Bara Dendam Sagara
Ia seharusnya tahu.
"Wira, bantu angkat muatannya!" perintah Sekar, suaranya tegas dan tidak memberi ruang tawar. "Yang lain, jangan sampai ada yang berhenti! Jaga jarak dan jaga langkah!"
Wira segera bergerak ke sisi Sagara, mengambil alih satu peti tanpa banyak bicara. Sagara tidak menolak, meski tatapannya mengisyaratkan keengganan yang ia tanggung sendiri. Barisan bergerak lagi, lebih cepat dari sebelumnya. Kabut semakin tebal mengelilingi mereka, mengubah pepohonan menjadi siluet abu-abu yang hampir tidak bisa dibedakan satu sama lain.
Hot Chapters