Kata Picky Artinya Apa Menurut KBBI Dan Kamus?

2026-02-01 00:04:24 310

4 Answers

Zoe
Zoe
2026-02-03 09:22:54
Aku pernah menulis catatan kecil tentang kosakata yang suka disalahpahami, dan 'picky' selalu masuk daftar. Secara etimologi, kata ini berhubungan dengan kata kerja 'to pick' — memilih — sehingga maknanya mengarah pada tindakan memilih secara ketat. Dari sisi kamus, Cambridge dan Oxford menekankan nuansa fussy/fastidious, sedangkan terjemahan KBBI ke bahasa Indonesia paling pas adalah 'pilih-pilih' atau 'pemilih'. Merriam-Webster menambahkan bahwa kadang kata itu mengandung konotasi berlebihan, semacam terlalu cerewet soal detail.

Yang menarik, penggunaan 'picky' beda-beda budaya: di beberapa konteks, menjadi 'picky' soal makanan dilihat negatif (misalnya dianggap tidak dewasa), tapi di ranah profesional menjadi 'picky' soal kualitas bisa dipuji sebagai standar tinggi. Sinonim dekatnya: 'selektif', 'teliti', 'pemilih'; antonimnya: 'mudah puas', 'tidak pilih-pilih'. Kalau mau terjemahan netral untuk percakapan resmi, aku sarankan 'selektif' atau 'pemilih', sedangkan di percakapan santai 'picky' sering langsung dipahami. Aku suka kata ini karena fleksibilitas maknanya—bisa lucu, bisa kritis tergantung konteks.
Ian
Ian
2026-02-06 09:14:39
Barangkali cara paling simpel menjelaskan 'picky' adalah: sulit dipuaskan atau pemilih. Dalam rujukan kamus bahasa Inggris, maknanya berkisar antara 'fussy', 'fastidious', dan 'hard to please'. KBBI kalau mengalihbahasakan biasanya menempatkan padanan seperti 'pilih-pilih' atau 'sulit dipuaskan', jadi pemakaian sehari-hari di Indonesia cenderung mengarah ke situ.

Contoh singkat yang sering kupakai: 'picky eater' = pemilih makanan; 'picky about details' = terlalu teliti atau cerewet soal detail. Di percakapan santai aku sering pakai 'selektif' kalau mau terdengar lebih ramah. Intinya, maknanya jelas tapi nuansanya yang menarik—kadang cuma kelebihan hati-hati, kadang juga rewel—dan itu yang bikin kata ini enak dipakai dalam berbagai situasi.
Wesley
Wesley
2026-02-06 17:11:52
Kalau ditanya apa arti kata 'picky' menurut KBBI dan kamus, aku biasanya jelasin dengan cara sederhana: dalam bahasa Indonesia padanan yang paling sering dipakai adalah 'pilih-pilih' atau 'sulit dipuaskan'.

Menurut KBBI, istilah bahasa asing seperti 'picky' sering diterjemahkan sebagai orang yang 'pilih-pilih' atau yang susah ditengahi keinginannya — fokus pada contoh-contoh seperti makanan atau pilihan barang. Kamus bahasa Inggris terkenal seperti Cambridge atau Oxford menekankan nuansa 'fussy' dan 'hard to please', sementara Merriam-Webster menambahkan kesan 'excessively fastidious' atau terlalu teliti sampai jadi rewel.

Dalam praktik, aku pakai istilah ini berbeda-beda tergantung konteks: untuk anak yang makan cuma berselera ragu-ragu aku bilang 'picky eater' — artinya pemilih makanan; untuk teman yang selalu mengoreksi detail desain bisa kubilang dia 'picky' tapi kadang kuubah jadi 'sangat selektif' supaya terdengar lebih netral. Intinya, KBBI dan kamus-kompas besar sepakat: inti maknanya adalah selektif dan sulit dipuaskan, dengan nuansa negatif atau netral tergantung konteks. Aku merasa istilah itu berguna tapi harus dipakai hati-hati biar nggak menyudutkan orang.
Owen
Owen
2026-02-07 05:30:53
Baru-baru ini aku ngobrol sama teman soal arti kata 'picky', dan aku jelasin singkat: kalau dilihat dari kamus bahasa Inggris, 'picky' berarti sulit untuk menyenangkan atau sangat pemilih; padanan Indonesianya yang paling umum adalah 'pilih-pilih' atau 'sulit dipuaskan'. KBBI biasanya tidak memasukkan semua kata asing, tetapi jika diterjemahkan, maknanya setara dengan orang yang pilih-pilih. Kamus seperti Cambridge menyebutnya 'fussy about details', Oxford bilang 'fastidious or hard to please', sementara Merriam-Webster menekankan unsur berlebihan dalam ketelitian.

