selalu menyakiti hati, kekurangan ekonomi dan perselingkuhan Rajasa diterima Miranda dalam diam, hingga akhirnya Miranda tak tahan lagi dan memilih melepaskan Rajasa dengan cara yang tak biasa. Apa yang dilakukan Miranda terhadap suaminya sungguh tak ada yang menduga, bahkan ia melakukanya dengan terencana tanpa seorangpun tahu, hanya dirinya. Miranda menerima semua rasa sakit akibat perlakuan keluarga suaminya dan pengkhianatan Rajasa dalam diam. Ia tidak ingin menunjukan kekuatanya pada siapapun, ia hanya membuktikan pada diri sendiri bahwa dirinya bukan wanita yang lemah yang akan membiarkan dirinya diperlakukan semena-mena oleh suaminya.
8.5
90 Bab
Asmara dalam Prahara
Asmara dalam Prahara
Rate: 21+ 1. Harap sesuaikan dengan kelompok usia Anda. 2. Yang tidak suka bacaan serius tidak usah baca. Jika Anda mencari sweet romance novel ini bukan untuk Anda. Bramastya Abimanyu Prawiradirga adalah seorang lelaki workaholic dan misterius. Dia ingin membuat perhitungan pada seseorang yang pernah hampir merenggut nyawanya. Sebuah ambisi yang membuatnya harus bekerja pada Cakrawangsa Persada Group. Perusahaan milik musuh ayahnya. Di tengah perjalanannya, Bram jatuh cinta pada Diandra Amaranggana Hadiwibowo. Seorang gadis yang berusia 12 tahun lebih muda darinya. Kisah cinta mereka dibayang-bayangi oleh Imelda Cakrawangsa. Putri pemilik perusahaan tempatnya bekerja itu begitu terobsesi dengan Bram. Dapatkah Bram mencapai apa yang menjadi tujuannya selama ini? Termasuk berbahagia bersama gadis pujaan hatinya? Lalu, apa yang membuat Imel begitu tergila-gila pada lelaki itu?
10
128 Bab
DALAM DEKAP DERITA
DALAM DEKAP DERITA
WARNING!! 18++ BIJAKLAH DALAM MEMILIH BACAAN!! "Yang aku butuhkan hanya keputusanmu. Menerima bayi ini dan menikahiku atau tidak ?" tanya Tatu dengan lirih. “No, Baby!” Jawaban singkat Josh menjelaskan semuanya. Hidup Tatuania Rosmalia bagai sebuah kutukan, setelah ia hamil di luar nikah dengan pria asing bernama Joshua McFillain. Namun pria itu menolak menikahinya. Apakah Josh akan lari dan meninggalkan Tatu seorang diri? Bagaimana reaksi keluarga Tatu, yang selama ini tak pernah bersikap baik terhadapnya? Apakah kebahagiaan akan menyapa, atau penderitaan memayungi seumur hidupnya?
10
53 Bab

Pertanyaan Terkait

Apa Itu Tertatih Dalam Cerita Dan Novel?

5 Jawaban2026-02-05 10:57:34
Membaca tentang karakter yang tertatih-tatih selalu mengingatkanku pada adegan di 'The Road' karya Cormac McCarthy. Tokoh ayah dan anak itu berjalan dengan susah payah melalui dunia pascakiamat, setiap langkah seperti pertaruhan nyawa. Tertatih dalam cerita bukan sekadar gerakan fisik—itu simbol kelelahan jiwa, tekad yang terpaksa, atau bahkan perlawanan terhadap takdir. Aku sering menemukan momen ini di manga survival seperti 'Attack on Titan', di mana Eren dan kawan-kawan sering terjatuh lalu bangkit lagi dengan gigih. Di novel-novel klasik semacam 'Les Misérables', Jean Valjean tertatih membawa Marius melalui selokan Paris. Itu bukan sekadar adegan dramatis, tapi metafora tentang beban moral yang harus ditanggung. Aku selalu terpana bagaimana detail kecil seperti langkah tersendat bisa membangun ketegangan atau mengungkap kedalaman karakter.

Apakah Tertatih Sering Digunakan Dalam Film Atau Anime?

5 Jawaban2026-02-05 13:05:54
Sering banget nemuin adegan karakter yang tertatih-tatih di anime, terutama pas scene emotional atau setelah pertarungan sengit. Contoh paling iconic itu di 'Naruto Shippuden', waktu Naruto kelelahan habis perang tapi masih nekat berdiri buat lindungin temannya. Gerakan kecil kayak gitu bikin adegan jadi lebih hidup dan relatable. Kekuatan animasi itu bisa ngasih detail fisik yang nggak bisa diungkapin cuma lewat dialog. Di film live-action juga sering, cuma lebih subtle. Misal di 'The Dark Knight', Bruce Wayne kadang tertatih setelah duel sama Bane. Itu nunjukin vulnerability superhero sekalipun. Keren sih, karena nggak semua pahlawan harus selalu sempurna. Justru ketidak sempurnaan itu yang bikin mereka human.

