Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bride Wars: Battling His 18 Lovers for the Ring

Bride Wars: Battling His 18 Lovers for the Ring

My boyfriend, Percy Gaskell, suddenly flaunts an engagement ring on the Internet. He also announces that he'll get married in two months. Everyone thinks I'm the lucky bride who will get proposed soon, including myself. Anticipation fills my heart as I start making wedding preparations. But unwittingly, I end up overhearing Percy and his friends' conversation at the doorway of a private room in a bar. "I'm seriously impressed with the method you used to select your wife, Percy. You actually gave all 19 of them different scores! Those with lower scores get kicked out, whereas those with higher scores get to ascend to the next round! In the end, you choose the best wife out of all participants! "Now, the only ones left are Maisie and your beloved mistress, Sabrina. Not only that, but you're also biased toward Sabrina, so you gave her a relatively high score. Maisie is definitely losing this time! "What if Maisie finds out that she's not the one you're marrying in the end? Will she throw a hissy fit?" Percy took a sip out of his wine glass lazily. In a flippant tone, he replied, "That will have to depend on who satisfies me the most. Let me observe them for three more days. If Maisie is still that disappointing, she shouldn't blame me for being ruthless." His friends all burst into laughter. "You're far too soft-hearted, Percy! Maisie is inferior to Sabrina, be it her figure, age, or bedroom skills! I can't believe you're still giving her a chance! "If I were you, I'd have kicked her out in the first round!" Percy just smiles in amusement. "I only wish to give her a chance because I see how pathetically low her score is. If she can't even use the final chance given to her properly, she shouldn't blame me for not marrying her." I can feel my blood turn to ice in my veins. My mind has completely gone blank. All I can hear is my heartbeat, which slowly becomes louder. With a trembling hand, I dig out my phone and text that man's number, which lies at the bottom of my contact list. "Are you up for a whirlwind marriage right now?"
Baca
Tambahkan
Pernikahan Tanpa Cinta: Terkurung di Balik Rumah Bangsawan

Pernikahan Tanpa Cinta: Terkurung di Balik Rumah Bangsawan

Ratih berusia 14 tahun saat keluarganya jatuh. Pada usia 16 tahun, dia membawa surat perjanjian nikah dan menjadi menantu keluarga terpandang, Keluarga Wibisono. Selama tiga tahun pernikahan, meskipun suaminya bersikap dingin, Ratih tetap menjalankan kewajibannya, demi menjadi seorang istri yang baik dan berbakti. Suaminya adalah pria berbakat, terhormat, elegan, dengan masa depan yang cerah. Semua orang berkata Ratih seharusnya merasa cukup, karena keluarganya sudah tidak punya sandaran lagi. Bisa menjadi anggota Keluarga Wibisono adalah keberuntungan besar baginya. Namun, pada suatu malam bersalju, saat suaminya kembali meninggalkannya demi wanita yang ada di hatinya, dia tiba-tiba tersadar ... suaminya tidak pernah mencintainya. Maka di usia 19 tahun, di hadapan tatapan penuh ejekan dari suaminya yang berkata dia pasti akan menyesal, Ratih dengan keras kepala membawa surat perceraian dan pergi seorang diri. Ratih awalnya berniat mengajak ibunya ke Jirayo setelah bercerai. Dia hendak mengelola toko sambil menjalani hidup yang tenang dan damai. Namun, pria paling terpandang dan paling dingin di kalangan bangsawan ibu kota, sang genius yang berstatus tinggi dan tak tersentuh itu, tiba-tiba mengatakan ingin menikahinya. Wisnu bagaikan bulan terang yang tinggi dan tak tergapai di malam yang dingin. Dia terlahir mulia, berkuasa, dikenal dingin, tanpa perasaan, dan sulit didekati. Dia berkata kepada Ratih, "Kamu boleh mempertimbangkan selama dua hari, apakah bersedia menikah denganku atau nggak." Di dalam hatinya, dia sudah menyiapkan kalimat berikutnya. 'Kalau kamu nggak bersedia, aku akan terus menunggumu.' Ratih tidak tahu bahwa Wisnu yang tidak ada bedanya dengan bongkahan es abadi itu, sejak masa kecil saat pertama kali merasakan cinta, sudah jatuh hati padanya. Di balik sikapnya yang dingin dan menjaga jarak, tersembunyi pengekangan diri dan cinta yang dalam, bahkan hasrat untuk memiliki Ratih pun dia sembunyikan dengan sangat baik.
Zaman Kuno
203 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
242526272829
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status