Aku sering banget liat frasa 'picky eater' yang langsung menggambarkan konteks makanan, tetapi kata ini juga dipakai untuk preferensi estetika atau standar kerja: seseorang bisa disebut picky karena teliti, bukan hanya rewel. Buat komunikasi sehari-hari, aku lebih suka pakai 'selektif' kalau mau terdengar lebih sopan, dan 'picky' kalau suasana santai dan kita paham maksudnya.
View All Answers
Scan code to download App

Related Books

Ditipu Mertua dan Suami
Ditipu Mertua dan Suami
Apa jadinya kalau sebuah rumah tangga yang terlihat baik-baik saja ternyata penuh adegan sandiwara? Ketika suami serta sikap misterius mertua dan adik sepupu penuh tipu daya. Apa yang sebenarnya terjadi? Kisah drama rumah tangga Tiara yang dibanjiri air mata, tetapi juga diwarnai romantisme.
8
99 Chapters
The unspoken love of Mr Davian
The unspoken love of Mr Davian
This a story of two persons in love where Davian does not come out clearly of how he feels towards Queen her love and it brings complications in there love pattern.
10
15 Chapters
Winner Takes All
Winner Takes All
I'll make everyone who's humiliated, bullied, and harmed me get a taste of their own medicine tenfold!I don't know what people mean when they say I'm young and reckless. All I know is that the winner takes all!
10
765 Chapters
The Fake Engagement
The Fake Engagement
Shane Croven, a daughter of a wealthy businessman, who wants to run away from her home got engaged to a man named Erwan Fuenter. She always thought that her father had done nothing but to manipulate her life but the real intention of her dad was revealed when she met her fiancé, Erwan, who knew that Shane’s life is in danger and vowed to protect her even if it costs his own life. It was not his intention to fall in love with Shane Croven, but he found himself wanting more of her even though she keeps on pushing him away from her life. Will Shane finally accept Erwan if she finds out that he is the only one can keep her away from danger?
8.7
55 Chapters
Entangled with the CEOs
Entangled with the CEOs
Natasha went to Canada for her brother’s wedding, she’s gone for three days and didn’t tell Jacob, her boyfriend, that she was coming home to New York because she wanted to surprise him but she was the one who got surprised when she caught him making out with his secretary inside his office. She was in rage and swear to bring him down for what he’d done. Just a couple of days later, she met a well-known CEO who have been in love with her for so long and planned to use him to seek revenge against Jacob without knowing that the CEO is his ex-boyfriend’s brother. Will he help her bring his own brother down for the sake of love or will he be the one to bring chaos to her life?
7
36 Chapters
Controlled Men, the adventure of Tom Salisbury.
Controlled Men, the adventure of Tom Salisbury.
In our era where science and technology dominates, magic and the likes are always dismissed as myths and legends; elements of folklore. However, a boy Tom crops up from the rural areas of Detroit. Tom, was a lover of books, a science freak, and also an ardent admirer of magic. During his high school days, Tom found a book from one of the world's most secret occult groups; The Order of the Chalice. This book led him to an unprecedented adventure into the depths of the most hidden places in the world. Meanwhile, Tom's unrequited lover Heidi was worried about Tom and insistent in pursuing him. Tom left home after hijacking his father's pension funds in search of the Stone of Heka which the occult book told him of. Heidi, on the other hand, cut a frustrated figure as Tom eluded her. Sometime in the future, decades after he left his family, Tom resurfaced. But now, as the 'vulle guże chä'; the magic Overlord of the Order of the Chalice. Many catastrophic events heralded his ascension and emergence. This caused the States, politicians, and the Order of the Chalice surviving members to become alert. The state thought that a major terrorist group has attacked while politicians were confused and concocted many conspiracy theories in pursuit of the culprit. However, the Order of the Chalice was frenziedly preparing for the homecoming and true ascension of the legendary 'vulle guże chä ' who will lead them to the limelight, and bring back the golden era of magic. Heidi, who was done with her college education, has been in pursuit of Tom and is the only one who knows his whereabouts. Tom, however, seeks supremacy. He wants to rule the world. An inevitable war will ensue but only Heidi can save the day.
10
112 Chapters

Related Questions

How Do Spices Build Big Vegan Flavor For Picky Eaters?