Bagaimana Cara Menulis Adegan Tertatih Yang Efektif?

1 Jawaban2026-02-05 06:06:31
Membuat adegan tertatih yang memukau itu seperti meracik kopi spesial—butuh keseimbangan antara pahit, manis, dan aroma yang menggoda. Pertama, bayangkan karakter utama kita sedang berlari melalui hutan belantara, napasnya tersengal, kaki mulai lemas, tapi motivasi untuk terus melangkah lebih kuat dari rasa sakit. Kuncinya ada di detil sensory: deskripsikan bagaimana dinginnya udara menusuk paru-paru, bagaimana bayangan pohon seolah menjulurkan tangan menghalangi, atau bagaimana detak jantung terdengar seperti genderang perang di telinganya. Jangan lupa selipkan flashback singkat tentang 'kenapa' mereka bertarung—mungkin sepenggal memori tentang janji kepada seseorang, atau bayangan ancaman yang lebih mengerikan daripada kelelahan. Paragraf kedua harus jadi puncak ketegangan. Di sini, permainan kata-kata jadi senjata rahasia. Gunakan kalimat pendek yang terputus-putus untuk mencerminkan irama langkah yang kacau. Misalnya: 'Kaki kanannya tersangkut akar. Terjatuh. Darah mengalir dari lutut. Tapi teriakan dari kejauhan—itu yang membuatnya bangkit.' Tambahkan hambatan tak terduga seperti perubahan cuaca mendadak atau munculnya karakter antagonis di detik terakhir. Biarkan pembaca merasakan frustrasi dan keputusasaan sang tokoh, tapi sisipkan juga secercah harapan—mungkin bantuan tak terduga dari teman lama, atau penemuan benda yang memberi kekuatan baru. Terakhir, adegan tertatih paling berkesan selalu punya lapisan emosi. Jangan hanya fokus pada fisik; gali juga konflik batin. Apakah mereka ragu? Apakah ada suara dalam kepala yang mencoba menyerah? Bagaimana tubuh mereka memberontak melawan keinginan hati? Kontras antara kelemahan fisik dan kekuatan mental sering jadi penghubung emosi dengan pembaca. Akhiri dengan cliffhanger atau pencapaian kecil—biarkan audiens terengah-engah ingin tahu lanjutannya, seperti ketika episode 'Attack on Titan' memotong adegan tepat sebelum pisau Levi menancap.

Apa Beda Tertatih Dengan Gaya Narasi Lainnya?

1 Jawaban2026-02-05 16:39:42
Membahas gaya narasi 'tertatih' selalu mengingatkanku pada sensasi membaca novel atau menonton anime yang sengaja memperlambat tempo cerita untuk menciptakan ketegangan atau kedalaman emosional. Gaya ini berbeda dari narasi linear biasa karena ia seperti berjalan di medan berbatu—disengaja, penuh jeda, dan terkadang membuat pembaca harus menyesuaikan napas. Misalnya, dalam 'Monogatari Series', Nisio Isin sering memotong alur dengan monolog filosofis atau adegan sehari-hari yang sepele, tapi justru itu yang membangun karakter uniknya. Tidak seperti narasi cepat ala 'Attack on Titan' yang langsung menyodorkan aksi, tertatih lebih mirip menggigit permen karet: perlu waktu untuk merasakan rasanya. Yang menarik, gaya ini sering disalahartikan sebagai 'lamban' atau 'membosankan', padahal sebenarnya ia punya ritme internal sendiri. Ambil contoh 'The Garden of Words'—film pendek Makoto Shinkai itu mengandalkan adegan diam panjang dan dialog minim, tapi setiap frame dipenuhi emosi tersimpan. Berbeda dengan narasi ekspositorial seperti 'Demon Slayer' yang menjelaskan segala sesuatu secara gamblang, tertatih mengharuskan audiens membaca 'antara garis'. Ini seperti mendengarkan curhatan teman yang bicaranya terputus-putus: kita harus lebih peka terhadap yang tidak diucapkan. Keindahan gaya ini terletak pada kemampuannya menyelipkan simbolisme dan foreshadowing secara halus. Novel 'Kafka on the Shore' karya Haruki Murakami menggunakan teknik ini untuk menghubungkan mimpi dan kenyataan tanpa penjelasan eksplisit. Ketika gaya lain mungkin memilih untuk 'menggiring' pembaca dari titik A ke B, narasi tertatih justru membiarkan kita tersesat dulu dalam labirin makna. Efeknya? Cerita yang melekat lebih lama di kepala karena proses 'mengunyah' yang dilakukan pembaca. Tentu ada risiko ketika gaya ini tidak ditangani dengan baik—bisa jadi alih-alih misterius malah terasa bertele-tele. Tapi ketika berhasil, seperti dalam game 'Disco Elysium' yang membanjiri pemain dengan inner monologue, hasilnya adalah pengalaman imersif yang sulit ditiru gaya narasi konvensional. Akhirnya, ini soal selera: beberapa orang menyukai kopi instan, sementara yang lain lebih menikmati seduhan manual yang perlahan.
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status