Harem milik Suamiku
Untung saja, gigi miliknya cakep.
Nina menjulurkan tangan ke arah meja nakas untuk meraih selembar kertas. "Hair spa. Ratus wangi. Perawatan buah dada."
Marigold menggaruk rambutnya yang acak-acakan. "Hair spa, aku paham. Perawatan buah dada sedikit banyak aku paham, tapi lebih banyak tidak mengerti. Hanya satu yang diriku tak paham, ratus wangi. Apa itu?"