5 Answers2025-10-17 06:50:47
Spices are like paint for food; they turn bland canvases into something that makes you smile with the first sniff. I’ve spent years coaxing picky eaters—friends, family, and that one stubborn roommate—into liking things they swore they’d never touch, and the trick almost always comes back to how spices are introduced and layered. Instead of dumping a jar of mixed powders on a dish, I think in terms of tiny, deliberate moves: toast a spice, bloom it in oil, add a pinch at a time, and balance with salt and a squeeze of acid. Small steps let people recognize familiar notes before they accept new ones. Technically, there are a few golden moves I keep returning to. Toasting whole spices (cumin seeds, coriander, fennel) in a dry pan for 30–60 seconds wakes up aromas—do it until they smell nutty, not burned—and then crush them. Blooming ground spices in oil or butter for 20–40 seconds brings an immediate, approachable aroma that carries into every bite. Salt is the unsung hero: it amplifies flavor, and picky eaters often react to food that’s just under-seasoned. Add acids like lemon juice, vinegar, or a splash of soy to brighten things up. For umami, use tomato paste, soy sauce, miso, mushrooms, or nutritional yeast; these create savory depth that compensates for the lack of meat. Smoked paprika or a drop of liquid smoke can give a meaty whisper without being overpowering. If I’m trying to win someone over, I start with familiar flavor families—mildly seasoned tacos with cumin, coriander, and a hint of smoked paprika, or a tomato-based pasta with oregano, basil, and a grating of garlic—then slowly nudge them toward bolder blends like garam masala or za’atar by introducing just one new note at a time. I also love making condiments that are forgiving: a yogurt or cashew-based dip with lemon, garlic, and dill; a tahini sauce with lemon and smoked paprika; or a simple chimichurri to brighten roasted veggies. For storage and freshness: keep spices in airtight containers away from heat and light—freshness matters more than the fanciest blend. Above all, patience and curiosity win: the first bite might be tentative, but the aroma you build with spices is what often makes them come back for a second one. I still get a kick out of watching someone’s face shift from polite to genuinely pleased when the right spice hits, and that little victory never gets old.

Why Does 'Bread And Jam For Frances' Focus On Picky Eating?

4 Answers2025-06-16 03:05:40
'Bread and Jam for Frances' dives into picky eating because it’s a universal childhood struggle, but the book handles it with humor and heart. Frances isn’t just stubborn—she’s a creature of comfort, clinging to bread and jam like a security blanket. The story shows how her parents gently nudge her toward trying new foods without force, making it relatable for kids and adults alike. It’s not about the food itself but the fear of change and the joy of discovery when she finally bites into a boiled egg or a chicken leg. The brilliance lies in its subtlety. Frances’ resistance isn’t painted as defiance but as a phase, something she outgrows when curiosity outweighs fear. The book mirrors real-life parenting: patience wins over pressure. It’s a love letter to gradual growth, wrapped in a lunchbox with a thermos of milk.

Apakah Penggunaan No Worries Artinya Sopan Dalam Teks?

