Pernah dengar cerita-cerita seram tentang Solo Paragon Hotel dari teman-teman komunitas urban legend. Mereka bilang ada penampakan wanita berbaju merah di lantai tertentu, atau suara tangisan misterius di jam-jam sepi. Aku penasaran sampai akhirnya menginap di sana tahun lalu.
Nyatanya, pengalamanku biasa saja—justru dapat pelayanan ramah dan kamar nyaman. Tapi memang, suasana koridor yang agak temaram dan desain interior klasiknya bisa memicu imajinasi. Mungkin reputasi 'angker'-nya lebih sebagai efek sugesti atau cerita turun-temurun yang diperbesar. Uniknya, hotel itu justru populer di kalangan pemburu hantu!
Ada sesuatu yang menggelitik rasa penasaran tentang tempat-tempat angker, dan Solo Paragon Hotel selalu jadi topik menarik untuk dibongkar. Konon, cerita dimulai dari era kolonial ketika bangunan itu masih digunakan sebagai markas tentara. Banyak yang percaya roh prajurit yang tewas masih gentayangan, terutama di lantai atas yang katanya sering terdengar suara derap sepatu boot. Pengalaman pribadi? Aku pernah ngobrol sama staf yang bilang mereka sering menemukan barang-barang berpindah sendiri, terutama di ruang meeting yang jarang dipakai.
Yang bikin merinding, ada legenda tentang noni Belanda yang bunuh diri setelah ditinggal kekasihnya. Beberapa tamu melaporkan melihat sosok wanita berbaju vintage di dekat lift, padahal CCTV tidak menangkap apa-apa. Uniknya, keangkeran justru jadi daya tarik wisata – ada tur malam khusus untuk pemburu hantu!
Menggali cerita-cerita mistis di hotel mewah selalu bikin merinding! Dari obrolan dengan staf dan pengalaman teman-teman komunitas horor lokal, lantai 13 Solo Paragon konon punya energi 'ramai'. Kamar 1313 sering disebut titik pusatnya—dari suara langkah tengah malam sampai televisi yang nyala sendiri.
Yang bikin menarik, arsitektur hotel ini justru menghindari penomoran lantai 13 (langsung dari 12 ke 14), tapi lorong tertentu di 'lantai tersembunyi' itu tetap memicu cerita. Pernah ada vloger yang mengaku rekaman EVP-nya berisi bisikan 'pulang' dalam bahasa Jawa. Misteri atau sugesti? Tergantung seberapa berani kamu menginap di sana!
Cerita mistis di Solo Paragon Hotel memang selalu jadi perbincangan menarik. Aku ingat beberapa bulan lalu, seorang teman bercerita tentang pengalamannya menginap di lantai tertentu. Katanya, di tengah malam, ia mendengar suara langkah kaki di lorong padahal tidak ada siapa-siapa. Yang lebih menyeramkan, pintu kamarnya tiba-tiba terbuka sendiri meski sudah dikunci dari dalam.
Beberapa tamu juga melaporkan penampakan sosok wanita berbaju putih di area kolam renang malam hari. Aku penasaran apakah ini cuma sugesti atau memang ada energi lain yang 'numpang' di sana. Sebagai penggemar urban legend, cerita-cerita begini selalu bikin aku ingin investigasi langsung!
Cerita horor tentang Solo Paragon Hotel itu ditulis oleh penulis lokal yang cukup terkenal di kalangan penggemar cerita misteri, yaitu Risa Saraswati. Aku pertama kali menemukan karyanya lewat platform cerita horor online, dan gaya menulisnya yang detail bikin merinding!
Risa punya cara unik menggambarkan suasana hotel itu sampai pembaca bisa merasakan sendiri aura mistisnya. Beberapa teman di komunitas horror sering diskusi tentang bagaimana dia mengolah legenda urban jadi cerita yang nempel di memori. Karya-karyanya emang sering banget diangkat jadi bahan obrolan seru pas kopi darat komunitas.