Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Shewolf

Shewolf

Rizuki
“ … Jadi, Deltha Lunar, pilihan untukmu adalah antara me-reject mate-mu lalu hidup normal kembali tak peduli apa yang akan kami perbuat pada mate-mu, atau kami menahan mate-mu sebagai tawanan pack dan membuangmu dari pack ini,” tutur Andin.Lunar tahu, dari kedua pilihan itu sama sekali tidak ada yang menguntungkannya. Apa kah ia salah jika ia menginginkan hidup bersama mate-nya? Lunar tak tahu mengapa garis hidupnya bisa sepelik ini. Berawal dari ia yang tak dianggap oleh ayah dan kakak angkatnya, lalu ia yang diberikan pilihan yang keduanya sama-sama berakhir dengan perpisahan keduanya.“Aku tidak akan menyalahkan takdir hanya karena jalan hidupku rumit. Semua butuh proses, permata tidak akan menjadi berharga jika ia tidak melewati proses pengasahan dalam hidupnya.” Setidaknya, begitulah yang selalu Lunar yakini.Ia percaya, selalu ada pelangi setelah hujan. Selalu ada warna setelah badai menghadang, dan selalu ada kebahagian yang di awali dengan kesedihan. Dirinya hanya harus bisa menerima apa yang sudah menjadi garis takdirnya dan tak banyak mengeluh akan hal itu.Life goes on. Hidup terus berjalan tak peduli bagaimana hidup mempermainkanmu. Yang bisa kau lakukan hanya menikmatinya sebisamu. Kau boleh lelah. Jika lelah, maka yang bisa kau lakukan adalah istirahat sejenak. Lalu setelah itu, bangkit lah dan mulai tata kembali hidupmu.
1013.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Fake

Fake

Kimshena
Makasih Sen lo udah menjelma sebagai pelangi di kehidupan gue yang monokrom. Berkat lo orang seperti gue bisa ngerasa bahagia. Tapi maaf, gue nggak bisa bertahan di samping lo lagi, gue sayang lo tapi gue nggak mau bawa kesialan dalam hidup lo. Gue ikhlas, semoga bahagia karena kalo lo bahagia gue bisa ngelanjutin hidup gue tanpa rasa bersalah. Raden Akasena Kavi. Cowok bermulut pedas, tapi dengan para gadis dia masih bisa bersikap manis kecuali pada Laura. Gadis yang membuat Sena mengibarkan bendera permusuhan, Sena menganggap Laura itu munafik. Menampilkan seolah semua baik-baik saja padahal gadis itu menyimpan sesuatu yang menyesakkan dada karena terlalu mendendam. “Kasihan banget lo ye, hidup lo kejam keras dan nggak adil. Denger gue baik-baik, lo tuh nggak special tuan putri. Hidup itu nggak adil untuk semua orang bukan buat lo doang,” bentak Sena. “Stop bertingkah kalau semua orang harus ngertiin perasaan elo. Salah lo sendiri, kenapa lo nggak pernah jujur!” Anasthusa Laura Banuska. Siswi penurut dan pintar, gadis itu selalu menunjukkan sisi cerianya. Tapi siapa sangka di balik itu, Laura menyimpan rahasia besar. Dia menggunakan topeng, tetapi tidak di depan Sena. Laura bisa melepaskan topeng itu kapan saja jika Sena di sampingnya. “Makasih yah Sen, makasih karena lo selalu bantuin gue. Makasih lo selalu marahin dan ingetin gue kalo salah." “Dan makasih karena elo, gue bisa jadi diri gue sendiri,” ucap Laura dengan tulus. “Hati-hati,” ujar Sena pelan, menatap Laura. “Hati-Hati kenapa?” tanya Lauran heran. Memangnya dia melakukan hal yang berbahaya? “Ya hati-hati aja, entar lo jatuh hati ke gue. Idih najis banget,” ejek Sena disertai dengan tertawa terbahak. Jangan mau hidup seperti Sena, selalu ngoceh kalau dia tidak cinta Laura tetapi rela mati demi melindungi gadis itu. Dan jangan mau bersikap seperti Laura, mengaku cinta kepada Sena tetapi melepaskan lelaki itu hanya karena ego sendiri.
Young Adult
1.8K viewsOngoing
Read
Add to library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status