Mengikuti Kata HatiCinta sejati suamiku yang adalah bos mafia, bunuh diri, hanya karena dia tidak bisa menerima perjodohan keluarga kami.
Setelah itu, Xavier meratapinya dengan terang-terangan setiap hari, dan kami menjadi pasangan yang membenci satu sama lain.
Namun, ketika Keluarga Boston Sterling mengirim seseorang untuk membunuhku, dia melindungiku dari peluru.
Peluru itu beracun, dia terbaring lemah di pelukanku.
“Aku selamatkan nyawamu. Sudah lunas utangku pada ibumu.”
“Semoga kita nggak bertemu lagi di kehidupan selanjutnya. Aku nggak ingin membencimu lagi. Aku hanya berharap kau tetap menjadi adik tetanggaku selamanya.”
“Sekarang, aku akan menemani Reina ....”
Lalu, dia meninggal di pelukanku.
Aku menangis tersedu-sedu, namun dia tidak membuka matanya lagi.
Baru saat itu aku menyadari betapa konyolnya dan kekanakannya kebencian kita selama bertahun-tahun itu.
Kemudian, setelah membasmi Keluarga Boston Sterling, aku juga bunuh diri.
Ketika aku membuka mata lagi, aku telah terlahir kembali pada usia dua puluh tahun, tahun di mana aku bertunangan.
Aku dengan tegas menolak saran perjodohan papaku, memilih untuk mengelola bisnis keluarga di Selandia Baru.
Kali ini, aku akan menjauh dari Xavier, biar dia bisa bahagia dengan Reina.