Tajamnya Lidah Istri
“Besok mau tanding? Terus sekarang latihan tanpa istirahat juga tidak bisa dibenarkan Fan, kalian bisa kecape’an. Latihan harus dilakukan jauh-jauh hari.”
“Benar Pa, tidak diporsir kok, hanya pemantapan saja.”
Setelah itu, Fando melirik kepada Sari.
“Mama kayak habis menangis ya,” tanya Fando tiba-tiba menelisik mata sang ibunda.
“Tidak sayang, Mama hanya kelilipan saja. Adekmu mana? Kalian tidak pulang bareng.”
“Ada, tadi langsung masuk kamar. Tadi Luna cemberut terus, bawaannya kesal setengah mati.”
Hot Chapters