Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mantan dan selingkuhan

Mantan dan selingkuhan

Neliwati Nelisaja
Sandra baru saja menikmati malam pertama semalam bersama suaminya Devano. Tiba-tiba pagi itu mereka kedatangan tamu seorang laki-laki bernama Dendi. Dendi adalah teman semasa kuliah Devano. Mereka seperti sahabat sejak dahulunya. Sandra begitu terkejut ketika ia bersalaman dengan teman suaminya itu. Dendi adalah masa lalu Sandra sekitar tiga tahun yang lalu. Hubungan mereka kandas karena Dendi dijodohkan oleh orang tuanya dengan seorang gadis yang bernama Andini. Karena patah hati dan malu Sandra merantau ke Jakarta lalu bekerja diperusahaan milik Devano. Devano jatuh cinta pada Sandra dan mengajak gadis itu menikah. Dendi sangat terkejut ketika Devano memperkenalkan Sandra sebagai istrinya. Sandra dan Dendi sama-sama gugup tapi mereka menutupi kegugupan itu didepan Devano. Kedatangan Dendi ke Jakarta bertujuan untuk meminta pekerjaan pada sahabat lamanya Devano. Devano memberikan jabatan sebagai salah satu manager di perusahaannya. Waktu berlalu, Sandra dan Dendi sering bertemu. Mereka masih merasakan getar cinta yang sama seperti dulu. Hingga pada suatu malam Dendi dan Sandra tidak bisa mengendalikan diri hingga melakukan hubungan suami istri. Orang tua Devano selalu mendesak Devano agar segera memiliki anak. Ia sudah tidak sabar ingin menimang cucu. Sudah tiga bulan perkawinan Devano dan Sandra tapi belum juga nmenunjukkan tanda-tanda Sandra hamil. Hal itu membuat orang tua Devano marah dan menyuruh Devano mencari istri lain dan menceraikan Sandra. Secara diam-diam Devano memeriksakan dirinya ke dokter. Dokter memberi tahu bahwa dirinya tidak mungkin memiliki anak karena mandul. Devano sedih menerima kenyataan ini. Ia tidak mau menceritakan semua itu pada siapapun. Pada suatu hari Sandra memberi tahu Devano bahwa dirinya sudah terlambat bulan. Dalam hati Devano merasa heran mengapa Sandra bisa hamil sedangkan ia sudah tahu kalau dirinya mandul. Karena penasaran , suatu malam Devano sengaja mengintip istrinya itu. Ia berpura-pura pergi keluar kota untuk urusan kerja. Alangkah terkejutnya Devano menyaksikan perselingkuhan Sandra dengan Dendi sahabatnya sendiri.
8.410.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai hujan pagi
Baca
+Pustaka
Talak Usai Bertemu Mantan

Talak Usai Bertemu Mantan

Deema, wanita cantik berusia 24 tahun tanpa sengaja memergoki suaminya, Bhanu. Pria berusia 27 tahun yang bekerja serabutan itu bersama dengan mantan kekasihnya, Afseen, wanita yang lebih muda. Tak tahan dengan pemandangan yang dia lihat, Deema menghampiri keduanya. Melihat istrinya, pria itu menarik Deema menjauh. Bahkan pria itu meminta istrinya untuk pergi dan mengancam akan menceraikannya kalau tidak menuruti perkataan pria itu. Deema pun diam dan menurut. Semalaman, wanita itu menunggu suaminya. Namun, pria itu tak jua pulang. Hingga akhirnya tertidur. Pagi buta Bhanu pulang dan keributan terjadi di antara mereka. Bahkan, pria itu mengungkit malam pertama mereka. Pertengkaran tersebut berakhir pada ucapan talak oleh, Bhanu. Namun, tanpa sengaja Nirmala, wanita berusia 55 tahun yang notabene adalah ibunya Bhanu tak terima putranya menceraikan Deema. Wanita itu marah pada putranya itu. Pada akhirnya, Deema memilih pergi dari rumah Bhanu. Baginya tak ada alasan untuk bertahan. Bertahan justru akan menyakitinya. Wanita itu memilih pergi daripada hidup dalam penderitaan. Suatu ketika, Deema mengunjungi Nirmala. Wanita itu hendak menjenguk sang mertua. Walau bagaimana pun, wanita itu sudah baik padanya. Hubungannya dengan Bhanu boleh berakhir, tapi hubungan di antara mereka tak bisa berakhir. Sayangnya, tanpa sengaja dia datang ke rumah Nirmala berbarengan dengan kedatangan Bhanu dan Afseen. Kedatangan mereka hendak meminta restu pada ibunya. Apalagi Afseen sedang mengandung anak pria itu. Bukan hanya itu, Bhanu juga meminta Deema untuk mengajukan perceraian terhadapnya dengan alasan akan lebih mudah putus jika pihak wanita yang melakukannya. Memiliki pemikiran yang luas, Deema menolak permintaan Bhanu. Hingga suatu ketika pria itu mengancam dan akhirnya Deema menggugatnya. Ujian bertubi-tubi dihadapi Deema. Tak berselang usai perceraiannya, ayahnya mendapat musibah. Tanah garapan pria itu dirampas oleh orang kepercayaannya. Beruntung ada Farabi, pria berusia 30 tahun yang mau membantunya dengan syarat wanita itu mau menikah denganya.
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai hujan pagi
Baca
+Pustaka
Takdir Kita Tak Pernah Terhubung

