Kira-kira lima tahun lalu, aku mulai tertarik dengan dunia kerajinan tangan setelah melihat karya-karya indah di sebuah pameran lokal. Salah satu kriya yang selalu menarik perhatianku adalah batik tulis. Proses pembuatannya yang rumit dan penuh kesabaran benar-benar memukau. Aku ingat betapa terpesonanya melihat para pengrajin menggambar pola dengan canting di atas kain mori, lalu mencelupkannya berulang kali untuk mendapatkan warna yang sempurna. Batik bukan sekadar kain, tapi cerita yang tertuang dalam setiap goresan lilin.
Selain batik, wayang kulit juga jadi favoritku. Awalnya aku hanya suka menonton pertunjukannya, tapi setelah tahu proses pembuatannya, respect-ku langsung naik berlipat. Mulai dari memilih kulit kambing yang tepat, mengukirnya dengan detail rumit, sampai pengecatan akhir yang membutuhkan ketelitian tinggi. Kriya-kriya tradisional seperti ini menurutku adalah harta karun budaya yang harus terus dilestarikan.