Setipis Benang Sutera
Ada lagi yang bisa saya bantu, Pak?" tanya Lidiya membuat Lio tersadar.
"Oh, nggak ada. Terima kasih ya," jawab Lio
"Baik, kalau begitu saya permisi, Pak."
"Silakan."
Lio menghela nafasnya sesaat setelah Lidiya berlalu. Pikirannya berkelana mencerna ucapan Lidiya,
"Lia, beri saya kesempatan sekali lagi, akan saya buat kamu menjadi wanita paling bahagia di dunia ini," gumamnya dalam hati.
Hot Chapters