Tamu yang Tak Diundang
Kaku, dingin dan ternyata sikapnya begitu karena tidak mencintaiku.
Bunda tersenyum. "Tentu saja dari caramu memperhatikannya, Na. Dari caramu mengurusnya dengan sangat baik. Kamu itu istri yang sempurna andaikan ia bisa melihatnya dengan sepenuh hati. Namun hal itu akan menjadi sia-sia kalau ada nama wanita lain yang sudah bertahta di hatinya. Sulit. Seperti apapun kamu menariknya atau mengubah dirimu agar menarik di matanya, tetap saja tak bisa. Dia buta, Na. Yang dilihatnya hanya wanita itu. Bahkan walaupun dia sudah mencintaimu, rasa itu akan terbagi. Akan tetap ada cinta untuk wanita itu. Dan inilah jadinya saat wanita itu memberi harapan dan mulai menarik suamimu, maka dia bakal langsu