Wanita Bercadar Itu, Istriku
Apalagi ketika Umi Salamah, Istri Ustadz Hakim kembali muncul diikuti seorang wanita bercadar di belakangnya.
"Perkenalkan, ini Humaira. Putri angkat kami."
Gadis bernama Humaira menganggukkan kepala ke arah kami. Untuk sesaat, aku terpaku ketika netra ini beradu tatap dengannya. Bola mata itu ... sangat persis dengan milik seseorang yang selama ini aku rindukan.
Tak sadar, mulut ini menggumamkan namanya.
"Khanza."