Hadist Mana Yang Membahas Larangan Makan Dan Minum Sambil Berdiri?

2026-06-23 10:48:52
280
Share
ABO Personality Quiz
Take a quick quiz to find out whether you‘re Alpha, Beta, or Omega.
Scent
Personality
Ideal Love Pattern
Secret Desire
Your Dark Side
Start Test

3 Answers

Dana
Dana
Penggemar Novel Tukang
Di 'Sahih Muslim' ada bab khusus tentang adab makan-minum, termasuk larangan berdiri. Nabi pernah bilang, 'Sesungguhnya aku tidak makan sambil bersandar.' Meski tidak menyebut 'berdiri' secara eksplisit, banyak ulama menganggap ini termasuk larangan makan-minum dalam posisi tidak ideal.

Aku ingat dulu nenek selalu marah kalau ada yang minum sambil berdiri di rumah. Katanya, 'Makan-minum itu harus tenang, bukan buru-buru seperti mau kabur.' Rupanya tradisi keluarga kami sejalan dengan hadis. Sekarang aku lebih aware dengan posisi makan, meski di acara arisan atau pesta kadang susah menghindari ngemil sambil berdiri.
2026-06-24 17:16:22
11
Carter
Carter
Pengamat Wartawan
Ada beberapa hadis yang sering dibahas terkait larangan makan dan minum sambil berdiri. Salah satunya adalah riwayat dari Imam Muslim yang menyebutkan Nabi Muhammad SAW bersabda, 'Janganlah salah seorang dari kalian minum sambil berdiri. Barangsiapa lupa, hendaklah ia memuntahkannya.' Ini jadi pedoman banyak orang karena dianggap sebagai bentuk adab dan kesehatan.

Dalam konteks modern, larangan ini sering dikaitkan dengan ilmu kesehatan. Beberapa penelitian menunjukkan minum sambil duduk lebih baik untuk pencernaan karena air mengalir lebih pelan ke lambung. Tapi tentu, sebagai Muslim, alasan utamanya tetap mengikuti sunnah Nabi. Aku sendiri mencoba membiasakan duduk saat minum, meski kadang tergoda buru-buru minum berdiri setelah olahraga.
2026-06-26 05:09:57
6
Ulysses
Ulysses
Pembaca Dokter
Pernah baca komentar seorang ulama yang bilang, 'Makan dan minum sambil duduk itu ibarat memberi hormat pada nikmat Allah.' Keren banget analoginya! Hadis terkait ini ada dalam 'Sunan Abi Dawud' lewat riwayat Qatadah, di mana Nabi melarang minum berdiri. Tapi menariknya, dalam 'Sahih Bukhari' juga ada hadis bahwa Nabi pernah minum zam-zam sambil berdiri.

Nah, ini yang bikin diskusi seru di kalangan teman-teman pengajianku. Ada yang bilang larangan itu bersifat umum, tapi ada pengecualian dalam kondisi tertentu. Aku pribadi sih lebih suka ambil jalan tengah - kalau bisa duduk ya duduk, tapi gak perlu panik berlebihan kalau terpaksa berdiri. Yang penting niatnya menghargai adab makan-minum dalam Islam.
2026-06-27 23:06:13
25
View All Answers
Scan code to download App

Related Books

Related Questions

Apa saja hadist tentang adab makan dan minum dalam Islam?

