Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dikhianati Tunangan, Dimanja Presdir Miliarder

Dikhianati Tunangan, Dimanja Presdir Miliarder

Dia akhirnya tak bisa menahan diri untuk bertanya, "Kamu pakai krim perawatan apa?" "Kamu nggak bisa lihat sendiri?" Milla mengoles krim perawatannya, lalu berdiri dan bersiap untuk pergi. Grace terus bertanya, "Apa itu?" Di meja rias Milla, selain beberapa merek yang sudah dikenali Grace, ada juga sebotol cairan bening tanpa label. Cairan di dalamnya tampak lebih mewah daripada serum emas atau kaviar premium.
10121.5K viewsCompletedAdded to Library 4.7K Times as milady
Read
+Library
SUSAN

SUSAN

Hanya orang gila yang memandangi foto wanita di kamar mandi bersama puluhan botol obat penenang. Ternyata juga ada tulisan tangan di balik foto tersebut. [You're mine!] Sidney pun segera membandingkannya dengan pesan yang di terimanya hari ini dan yakin jika tulisan tersebut memang ditulis oleh orang yang sama. "Berengsek! " maki Sidney sambil menendang laci yang masih tergeletak di depannya hingga terpental dan ringsek. Bagaimanapun caranya Sidney harus menemuka pria gila itu!
1070.7K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as milady
Read
+Library
ELLIA

ELLIA

Anonim.inaalaiaeljelmaan
Melihat semua kaca, dan semua benda di ruangan itu sudah bersih dari debu, Ellia mengusap keringat di keningnya seraya menghela nafas panjang. Tiba-tiba Ellia dikejutkan lagi dengan suara seseorang memanggil nama dirinya dari arah belakangnya. Dengan jantung berdebar Ellia menoleh ke asal suara. Ternyata Mrs. Vaeolin berdiri memandang dirinya dengan mukanya yang khas, tanpa senyum, galak seperti singa. “Ellia siapa yang mengijinkanmu masuk ke ruangan ini!”
4.1K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as milady
Read
+Library
Dia Milikku

Dia Milikku

ucap perias itu kepada Ibunya Sinta. "Iya karena dia memang anak rumahan dan tidak pernah keluar jarang banget keluar dan Sinta orangnya itu tidak pernah make up jadinya sekali make up dia cantik banget pasti," ucap Ibunya Sinta kepada sang perias. "Iya Bu kalau memang wanita yang jarang make up itu biasanya kalau sekali di make-up jadi pangkling orang melihat dia, wajahnya jadi berubah seperti putri hehe begiti sih Bu biasanya," ucap Perias kepada Ibunya itu.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as milady
Read
+Library
The Mistress

The Mistress

Bagian I "Maaf, Resila. Saya sudah nggak bisa memperkerjakan orang yang nggak disiplin seperti kamu," ucap seorang wanita dewasa dengan pakaian mahalnya. Rheshylla menatap sang atasan penuh kesedihan, "Saya mohon maaf, Mbak Astrid. Saya janji nggak akan terlambat lagi. Saya akan berangkat pagi dan—"
2.2K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as milady
Read
+Library
The Mistress

The Mistress

ucap Selvia dengan tersenyum licik. Dengan dibalut handuk yang memperlihatkan kaki jenjangnya ia menuju kamar mandi. Ia ingin berendam ditemani cahaya lilin aromaterapi yang membangkitkan semangatnya. Ia pun masuk ke dalam bathtub yang sudah ia berikan assential oil rose dan kelopak bunga mawar. "Aku harus menikmati waktuku berendam sendirian di sini, sayangnya ga ada Mas Andre. Aku dan Mas Andre belum pernah bercinta sambil berendam."
8.714.5K viewsCompletedAdded to Library 565 Times as milady
Read
+Library
Alisya

Alisya

Aiys bangkit dan kembali menyusun buku yang akan Aiys pindahkan. Saat buku keempat sudah ditangan. Seketika fokus bidikan mata Aiys pada buku bersampul coklat, dihiasi bunga dan dedaunan yang sudah kering. Bunga mawar dan melati mendominasi, sudut kanan bagian bawah terdapat bunga mawar, dan sudut kiri bagian atas terdapat bunga melati dihubungkan dengan dedaunan;tulang dedaunan. Kenangan Kota Biru
3.4K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as milady
Read
+Library
Vivian

Vivian

desak Vivian mengibas kain penutup tubuhnya hendak memijaki lantai beralas ubin. "Tenanglah! Mereka akan mengantarmu besok ke tempat hewan langka itu. Kau harus menyiapkan diri. Pulihlah dulu, Nak!" Jemari wanita perawat itu menahan pundak Vivian dan membaringkannya. "Bintang berbulu milikmu masih baik-baik saja. Percayalah," imbuhnya mengusap wajah dan rambut Vivian. "Mengapa aku harus percaya padamu? Kau bagian dari istana ini, bukan?" Vivian yakin, ia berada di sekitar istana saat melihat pakaian pengawal dan perawat bermotif sama.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as milady
Read
+Library
Eleanor

Eleanor

Sungguh Elena tak nyaman. Alva berjalan memasuki ruang rias sang model perempuan. Ia Pun terperangah melihat penampilan Elena. Elena sedang bercermin, menunggu aksesoris yang sedang dipasangkan pada sebagian rambutnya yang dikepang berbentuk bunga mawar. Alva semakin terperangah melihat punggung wanita itu yang terekspos jelas. Kaki Alva begitu saja melangkah mendekati Elena. Keterkejutan Elena yang tiba-tiba melihat Alva yang berjalan di belakangnya membuatnya langsung berbalik. "Kamu lagi apa?" tanya Elena.
108.3K viewsCompletedAdded to Library 280 Times as milady
Read
+Library
FEMININ

FEMININ

Membuat kelimpungan seluruh pegawainya. "Hoaaammmm" Femi terbangun tidurnya, melonjak kaget. Setelah sadar bawah dirinya telah di depan meja rias di dandani oleh pelayan dan para Makeup Terkenal di dunia. Make up yang tidak terlalu mencolok ataupun menor, dengan lipstik nude dan blush peach. Terlebih pakaiannya sudah berganti jadi Gaun pernikahan. "Apa? kenapa saya bisa ada disini? Tolong saya" teriak Femi yang berusaha ingin kabur, namun kedua tangan dan kakinya di pegang oleh 5 pelayan Jee
4.8K viewsOngoingAdded to Library 169 Times as milady
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status