Takdir Kita Tak Pernah Terhubung

Suami aku dan aku adalah dua orang yang paling saling membenci di dunia ini. Dia membenci aku karena aku telah memisahkannya dari wanita yang dia cintai. Dan aku membenci dia karena hatinya selalu terisi oleh wanita lain itu. Selama delapan tahun pernikahan, kata-kata yang paling sering kami ucapkan satu sama lain bukanlah cinta, bukan pula kewajiban, melainkan kutukan dan makian. Namun, pada hari ketika kota hancur, segalanya berubah. Panji-panji musuh telah tampak jelas di balik gerbang yang hampir runtuh. Ia melaju ke depan dan menghalangi jalur, menempatkan tubuhnya di antara musuh dan jalan pelarian aku. “Tetaplah hidup.” Dia berkata dengan pelan. Lalu ia mengangkat pedangnya dan tak menoleh ke belakang. Panah-panah datang seperti hujan deras. Ketika anak-anak panah itu menembus tubuhnya, ia menoleh sekali, hanya sekali…. Setelah itu, tubuhnya tetap berdiri menghalangi jalan. tidak ada satu pun musuh yang berhasil melewatinya. “Jika ada kehidupan lain … semoga Yang Mulia memberikan belas kasihan agar aku bisa menjadi miliknya.” Malam itu, kota hancur lebur. Penduduknya tewas atau melarikan diri. Aku memanjat menara tertinggi di istana. Dan aku melompat. Saat aku membuka mata kembali, hal pertama yang aku lakukan adalah menemui raja. “Kerajaan-kerajaan di utara membutuhkan pengantin dari keluarga kerajaan,” kata aku. “Aku yang akan pergi.” Dalam kehidupan ini, akulah yang akan melewati perbatasan. Di kehidupan sebelumnya, ia mati dengan keyakinan bahwa ia telah mengecewakan wanita itu. Kali ini, aku tidak akan membiarkan penyesalan itu terulang kembali. Aku akan menerima perkawinan yang seharusnya ditujukan untuk wanita itu. Aku akan mengenakan mahkota yang seharusnya mengasingkannya. Aku pun akan menjalani masa depan yang seharusnya tidak wanita itu tanggung. Biarkan cintaku tinggal di sini. Biarkan ia melindungi wanita itu. Biarkan ia menjalani hidupnya dengan keyakinan bahwa, pada akhirnya, ia telah menepati janjinya.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai hujan pagi
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Sang Langit

Jerat Cinta Sang Langit

Saat tangannya makin maju mendadak ketegangan Bumi membuatnya menghentikan semua. Kalungan tangan Bumi di leher Langit melemah. Lalu turun. Keduanya bertatapan dalam kesenyapan. Hanya derasnya hujan yang terdengar makin menggila di luar sana. “Kenapa?” tanya Langit parau. Sumpah, ia tak suka dihentikan dalam keadaan seperti ini. “Kau tak suka?” tanya Langit kaku. Semakin erat memeluk pinggang Bumi dengan kedua tangan. Betapa tak enaknya dihentikan dalam keadaan ia sudah hampir memuncak. Namun, ia tahu ini tak baik. Ia terlalu liar untuk Bumi. Sinar mata Bumi seperti menghukumnya, masih saja ada kebencian di sana. “Kenapa kamu Bumi?” “A..., aku,” wajah Bumi menunduk. Ia tak mampu menolak sentuhan Langit. Hanya saja, bagaimanapun ia tahu tubuhnya menginginknanya. Setelah banyak hal yang dilaluinya menyakitkan beberapa bulan terakhir ini. Sangat menyakitkan dan membuatnya tak berani berharap lebih pada siapapun. Kedua tangan lentik itu menutup muka, membuat Langit bingung. Dibukanya tangan Bumi, mengangkat wajah gadis itu dan memaksanya untuk menatap mata elang miliknya. Di sudut mata, telah tergenang air yang siap tumpah. Bumi menahannya sekuat tenaga. “Hei,” digoncangkannya tubuh Bumi. Helaan nafas berat Bumi membuat Langit meneliti setiap lekuk wajah oval itu. “Kau kenapa?” Bumi hanya menggeleng. “Tak suka? Kau marah?” tanya Langit beruntun. Ia tak mau hanya karena perlakuannya Bumi menjadi dingin kembali dan malah membencinya. Hening. “Kita...,” kata Bumi tidak lanjut. “Iya, kita nggak ada komitmen apapun.” Langit menyadari itu. “A... aku....” “Kenapa?” “Aku nggak bisa,” kalimat Bumi bergetar. @@@ Dikhianati dan terpuruk membuat Langit dikirim papanya mengurus kebun bunga di desa. Tanpa sengaja bertemu Bumi, cewek dingin, cuek dan jutek yang ditemuinya di sana. Meski menyebalkan, Langit penasaran dengan gadis manis nan eksotis tersebut. Ada benci yang jelas-jelas diperlihatkan Bumi untuk Langit. Langit tak pernah tahu misteri apa yang membuat Bumi begitu membencinya. Siapa Bumi? Walau benci, kenapa terjadi keintiman di antara keduanya?
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 534 kali sebagai hujan pagi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
232425262728
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status