3 Answers2026-06-23 13:16:44
Pernah nggak sih kepikiran gimana Rasulullah mengajarkan adab makan dan minum yang sederhana tapi penuh makna? Salah satu hadis yang selalu bikin aku refleksi adalah dari HR. Muslim tentang larangan bernafas dalam wadah minuman. Nabi SAW bersabda, 'Janganlah kalian minum dengan sekali teguk seperti unta, tetapi minumlah dua atau tiga kali teguk.' Ini nggak cuma soal kesehatan (mencegah kembung), tapi juga melatih kesabaran dan mensyukuri setiap tetes rezeki. Hal lain yang sering dilupakan adalah HR. Bukhari tentang membaca bismillah sebelum makan. Pernah suatu kali aku lupa baca doa, terus makanan tumpah pas di pangkuan! Nabi pernah bilang, 'Siapa yang lupa menyebut nama Allah di awal makan, maka ucapkanlah bismillahi awwalahu wa akhirahu.' Jadi meskipun telat, kita tetap dianjurin untuk menyempurnakan adabnya. Kebayang kan betapa detailnya Islam mengatur hal-hal yang kita anggap sepele sehari-hari?

Bagaimana cara makan dan minum sesuai hadist Nabi?

3 Answers2026-06-23 09:26:19
Ada suatu kebiasaan kecil yang selalu aku coba terapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat makan dan minum, yaitu mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW. Mulai dari membaca 'Bismillah' sebelum makan hingga menggunakan tangan kanan, hal-hal sederhana ini ternyata punya makna filosofis yang dalam. Misalnya, Nabi menganjurkan makan dengan tiga jari dan menjilati sisa makanan di jari—konon ini mengandung hikmah kesehatan karena enzim pencernaan alami ada di jari kita. Dari pengalaman pribadi, makan sambil duduk dengan posisi tegak seperti dalam hadis juga bikin pencernaan lebih nyaman. Pernah suatu kali aku mencoba makan sambil berdiri seperti kebiasaan modern, malah perut terasa berat. Nabi juga mencontohkan minum dengan tiga tegukan, bernapas di luar gelas, dan melarang meniup makanan panas—ternyata ini semua ada dasarnya dalam ilmu kesehatan modern tentang bakteri dan oksigenasi tubuh.

Hadist sahih tentang doa sebelum makan dan minum?

3 Answers2026-06-23 16:10:56
Aku pernah membaca beberapa hadis sahih tentang doa sebelum makan dan minum yang sangat menyentuh hati. Salah satunya dari 'Sunan Abu Daud' di mana Rasulullah SAW bersabda, 'Barangsiapa yang makan lalu mengucapkan: Alhamdulillahilladzi ath’amani haadza wa razaqanihi min ghairi haulin minni wa laa quwwatin (Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makan ini dan memberiku rezeki tanpa daya dan kekuatan dariku), maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.' Hadis ini menunjukkan betapa pentingnya rasa syukur dalam setiap nikmat yang kita terima, termasuk makanan dan minuman. Aku sendiri mencoba menerapkannya setiap hari, dan rasanya hidup jadi lebih bermakna ketika kita selalu ingat untuk bersyukur. Selain itu, ada juga hadis dari 'Sahih Bukhari' yang menyebutkan doa sederhana sebelum makan: 'Bismillah' (Dengan nama Allah). Meskipun singkat, doa ini mengandung makna yang dalam sebagai bentuk permohonan berkah dari Allah SWT.

Mengapa hadist melarang makan dan minum dalam wadah emas?

3 Answers2026-06-23 02:50:14
Pernah dengar larangan makan-minum pakai wadah emas dalam hadis? Awalnya aku juga bingung, tapi setelah ngobrol sama temen yang belajar agama, ternyata ini lebih ke filosofi hidup sederhana. Nabi Muhammad SAW nggak mau umat Islam terjebak materialisme. Bayangin aja, piring emas itu simbol kemewahan ekstrem, bisa bikin orang lupa sama esensi makan sebagai kebutuhan, bukan ajang pamer. Di sisi lain, emas itu logam mulia yang harganya stabil. Kalau dipake buat perabot, bisa mengurangi jumlah emas yang beredar buat transaksi ekonomi zaman dulu. Jadi selain alasan moral, ada juga pertimbangan praktis biar sistem keuangan masyarakat nggak terganggu. Lucu ya, ternyata aturan agama sering punya alasan logis di baliknya yang baru ketauan belakangan.

