Flower Travel
Pasti gara-gara buku 'Flower Travel' yang mungkin mengandung sihir, sampai-sampai menjadikanku sebagai target kutukannya.
Buru-buru aku berlari dari koridor ke koridor yang untungnya begitu sepi hingga tidak ada siapa pun hendak menghalangiku. Tentunya, tujuanku adalah menuju ke bunga aneh tersebut.
Terlihat taman yang masih sepi karena jam istirahat masih di menit awal. Selanjutnya, aku menemukan mawar hitam yang masih berada di tempat awal, dan tidak dalam keadaan patah sama sekali. Saat mencoba untuk meraihnya, seketika tanganku diraih secara erat hingga kepalaku reflek mendongak.
Bab Populer