Midnight In Manhattan
Bara hanya berdiri di sana, tubuhnya terasa kosong.
Saat mobil Bianca menghilang di tikungan, ia menghembuskan napas panjang, seperti melepaskan sesuatu yang tidak pernah ia genggam.
Di dalam kepalanya, hanya ada satu wajah yang terus muncul. Nara.
"Bagaimana aku harus jujur padamu, kalau aku sendiri bahkan tidak tahu jalan keluar dari semua ini?"
---
Bau lavender yang lembut langsung menyambutnya, membawa sejenak rasa nyaman yang terasa asing sejak pertemuan keluarganya siang tadi.