Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terpaksa menikah dengan ayah sahabatku

Terpaksa menikah dengan ayah sahabatku

ujar Dewa dengan nada dingin, lalu melangkah mundur satu langkah untuk memastikan jarak di antara mereka terjaga. Lidia tampak menangkap sinyal risih tersebut, namun ia justru mencoba mendekat dengan senyum yang dipaksakan. "Mas, maaf banget ya, Sada bikin kamu gak nyaman. Wajar saja sih dia senang ketemu sama Mas lagi kan udah lama gak ketemu." Dewa menatap Lidia dengan tatapan datar, enggan menanggapi ocehan wanita itu.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as orang lidi sad
Read
+Library
Pria 'Shift Malam'

Pria 'Shift Malam'

Dengan tak sabaran Lydia langsung kakangi tubuh Aldi dan merem melek menikmati si pelatuk yang mulai tenggelam perlahan di dalam perabotan rimbun miliknya. Melihat kelakuan Lydia begitu, Aldi gemas sendiri, lalu tangannya bergerak dan menarik pantat Lydia. Plop…auwwww…! Lydia sampai terbelalak saat si pelatuk besar ini menerobos perabotannya yang terasa sesak di masuki milik remaja ini.
1060.6K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as orang lidi sad
Read
+Library
Sandiwara Pernikahan Sang CEO

Sandiwara Pernikahan Sang CEO

Pria itu bertanya dengan wajah bingung. "Ha ho ha ho! Kau lupa, bagaimana kau memberikan pernyataan bahwa tidak ada sentuhan fisik meskipun kita menikah!" seru Lidya mengingatkan pria itu ditanya kali ini. Tapi pria itu justru tertawa terbahak-bahak, menggelengkan kepala sambil menipis-ngibaskan tangannya seperti ada yang lucu. Dan yang membuat Lidya bingung serta kesal adalah, tawa Ardiansyah seperti sedang mengejeknya karena menganggap saya seperti badut atau sesuatu yang perlu ditertawakan.
103.8K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as orang lidi sad
Read
+Library
Bangkitnya Menantu Tertindas

Bangkitnya Menantu Tertindas

Ucap Aliando dengan santai. Ucapan yang penuh dengan rasa kepercayaaan diri tingkat dewa yang keluar dari mulut Aliando itu tak ayal membuat mereka bertiga kompak menatap ke arah Aliando lagi. Lidya tersulut emosi karena ucapan Aliando yang kurang ajar banget. Terdengar menjengkelkan pula di telinga. "Kamu!!!" Lidya berteriak dengan mata melotot, secara spontan bangkit dari duduknya, menuding muka Aliando dengan jari telunjuknya.
10104.9K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as orang lidi sad
Read
+Library
Dalam Pernikahan Tanpa Nafkah

Dalam Pernikahan Tanpa Nafkah

Lama-lama aku pun mulai terbuka dan sedikit demi sedikit bergaul dengannya. Lidia menurutku seseorang yang menyenangkan. Orangnya simple, apa adanya dan tidak kepo. Dia juga sangat lembut sehingga membuat Qia betah bersamanya. Aku jadi sering titip kalau mau mandi atau melakukan aktifitas yang tidak memungkinkan sambil ngasuh Qia. Diusianya sekarang Qia memang sedang aktif-aktifnya. Apa pun yang tergapai, ia akan menariknya. Ia juga sudah bisa merangkak sampai setiap sudut rumah kontrakan dijelajahinya.
1041.7K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as orang lidi sad
Read
+Library
Suami Dari Masa Lalu

Suami Dari Masa Lalu

"Kenapa begitu?" "Soalnya ngebet pengen tahu Mas Dion. Dia masih lajang lo, Mbak. Kalau gosip mengatakan dia gay." Keterangan Lidia membuatku bergidik ngeri. Kalau dilihat dari baju yang dikenakkannya, tubuh Dion tampak kekar berotot. Mungkinkah dia punya kelainan seperti itu? "Tapi mana tahu kalau bertemu, Mbak, Mas Dion suka. Oke, Mbak boleh ikut, nanti aku bilang suami."
101.8K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as orang lidi sad
Read
+Library
Aku Dimanfaatkan Mertua dan Suamiku

Aku Dimanfaatkan Mertua dan Suamiku

Dia punya mobil, jenis sedan keluaran baru, jadi tidak akan kehujanan walau sedang gerimis begini. “Ibu sengaja cariin yang mapan, biar kejadian seperti yang lalu tidak terulang, Kak,” bisik Lidyana di telingaku. Kami duduk berdekatan di sofa ruang tamu, aku sibuk memainkan gawai seraya mengecek pesanan dan membaca chat dari group kelas SMP dulu, sedangkan Lidyana bertugas mengusik, menemani dan menghasut agar aku tertarik dengan pria bernama Ridwan itu. “Assalamualaikum, Bu?” Benar saja, suara mendayu itu terdengar dari arah pintu depan.
9.5174.6K viewsCompletedAdded to Library 4.5K Times as orang lidi sad
Read
+Library
The Guardian of Tunlansia

The Guardian of Tunlansia

Ujarnya kesal, Sambil terus memegangi sebelah tangannya yg berdarah hebat. Disisa tenaganya ia mencoba untuk bangkit kembali, apalagi Saat ini Luricon tengah menatapnya dengan penuh kekecewaan dimatanya saat ini. Ya itu pasti karna keputusan egoisnya, dan Lidhia kembali berbicara menggunakan suara telepatinya, Ah Maafkan aku luric. Karna sepertinya aku ... tidak bisa pulang tepat waktu Kali ini. Atau mungkin tidak sama sekali ya Ah-haha?
104.1K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as orang lidi sad
Read
+Library
GANCET DENGAN ANAK ANGKAT

GANCET DENGAN ANAK ANGKAT

Lidia menoleh pada Narendra yang masih belum sadarkan diri. "Hm, eman-eman sih Mas. Aku pingin tiduran sama Mas Rendra malam ini saja. Badannya atletis dan kekar. Membayangkan jadi istrinya saja aku sudah nggak kuat," tukas Lidia nyengir. "Duh, kamu ini gimana sih kalau kamu sembrono seperti ini rencana kita bisa gagal. Ayo, sekarang bantu aku memakaikan baju dan celana Narendra!" bisik Adi.
23.7K viewsCompletedAdded to Library 617 Times as orang lidi sad
Read
+Library
Jodoh Untuk Wanita Tanpa Rahim

Jodoh Untuk Wanita Tanpa Rahim

Tentu saja Madam Onci dan pemilik Laura Club merasa dirugikan. “Apa yang kau rasakan, Sayang?” tanya wanita berumur 40 tahunan itu sembari mengelus pelan surai sebahu anak buah kesayangannya itu. Bukannya menjawab, Lidya malah memuntahkan isi perutnya. Tentu saja orang-orang yang menjenguk Lidya bergidik ngeri. “Tenanglah, dokter sedang menuju kemari. Bersabarlah!”
106.3K viewsCompletedAdded to Library 233 Times as orang lidi sad
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status