Biblioteca
Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
Terjerat Pesona Papa Temanku

Terjerat Pesona Papa Temanku

“Kamu boleh benci Mama, tapi jangan bentak Papa kamu. Papa kamu sakit! Jangan bikin dia tambah drop.” Yara tertawa kecil, getir. Senyum yang muncul bukan senyum bahagia—tapi senyum orang yang sudah terlalu sering menelan pahit. “Aktris hebat,” gumamnya pelan. “Kalau di depan Papa, Tante ini bisa jadi Dewi Penyelamat.” Ia menoleh ke arah ranjang, matanya berkaca-kaca namun penuh tekad.
1018.7K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 747 veces como bima temanku yang imut
Leer
+Biblioteca
Teman Ranjang

Teman Ranjang

Di mata semua orang, Gantari Kirana memiliki segalanya bersama Raditya Sadewa. Namun, Radit menuntut kendali penuh atas tubuh dan pikiran Riri dengan dalih komitmen menuju pernikahan. Ia tidak bisamenolak kekasihnya itu karena doktrin kuat dari sang Ibu. Hingga pada suatu saat, Riri berakhir di ranjang yang sama dengan sahabatnya, Kamandanu Bratajaya yang memberinya kenikmatan dan membuatnya merasa lebih hidup. Akankah dia melanjutkan komitmennya dengan Radit yang telah mengantongi restu Ibu? Atau akan berlari ke Danu yang menawarkan hal-hal yang tidak mampu Radit berikan?
336 vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 11 veces como bima temanku yang imut
Leer
+Biblioteca
BERTEMU RINDU

BERTEMU RINDU

Iya_Angelya
kata Ibu disela-sela makan kami. “ Loh, bakso bisa menambah imun endrofin dalam tubuh kita loh, Bu. Dan bisa menyebabkan perasaan bahagia,” jawabku asal, Ibu hanya tertawa melihat tingkahku. “Kita harus selalu bahagia, Bu. Walau kehidupan ini kejam tapi kita harus selalu bahagia. Itu salah satu cara hidup sehat yang sangat murah, kan?” lanjutku menatap Ibu dengan dalam.
102.8K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 96 veces como bima temanku yang imut
Leer
+Biblioteca
Mimpi Tentangmu

Mimpi Tentangmu

shunkin
"Terima kasih, Bibi Wu Xing. Oh iya, apa bibi benar-benar tidak mau ikut? Aku akan kesepian di sana tanpa bibi." Wu Xing hanya tersenyum kecil. "Tapi, saya tidak pantas berada di sana. Lagipula, pangeran pasti sudah menyiapkan banyak pelayan untuk Anda." Xin Yuan terlihat cemberut, membuat Wu Xing tertawa. "Wajah Anda tidak boleh begitu ketika bertemu pangeran."
103.2K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 114 veces como bima temanku yang imut
Leer
+Biblioteca
Masa Iddah yang Ternoda

Masa Iddah yang Ternoda

Cantik. "Kamu ini bisa aja. Mana ada bos naksir karyawan. Itu cuma cerita di film," jawab Annisa. "Kamu emang gak cantik kayak artis. Tapi laki-laki biasanya ngerasa nyaman kalau dekat kamu. Aku aja dulu susah mau deketin," jelas Bima. "Masa'?" tanya Annisa dengan wajah merona. "Iya tapi akhirnya dapat juga," lanjut Bima saat mencubit pipi istrinya gemas.
1063.7K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 2.0K veces como bima temanku yang imut
Leer
+Biblioteca
Suamiku Simpanan Tante-tante

Suamiku Simpanan Tante-tante

Suamiku Simpanan Tante-tante 17 Royal "Kamu jangan berpikir yang macam-macam ya tentang aku, Mbak. Meski penampilan aku seperti ini, dan kadang aku bersikap manja pada laki-laki. Tetapi percayalah aku ini bukan Tante-tante kesepian seperti yang ada di layar kaca itu. Aku masih memiliki hati nurani untuk tak melakukan perbuatan yang menjijikkan itu. Banyak cara lain untuk menghapus kesepian tanpa berbuat yang tidak benar."
1023.5K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 539 veces como bima temanku yang imut
Leer
+Biblioteca
Seorang Anak yang Mirip Denganmu

Seorang Anak yang Mirip Denganmu

jawab Mita, diikuti tawa kecil dari Della. “Dia… siapa?” Devita bertanya, terlihat bingung. “Kamu akan tahu.” Mita tersenyum sebelum bersandar ke telinga Devita. “Dia adalah makhluk terpanas di gedung ini. Dan pastikan kamu menahan celana dalammu di tempatnya atau celana dalammu akan jatuh ke lantai saat ayah kita masuk ke dalam ruangan.” Gina mendengus, “Huh. Tunggu sampai kamu berbicara dengannya, celana dalammu akan naik dengan sendirinya, dalam sekejap mata.”
1.3K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 49 veces como bima temanku yang imut
Leer
+Biblioteca
Menantu Buruk Rupa Idaman Oma

Menantu Buruk Rupa Idaman Oma

Atma Anatyagadis idaman
Oma Sean | Nak maafkan Oma tak bisa ikut menjemput. | Oma telah menyuruh menantu agar menjemput. Theresia mengigit bibir tebalnya erat-erat sekaligus meneguk ludah kasar. Rasa cemas hinggap membuat Theresia ketakutan. "Anak babi cepatlah! Apakah kau kira tak lelah berdiri?! Jangan susahkan saya karena tak membawa tali tambang!" "Cepat, Nyonya dan Tuan menunggu!"
1.6K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 37 veces como bima temanku yang imut
Leer
+Biblioteca
Gelap Itu Membuatku Salah Pilih Pintu

Gelap Itu Membuatku Salah Pilih Pintu

Aku terkejut dan segera berkata, "Bima... jangan... tidak bisa... aku... aku adalah Tantemu!" "Haha, kenapa harus takut? Suamimu tidak ada malam ini. Jika kamu tidak membicarakannya dan aku juga tidak, kita anggap saja ini hanya mimpi, gimana?" Mimpi? Aku akui, ada sedikit rasa tertarik dalam hatiku. Di satu sisi, aku benar-benar kesepian dan sangat membutuhkan pemuda muda dan gagah seperti Bima untuk menghibur tubuhku yang hampa.
4.3K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 150 veces como bima temanku yang imut
Leer
+Biblioteca
Teman Tapi Panas

Teman Tapi Panas

"Trifandi Dewangga! Kalau kamu nggak pulang, Ibu bakal nyuruh ayahmu buat bikin perusahaan cuci-cuci kamu itu bangkrut." Suara itu melengking dari speaker ponsel yang diangkat sembarangan oleh Raka—teman sekamarnya—dan kini menggema di seluruh apartemen kecil mereka di Jakarta. "Nyokap lu megang saham BUMN, apa gimana sih? Kok kayak nuklir hidup gitu," gumam Raka sambil menyerahkan ponsel ke Andi yang masih tengkurap di balik selimut.
103.5K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 105 veces como bima temanku yang imut
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
123456
...
10
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status