Apa makna hadist makan dengan tangan kanan?

3 Answers2026-06-23 18:58:29
Ada suatu keindahan dalam tradisi Islam yang sering kali dianggap sepele, seperti makan dengan tangan kanan. Bagi saya, ini bukan sekadar aturan, tapi cara Rasulullah mengajarkan kita untuk menghormati makanan sebagai nikmat dari Allah. Dalam 'Sunan Ibnu Majah' disebutkan bahwa Nabi melarang makan dengan tangan kiri karena itu adalah kebiasaan setan. Tapi lebih dari itu, saya merasakan sendiri bagaimana makan dengan tangan kanan membuat proses makan lebih mindful - kita jadi lebih pelan, lebih bersyukur, dan benar-benar menikmati setiap suapan. Di sisi lain, aturan ini juga mengajarkan disiplin. Saya pernah mencoba makan dengan tangan kiri selama seminggu sebagai eksperimen, dan ternyata benar-benar terasa 'beda'. Rasanya kurang nyaman, seperti ada yang hilang dari ritual makan itu sendiri. Mungkin karena sejak kecil sudah terbiasa diajarkan cara ini, tapi saya pikir ada hikmahnya - tangan kanan memang secara alami lebih terampil untuk kebanyakan orang, jadi makanan pun tidak terbuang percuma.

Bagaimana Islam menjelaskan makan dan minum di alam barzah?

3 Answers2026-01-27 16:45:55
Ada satu malam ketika membaca kitab klasik, aku menemukan penjelasan menarik tentang konsep makan-minum di alam barzah. Dalam tradisi Islam, alam barzah adalah fase transisi antara dunia dan akhirat, tempat ruh menunggu hari kebangkitan. Beberapa ulama seperti Ibn Qayyim dalam 'Kitab Ar-Ruh' menjelaskan bahwa aktivitas di barzah bersifat ruhani, bukan fisik seperti di dunia. Ada riwayat tentang ruh yang bisa 'merasakan' hidangan dari sedekah atau doa keluarga, meski bukan dalam bentuk konsumsi material. Ini lebih seperti energi spiritual yang mengalir melalui amal jariyah. Yang cukup memukau adalah bagaimana tradisi tasawuf memandangnya sebagai metafora. Bayangkan seperti mimpi di mana kita bisa 'merasakan' tanpa organ fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa nikmat atau siksaan barzah adalah cerminan dari amal duniawi, seperti gambaran dalam hadis tentang orang yang mati syahid mendapat 'rasa' buah surga. Tapi perlu diingat, ini semua berada di luar logika manusia biasa karena menyangkut dimensi metafisik. Aku sendiri sering bertanya-tanya: apakah 'rasa' itu semacam kebahagiaan batin ketika mendengar anaknya membaca Yasin?

Bagaimana hadits menjelaskan dalil tentang puasa?

5 Answers2026-06-20 18:43:23
Menggali literatur keislaman selalu bikin aku terkesima, terutama saat nemuin detail-detail kecil yang ternyata punya makna besar. Soal puasa, Hadits Bukhari-Muslim banyak banget ngasih gambaran praktis. Misalnya nih, Rasulullah SAW sering banget ngasih contoh langsung - dari niat sebelum Subuh sampe anjuran buat buru-buru berbuka pas Maghrib. Yang paling nempel di kepala itu Hadits tentang 'pintu surga bernama Ar-Rayyan' khusus buat yang rajin puasa. Detailnya bikin semangat puasa itu jadi lebih hidup, bukan cuma sekadar nahan lapar aja. Yang juga menarik, ada Hadits tentang sunnah puasa Senin-Kamis yang ternyata terkait sama catatan amal manusia. Rasulullah bilang amal dilaporkan tiap Senin-Kamis, makanya beliau memilih puasa di hari itu. Keren kan? Gak cuma ngasih tahu 'harus gimana', tapi juga kasih alasan logis yang bikin kita makin mantep ngikutinnya.