3 Answers2026-01-31 11:56:33
Garis besar buatku, 'no worries' biasanya terasa santai dan ramah — kayak lambaian tangan yang bilang "gak apa-apa" dalam bahasa Inggris. Dalam percakapan teks sehari-hari, antara teman atau kenalan dekat, aku sering pakai itu sebagai balasan kalau orang minta maaf kecil atau bilang terima kasih. Nada suaranya ringan dan cepat menyampaikan bahwa situasinya nggak perlu dibesar-besarkan. Aku suka menambahkan emoji kalau mau terdengar lebih hangat; misalnya ":)" atau "👍" bikin kesannya lebih friendly. Tapi aku hati-hati saat berurusan dengan konteks yang lebih formal. Kalau lagi chat sama atasan, klien, atau orang yang belum begitu dikenal, aku lebih memilih frasa yang lebih sopan dan jelas seperti 'tidak masalah', 'sama-sama', atau menulis sedikit lebih lengkap seperti 'Terima kasih, saya senang bisa membantu.' Di surel resmi aku bahkan menghindari bahasa gaul karena bisa terlihat kurang profesional. Ada juga nuansa budaya: di Australia dan beberapa belahan Inggris penggunaan 'no worries' sangat umum dan tidak dianggap kasar, sedangkan di tempat lain orang mungkin menganggapnya terlalu santai. Selain konteks dan budaya, penting juga memperhatikan isi pesan. Jika topiknya sensitif atau serius, balasan 'no worries' bisa terdengar meremehkan — jadi aku biasanya memilih kata yang lebih empatik seperti 'Saya mengerti, kita atasi bersama' atau 'Tidak apa-apa, jangan khawatir, saya bantu'. Intinya, 'no worries' sopan dalam banyak situasi kasual, tapi bukan pilihan terbaik untuk komunikasi formal atau kasus yang membutuhkan nuansa empati yang lebih dalam. Aku sendiri pakai 'no worries' ketika suasananya santai; rasanya natural dan nggak norak.

Apakah Sinonim Paling Dekat Dengan Desperate Artinya?

4 Answers2026-01-31 22:18:28
Kalau saya harus memilih satu kata yang paling mendekati makna 'desperate', saya akan bilang 'putus asa'. Kalimat-kalimat seperti 'a desperate attempt' langsung terasa seperti 'usaha putus asa'—ada unsur kehilangan harapan, tindakan yang dilakukan karena tidak ada pilihan lain. Dalam banyak novel yang saya baca, karakter yang melakukan hal-hal ekstrem sering digambarkan dengan kata 'putus asa' karena nuansa emosionalnya yang kuat. Tetapi saya juga selalu memperhatikan konteks. Kadang 'desperate' dipakai untuk menyatakan urgensi tanpa unsur keputusasaan, misalnya 'in desperate need' yang lebih pas diterjemahkan jadi 'kebutuhan mendesak' atau 'sangat membutuhkan'. Jadi, untuk nuansa emosional: 'putus asa'. Untuk nuansa urgensi: 'mendesak'. Itu yang biasa saya pakai saat menerjemahkan dialog atau menulis subtitle, dan menurut saya kedua pilihan itu sangat berguna tergantung situasinya.

What Does Desperate Artinya Mean In English Translations?

5 Answers2026-01-31 14:17:39
When you peel the phrase apart, it becomes pretty straightforward: 'artinya' is Indonesian for 'means' or 'the meaning is', so 'desperate artinya' is someone asking what 'desperate' means in English or what the Indonesian equivalent is. In English, 'desperate' usually describes a state of extreme urgency or hopelessness. It can mean mentally and emotionally devastated—like 'putus asa' in Indonesian—or it can mean driven to risky action out of necessity, which translates better as 'terdesak' or even 'nekat' depending on tone. For example, 'desperate attempts' often becomes 'usaha yang nekat' and 'desperate for help' is 'sangat membutuhkan bantuan' or 'putus asa meminta bantuan'. Context shifts the feel: a romantic line like 'I'm desperate for your love' leans toward 'sangat menginginkanmu', while 'desperate times call for desperate measures' becomes 'masa-masa sulit memaksa langkah-langkah nekat'. I usually pick 'putus asa' for emotional despair and 'terdesak' or 'nekat' for pressured, urgent situations—works well in translation and keeps the tone intact.

Mengapa Arti Desperate Artinya Berubah Menurut Nada Dan Konteks?

5 Answers2026-01-31 01:57:17
Kalau aku coba jelasin singkatnya: kata 'desperate' memang punya inti makna 'putus asa' atau 'sangat membutuhkan', tapi makna itu gampang berubah tergantung nada suara dan konteks kalimat. Contohnya, kalau seseorang bilang dengan suara serak dan tatapan kosong, itu benar-benar mencerminkan keputusasaan—kebutuhan hidup, bahaya, atau krisis emosional. Sebaliknya, kalau temanmu berseloroh "You're desperate" sambil ketawa, itu biasanya mengejek atau bercanda: maknanya lebih ke 'ketinggalan' atau 'terlihat terlalu berusaha'. Dalam teks tertulis, tanda baca dan emoji menggantikan nada: "I'm desperate!!!" pakai tiga tanda seru sering berarti hiperbola, sedangkan "I'm desperate..." dengan elipsis bisa menandakan malu atau ragu. Selain itu, faktor budaya dan hubungan antar-pembicara juga penting. Dalam konteks formal, 'desperate measures' terdengar serius dan pragmatis; dalam obrolan kasual, 'desperate for pizza' jelas hanya menyatakan keinginan kuat, bukan krisis eksistensial. Aku jadi sering memperhatikan bukan hanya kata-katanya, tapi bagaimana kata itu diucapkan atau ditulis—itu yang bikin percakapan jadi hidup dan kadang lucu juga.

