Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
I See U in the Past

I See U in the Past

Dian Dipa Pratiwi
Ailisha memutuskan untuk kembali mengikuti audisi bintang Kpop yang sedang diselenggarakan oleh beberapa agensi besar di sana. Sudah cukup lama ia tak kembali berkompetisi seperti itu. Terakhir kali Ailisha mengikuti audisi adalah ketika dirinya masih duduk di kelas 2 SMA, sementara saat ini statusnya sudah menjadi mahasiswa seni musik di salah satu kampus swasta yang ada di Indonesia. Itu sudah lama sekali sejak ia mencoba peruntungannya yang terakhir. Sudah bisa ditebak jika gadis itu tak pernah lolos audisi sama sekali. Karena kalian masih bisa mendapatinya di Indonesia. Tanpa sengaja Ailisha mendengar kabar jika ada agensi baru yang namanya sudah cukup popular saat ini. Rumor mengatakan jika agensi itu milik dari seorang pria non Korea. Meski baru berdiri, agensi ini sudah cukup kuat untuk menyaingi agensi besar lainnya yang tak kalah hebat. Sampai saat ini belum ada satupun media yang merilis profil pemilik serta pengelola agensi tersebut. Ailisha berusaha untuk memberanikan dirinya sendiri. Pada akhirnya ia kembali mencoba peruntungannya di agensi lain. SAN Entertainment adalah salah satu dari sekian banyak agensi yang coba ia lamar. Kali ini dewi fortuna sedang berpihak kepadanya dan membiarkannya lolos hingga ke tahap akhir. Awalnya ia sempat keliru, karena sejauh yang ia ingat sampai saat ini adalah dirinya melamar posisi penari. Namun pada saat proses wawancara berlangsung, kotak keterangan yang berada di formulir menunjukkan jika dirinya terpilih sebagai seorang penulis lirik. Rasa kecewa wajar timbul pada saat itu, namun tak berlangsung lama karena Ailisha adalah tipe orang yang cepat melupakan. Ia memilih untuk tak ambil pusing soal hal itu. Yang terpenting baginya saat ini adalah karirnya. Hingga dirinya terjebak pada satu situasi yang tak pernah bisa ia lupakan sedetikpun kejadiannya. Semua rasa penasarannya saat ini terjawab sudah tanpa sengaja. Pusaran waktu membawanya kembali pada pria itu. Tak ada yang pernah menduga jika hal ini akan terjadi.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai popular quotes
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12

Pertanyaan yang Sering Diajukan

I've noticed a weird thing about quotes online — sometimes a line just sticks and people run with it, even if it's not from the book's most pivotal scene. It's less about literary merit and more about how easily it fits a mood board or a TikTok stitch. The line 'We accept the love we think we deserve' from 'The Perks of Being a Wallflower' is everywhere, but honestly, I've seen more debates start from misattributions or people arguing over the context than from the quote itself. It creates this weird friction that actually keeps threads alive for ages.

That friction is kind of the secret engine. Someone posts a romantic quote from a morally grey character, and then five replies deep you've got a full-blown ethical debate about the character's actions. The quote is just the spark; the engagement comes from the community's need to define, defend, or dismantle the sentiment behind it. It's low-effort to share, but high-reward for discussion because everyone brings their own interpretation and emotional baggage to it.

My personal pet peeve is when a quote gets so overshared it loses all meaning and just becomes aesthetic wallpaper. But even that has a function — it signals in-group membership. Using the right 'viral' quote is like a shibboleth that shows you're part of the current bookish conversation, which in itself drives engagement as people flock to recognizable content.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status