Dokter, Sentuh Aku Lagi
“Lihat, aku datang pagi-pagi cuma buat kamu, Sayang.”
Keira mengetukkan jemari ke meja, pelan, tapi menciptakan nada teratur yang cukup untuk membuat Arion tahu bahwa ia diawasi.
Avrisha menarik napas panjang, berusaha menahan dorongan jijik yang menggelayut di dada.
Tangan Arion terasa hangat, tapi justru itu yang membuatnya ingin menjauh. Ia tahu tangan itu bukan hanya menyentuh dirinya, dan setiap sentuhan kini terasa kotor.