Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kesayangan Janda Dan Gadis Desa

Kesayangan Janda Dan Gadis Desa

Sena selama ini hanyalah pemuda yatim piatu miskin yang hidup merana di sebuah gubuk reyot di ujung desa. Dicap kurus kering, penyakitan, dan yang paling memalukan—dihina sebagai pria impoten, ia menjadi keset kaki tempat warga desa, preman kampung, hingga kepala desa yang korup menumpahkan cemoohan mereka. Namun, takdir berputar 180 derajat ketika jiwanya digantikan oleh Raden Wicaksana, sosok Tabib Agung Keraton Mataram yang legendaris. Terbangun di raga yang ringkih, Wicaksana tidak hanya mewarisi ingatan Sena, tetapi juga membawa kembali pengetahuan medis magis kuno dan Ilmu Gowok—sebuah teknik pijat meridian eksklusif yang mampu memanipulasi aliran darah, menyembuhkan penyakit kronis, sekaligus membangkitkan sensitivitas gairah terdalam yang tak kasat mata. Satu per satu, wanita-wanita paling berpengaruh di desa yang awalnya memandang Sena sebelah mata, mulai takluk di bawah dominasi jemari saktinya. Mulai dari Ayu, gadis desa polos yang tulus merawatnya; Bidan Irma, tenaga medis judes yang mendadak ketagihan setelah rahimnya disembuhkan; Nyonya Widya, janda kaya raya penguasa lahan yang angkuh namun luruh menjadi budak gairah di tengah malam; hingga Nyonya Sarah, istri Kepala Desa yang anggun namun rapuh karena menjadi korban kekerasan. Di saat para musuh dan konspirasi busuk mulai bergerak untuk menggusur gubuknya, mereka tidak sadar bahwa Sena bukan lagi pemuda lemah yang bisa diinjak. Dengan barisan janda berkuasa dan gadis-gadis desa tercinta yang siap pasang badan melindunginya, Sena siap membalikkan takdir, menghancurkan para penindasnya tanpa perlu menguras tenaga, dan merebut takhta sebagai pria paling berkuasa sekaligus paling disayangi di desa tersebut. Saat jemari sang Tabib mulai menyentuh simpul saraf rahasia, tak ada satu pun wanita yang sanggup menolak kuasanya...
127 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4 kali sebagai budak
Baca
+Pustaka
Cinta Sejati Tanpa Jalan Pulang

Cinta Sejati Tanpa Jalan Pulang

Pada hari penandatanganan kontrak bernilai fantastis, aku mendadak terserang flu berat yang memicu muntah dan diare hebat. Aku bahkan tidak sengaja menyemburkan muntahan tepat ke wajah pihak mitra. Mereka pun marah besar, membatalkan kontrak saat itu juga, dan menyebabkan perusahaan merugi hingga ratusan miliar. Kekasihku, yang juga menjabat sebagai CEO, meledak dalam amarah. Dia langsung menurunkan jabatanku, dari wakil direktur menjadi staf pemasaran biasa. Tidak hanya itu, dia memangkas waktu tidurku hingga hanya tiga jam sehari. Sisa waktuku harus dihabiskan untuk bekerja bagai budak demi menghasilkan uang, sampai seluruh kerugian perusahaan lunas. Digerogoti rasa bersalah, aku bekerja keras setiap hari, memburu berbagai proyek demi mendatangkan keuntungan. Namun, saat utang itu hampir lunas dan aku dengan penuh sukacita hendak melaporkan perkembangannya, aku malah tidak sengaja mendengar percakapan antara kekasihku dan asisten wanitanya. "Pak Tomas, dulu Frida cuma memotong bonus kinerja saya 2 ribu, tapi Anda tega diam-diam memasukkan pencahar ke dalam minumnya. Akibatnya, dia mempermalukan diri di depan mitra bisnis. Setelah itu, Anda memfitnahnya sebagai penyebab perusahaan kehilangan kontrak raksasa, lalu memaksanya mati-matian melunasi utang itu. Bukannya Anda terlalu kejam kepadanya?" "Sekarang utangnya sudah hampir lunas, lepaskan saja dia. Gimanapun, Anda tulus mencintainya. Kalau Frida sampai terdesak dan meninggalkan Anda, bagaimana? Jangan sampai hubungan kalian hancur karena saya ...." Kekasihku memotong ucapan Lidia Dandu, "Nggak bisa! Kamu adalah penyelamat nyawaku. Dulu aku kecelakaan sampai pendarahan hebat. Kalau kamu nggak mendonorkan darahmu waktu itu, mana mungkin aku bisa hidup sampai sekarang?" "Walaupun Frida adalah satu-satunya wanita yang kucintai, dia sudah berani memotong bonus kinerjamu. Ini hukuman yang pantas untuknya! Sekali kukatakan 200 miliar, tetap 200 miliar, nggak boleh kurang sepeser pun! Lagi pula, kemampuannya hebat. Paling lama satu bulan lagi, dia pasti bisa melunasinya. Kalau saat itu tiba, aku akan menebus kesalahanku dan menikahinya." Namun, dia tidak tahu bahwa aku tidak punya waktu satu bulan lagi. Selama beberapa tahun ini, demi melunasi apa yang dia sebut sebagai "kerugian", fisikku terkuras habis hingga aku menderita kanker lambung. Sisa hidupku tinggal satu minggu lagi. Terlebih lagi, dia tidak pernah tahu bahwa orang yang mendonorkan darah saat dia kecelakaan bertahun-tahun lalu adalah aku.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai budak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
181920212223
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status