Apa Sinonim Prey Artinya Yang Sering Dipakai Penulis?

3 Answers2026-01-31 04:08:02
Aku sering melihat kata 'prey' diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai 'mangsa', tapi penulis yang peka nuansa biasanya punya beberapa pilihan tergantung konteks. Untuk konteks binatang dan berburu, kata-kata yang sering dipakai adalah 'mangsa', 'buruan', dan 'game' (dalam arti hewan buruan, meski kata 'game' terasa lebih teknis atau formal). Untuk konteks manusia—misalnya kriminal, manipulasi, atau cerita thriller—penulis cenderung memilih 'korban', 'sasaran', 'incaran', atau 'mark' kalau ingin kesan argot/underworld. Dalam tulisan fiksi saya sendiri saya suka berganti-ganti kata agar ritme kalimat tak monoton: ‘‘mangsa’’ untuk atmosfer alami dan belas kasih, ‘‘buruan’’ untuk adegan berburu yang intens, ‘‘korban’’ untuk tragedi manusia, dan ‘‘incaran’’ atau ‘‘sasaran’’ kalau tokoh antagonis merencanakan sesuatu. Contoh kalimat: "Singa itu menatap mangsanya dalam diam," versus "Dia menjadi sasaran permainan kotor itu." Perhatikan register: 'korban' lebih netral/biasa dipakai di berita, sedangkan 'mangsa' sering membawa nuansa alam dan primal. Kalau mau nuansa puitis, saya kadang pakai 'remuk' atau 'rongga' metaforis, atau mainkan kata kerja: 'dipangsa', 'diburu', 'dibidik'. Itu membuat narasi hidup dan pembaca merasa suasana berubah—kadang dingin, kadang brutal. Aku rasa kunci pilih kata adalah siapa yang 'memakan' dan siapa yang 'dimangsa', serta emosi apa yang mau dibangkitkan.

Apa Konteks Slang Saat Prey Artinya Berubah Makna?

3 Answers2026-01-31 02:50:39
Kadang aku nemuin orang pakai kata 'prey' kayak lagi pakai kode rahasia, dan itu bikin aku mikir gimana satu kata bisa melompat makna tergantung konteks. Secara dasar 'prey' itu korban atau mangsa — dipakai di teks serius tentang hewan, kriminal, atau psikologi: "easy prey" artinya target yang rentan. Tapi di dunia game atau komunitas online, 'prey' seringkali berubah jadi kata teknis: pemain yang jadi target serangan, atau NPC yang diburu. Dalam permainan kompetitif aku suka lihat frasa seperti "focus the prey" yang intinya pesan strategi, bukan merendahkan seseorang secara moral. Di sisi lain, ada penggunaan slang yang lebih gelap dan lebih bermain-main: beberapa orang pakai 'prey' untuk menyindir seseorang yang kelewat naif dalam percintaan — semacam gabungan antara 'korban cinta' dan 'objek rayuan'. Kadang juga dipakai secara seksual atau predatoral sebagai ejekan, jadi konteks dan nada penting banget. Satu lagi fenomena lucu: typo atau plesetan dengan 'pray' (berdoa) yang bikin meme absurd, atau orang sengaja mengganti huruf untuk efek. Dalam chat singkat konteks non-verbal (emoji, gambar) sering menolong arti; tanpa itu, makna bisa ambigu. Jadi kalau kamu dengar 'prey' di lingkungan santai, perhatikan siapa ngomong, siapa yang jadi subjek, dan nada omongannya — apakah bercanda, strategis, atau agresif. Aku selalu lebih waspada kalau kata itu muncul di obrolan yang berbau merendahkan; kadang perlu banget meluruskan supaya ga salah paham. Aku sih paling suka pakai istilah ini pas lagi main game, terasa epic kalau semua tim kompak nge-focus satu target.
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status