Apakah manusia makan dan minum di alam barzah menurut Islam?

11 Answers2026-01-27 02:01:36
Pernah terlintas di pikiran tentang bagaimana kehidupan setelah kematian? Dalam Islam, alam barzah digambarkan sebagai tempat penantian sebelum hari kebangkitan. Menariknya, ada beberapa hadis yang menyebutkan tentang aktivitas makan dan minum di sana. Misalnya, Nabi Muhammad bersabda bahwa mayit bisa mendengar derakan sandal orang yang menguburkannya, dan ada juga riwayat tentang keluarga yang mengirim hadiah pahala berupa makanan untuk si mayit. Namun, bukan berarti mereka makan seperti di dunia. Kebutuhan fisik di alam barzah tentu berbeda. Yang dimaksud mungkin lebih kepada 'kenikmatan' atau 'siksa' yang dirasakan roh, tergantung amal perbuatannya. Ada cerita tentang orang yang dimasukkan kurma ke kuburannya, lalu Nabi menjelaskan itu tak berguna karena dunia lain sudah berbeda hukumnya. Jadi, mungkin 'makan' di sini lebih simbolis, seperti aliran pahala dari sedekah atau doa keluarga.

Apa yang terjadi dengan makan dan minum di alam barzah?

2 Answers2026-01-27 13:17:51
Ada sesuatu yang menarik tentang konsep alam barzah dalam berbagai literatur dan kepercayaan. Dalam beberapa budaya, terutama yang dipengaruhi oleh agama Abrahamik, alam barzah sering digambarkan sebagai tempat penantian sebelum akhirat. Di sini, roh dipercaya tidak membutuhkan makan atau minum seperti di dunia fisik. Namun, beberapa tradisi menyebutkan bahwa roh bisa 'merasakan' makanan yang diberikan dalam bentuk doa atau persembahan dari yang masih hidup. Misalnya, dalam Islam, sedekah atau bacaan doa untuk arwah diyakini bisa memberikan 'kebaikan' bagi mereka yang telah meninggal, meskipun tidak dalam bentuk fisik. Di sisi lain, dalam mitologi atau cerita rakyat seperti 'Spirited Away' karya Studio Ghibli, roh justru digambarkan bisa menikmati makanan dengan cara tertentu. Bahkan, ada konsep bahwa makanan dari dunia lain bisa mengubah nasib manusia. Ini menunjukkan bagaimana makanan di alam barzah bisa menjadi metafora untuk kebutuhan spiritual atau emosional, bukan sekadar kebutuhan biologis. Konsep ini juga muncul dalam game seperti 'Persona 5', di mana karakter-karakter roh memiliki preferensi makanan tertentu yang mencerminkan kepribadian mereka.

Apa dalil tentang puasa dalam Al-Quran?

5 Answers2026-06-20 06:32:04
Baru saja aku membaca kembali beberapa ayat tentang puasa dalam Al-Quran, dan selalu terkesan dengan kedalaman maknanya. Surah Al-Baqarah ayat 183-185 adalah yang paling sering dikutip, di mana Allah memerintahkan puasa sebagai kewajiban bagi orang beriman, seperti halnya diwajibkan kepada umat sebelum kita. Ayat ini juga menjelaskan bahwa puasa adalah sarana untuk mencapai ketakwaan, bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Yang menarik, ayat 185 menyebutkan bahwa Al-Quran diturunkan di bulan Ramadan sebagai petunjuk bagi manusia. Ini memberi konteks mengapa puasa Ramadan punya nilai khusus. Ada juga pengecualian bagi orang sakit atau dalam perjalanan, menunjukkan fleksibilitas dalam Islam. Setiap kali membaca ini, aku selalu merasa bahwa aturan agama itu selalu mempertimbangkan kondisi manusia.
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status