Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pembalasan Dewa Perang

Pembalasan Dewa Perang

Kali ini pun, bukan tak mungkin, laki-laki tua itu akan membela Rio dan memudahkan jalan bagi cucu kesayangannya itu. "Sudah! Jangan buat malu lagi! Kamu ini cuma tentara. Nggak mungkin bisa bantu Mona! Apalagi pakai jaminan! Jangan buat kami kehilangan muka lagi!" Lidia mendekat dan berbisik dengan nada sarkas. Dia sangat muak dengan yang Ansel katakan.
1029.7K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as orang lidi sad
Read
+Library
Sandiwara Pernikahan Sang CEO

Sandiwara Pernikahan Sang CEO

Pria itu bertanya dengan wajah bingung. "Ha ho ha ho! Kau lupa, bagaimana kau memberikan pernyataan bahwa tidak ada sentuhan fisik meskipun kita menikah!" seru Lidya mengingatkan pria itu ditanya kali ini. Tapi pria itu justru tertawa terbahak-bahak, menggelengkan kepala sambil menipis-ngibaskan tangannya seperti ada yang lucu. Dan yang membuat Lidya bingung serta kesal adalah, tawa Ardiansyah seperti sedang mengejeknya karena menganggap saya seperti badut atau sesuatu yang perlu ditertawakan.
104.0K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as orang lidi sad
Read
+Library
Dalam Pernikahan Tanpa Nafkah

Dalam Pernikahan Tanpa Nafkah

Lama-lama aku pun mulai terbuka dan sedikit demi sedikit bergaul dengannya. Lidia menurutku seseorang yang menyenangkan. Orangnya simple, apa adanya dan tidak kepo. Dia juga sangat lembut sehingga membuat Qia betah bersamanya. Aku jadi sering titip kalau mau mandi atau melakukan aktifitas yang tidak memungkinkan sambil ngasuh Qia. Diusianya sekarang Qia memang sedang aktif-aktifnya. Apa pun yang tergapai, ia akan menariknya. Ia juga sudah bisa merangkak sampai setiap sudut rumah kontrakan dijelajahinya.
1041.9K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as orang lidi sad
Read
+Library
GANCET DENGAN ANAK ANGKAT

GANCET DENGAN ANAK ANGKAT

Lidia menoleh pada Narendra yang masih belum sadarkan diri. "Hm, eman-eman sih Mas. Aku pingin tiduran sama Mas Rendra malam ini saja. Badannya atletis dan kekar. Membayangkan jadi istrinya saja aku sudah nggak kuat," tukas Lidia nyengir. "Duh, kamu ini gimana sih kalau kamu sembrono seperti ini rencana kita bisa gagal. Ayo, sekarang bantu aku memakaikan baju dan celana Narendra!" bisik Adi.
24.0K viewsCompletedAdded to Library 624 Times as orang lidi sad
Read
+Library
Jodoh Untuk Wanita Tanpa Rahim

Jodoh Untuk Wanita Tanpa Rahim

Tentu saja Madam Onci dan pemilik Laura Club merasa dirugikan. “Apa yang kau rasakan, Sayang?” tanya wanita berumur 40 tahunan itu sembari mengelus pelan surai sebahu anak buah kesayangannya itu. Bukannya menjawab, Lidya malah memuntahkan isi perutnya. Tentu saja orang-orang yang menjenguk Lidya bergidik ngeri. “Tenanglah, dokter sedang menuju kemari. Bersabarlah!”
106.5K viewsCompletedAdded to Library 240 Times as orang lidi sad
Read
+Library
Towards You

Towards You

Jarang sekali ia merasa seperti ini, tapi entah mengapa sejak mimpi aneh tadi ia jadi merindukan mereka. Dalam foto tersebut, terlihat Lidia kecil berdiri di tengah-tengah dua orang yang sedikit membungkuk untuk menyamakan tinggi mereka. Seorang wanita dewasa cantik di samping kanannya, dan pria tampan dengan aura tegas yang menguar dari dalam dirinya di sebelah kirinya. Mereka semua tampak tertawa bahagia hingga menampakkan gigi putih rapi dengan kompak. Mata mereka semua ikut menyipit karena saking lebarnya tawa. Dengan berlatarkan pantai biru yang mempesona, menjadi nilai tambah foto tersebut.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as orang lidi sad
Read
+Library
Misteri Cinta di Lokasi KKN

Misteri Cinta di Lokasi KKN

sergahku "Bukan gak ada Lid, tepatnya b -e- l -u -m. Belum ada hubungan," kata Rani sambil mengeja kata belum. "Yah, kalau itu gak tahu, ya? Kita kan gak tahu ke depannya hidup ini mau seperti apa. Kalau aku, ikuti arus kehidupan saja. Kalau Dokter Idhar bisa membuatku jatuh cinta ya, why not?"
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 482 Times as orang lidi sad
Read
+Library
Kesempatan Kedua: Aku Tidak Mau Menikahimu Lagi!

Kesempatan Kedua: Aku Tidak Mau Menikahimu Lagi!

Matanya merah, dan ia memegang sebuah botol cairan kimia. "KAU PIKIR KAU BISA HIDUP BAHAGIA DENGAN ANAK ITU, RANI?!" Lidia menjerit, suaranya pecah seperti kaca yang dipukul. "KAU TIDAK BERHAK PUNYA APA PUN YANG TIDAK BISA KUPUNYAI!"
2.1K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as orang lidi sad
Read
+Library
DiSUKAI SILUMAN ULAR

DiSUKAI SILUMAN ULAR

Sari memandang pamannya itu dengan wajah heran. "Dia bukan cacat biasa Sari. Tubuhnya …." Pak Fudin menggelengkan kepala, kembali dia menghembuskan nafasnya yang berat. "Kenapa tak langsung bilang saja, kalau tubuhnya berwujud ular!" Bu Midah tau-tau sudah berada di ambang pintu. Persendian Sari terasa lemas mendengarnya. Saudari kembarnya bertubuh ular dan berkepala manusia. Dia membayangkan seperti apa. Yang terlintas adalah wujud manusia berkepala manusia, bertubuh ular seperti dalam film dan cerita dongeng.
9.312.5K viewsCompletedAdded to Library 401 Times as orang lidi sad
Read
+Library
Sahabat Beda Gender 《LyBi》

Sahabat Beda Gender 《LyBi》

Lelaki itu mengumpat dalam hati, entah apa yang dia jadikan opsi untuk mengumpat kali ini. "Lo jalan lama banget kayak siput." Bian mendengus kesal mendengarkan ocehan siluman betina di belakangnya. Lelaki itu menurunkan tubuh Lyshi, mencari posisi senyaman mungkin untuk mendaratkan tubuh sahabatnya. Selimut tebal yang Bian sampirkan di tubuh gadis itu tidak cukup hangat untuk melawan dingin yang merambat masuk ke dalam tubuh Lyshi.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as orang lidi sad
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status