BARA CINTA TERLARANG
Kupandangi payudaranya yang membukit indah dengan putingnya yang selalu kuhisap, turun ke bawah ke perutnya yang datar, langsung ke bukit kenikmatan dengan rambut menutupinya, padahal beberapa hari lalu aku mencukurinya agar aktivitas bibir dan lidahku tidak terhalang.
Sebelumnya aku tidak tertarik dengan wanita, bagiku wanita itu merepotkan, bagiku wanita banyak menuntut,wanita suka memasang jerat, entah jerat cinta, jerat s*ks,jerat ingin menjadi kekasihku.Begitu melihatnya di perpustakaan, matanya yang sibuk di buku tiba-tiba menerawang jauh ada kesedihan di matanya. Mungkinkah wanita yang tekun membaca di perpustakaan sedang patah hati? Batinku waktu itu. Siapakah lelaki yang telah memat
Hot Chapters