author-banner
Redezilzie
Author

Novel-novel oleh Redezilzie

Sampai Kau Ingat Aku

Sampai Kau Ingat Aku

Enam tahun lalu, Azalea Rosela Adhyasa (Zea) ditinggalkan. Arkan Elvano Akmal, lelaki yang berlutut melamarnya di tepi pantai, menghilang tanpa kabar, membawa serta semua janji masa depan. Zea berjuang keras untuk bangkit, memilih karier sebagai perisai dari hati yang hancur. Tepat saat ia merasa sudah menemukan 'closure' dan ketenangan, Arkan kembali. Dia muncul sebagai klien utamanya: lebih matang, lebih mapan, dan... sama sekali tidak mengenalinya. Arkan, yang kini ditemani tunangan yang posesif, memperlakukan Zea hanya sebagai eksekutif pemasaran profesional. Sementara Zea berusaha keras menolak tarikan masa lalu demi kariernya, tunangan Arkan, Naya, mulai melihat ancaman. Sebuah pesan singkat dari Zea, yang hanya tersimpan sebagai 'Z' dengan emotikon hati putih di ponsel Arkan, membuat Naya menyadari, bahwa ingatan Arkan mungkin tidak 'hilang' sepenuhnya, hanya tertidur. Mampukah Zea melepaskan cintanya yang kembali datang tanpa membawa ingatan? Atau haruskah ia berdiri di sana, menunggu lelaki yang ia cintai untuk mengingatnya kembali di tengah permainan Naya yang semakin intens?
Baca
Chapter: BAB 13 - Cinnamon Queen
BAB 13Arkan berdiri mematung sejenak, membiarkan matanya menyapu seluruh penjuru kafe miliknya.Rasa lega yang hangat perlahan merayap, menyelimuti dadanya. Semua kerja keras selama berbulan-bulan, tahun-tahun panjang yang ia habiskan dengan tumpukan sketsa dan mimpi yang berjejalan di kepala, kini berdiri nyata di hadapannya. Kayu-kayu yang ia pilih sendiri, pencahayaan yang ia atur presisinya, hingga aroma cat dan furnitur baru; semuanya terasa hidup. Kafe ini bukan lagi sekadar proyek arsitektur, melainkan perpanjangan dari jiwanya.Dan malam ini, untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Arkan ingin bernapas tanpa beban.Ia menginginkan sebuah perayaan kecil. Bukan pesta besar. Bukan keramaian. Hanya ruang untuk menenangkan diri. Dan tanpa perlu berpikir lama, ia tahu ke mana harus pergi.Setengah jam kemudian Arkan sudah melangkah memasuki tempat yang ditujunya. Matanya memandang berkeliling, mencari-cari penuh harap.
Terakhir Diperbarui: 2026-01-10
Chapter: BAB 12 - Lelaki dan Bara
BAB 12Aroma kayu manis yang hangat segera menyergap indra penciuman begitu pintu kafe terbuka. Di salah satu sudut favorit mereka, Zea sedang tenggelam dalam dunianya sendiri. Ia baru saja menyuap sesendok kecil menu andalan kafe Nadya malam itu.Malam ini, tiga sahabat itu kembali berkumpul di tempat nongkrong andalan mereka, kafe kecil bernuansa hangat romantis, yang selalu berhasil menjadi pelarian paling nyaman, sebuah rumah kedua yang meredam bisingnya kota di luar sana.Menu primadona malam ini adalah Apple Cinnamon Pie.Kue pie dengan pinggiran yang rapuh dan buttery, Di dalamnya, potongan apel yang terkaramelisasi dengan sempurna menyembul malu-malu, menebarkan wangi rempah yang menenangkan. Begitu suapan itu mendarat di lidah, perpaduan rasa asam-manis apel dan renyahnya adonan menyatu sempurna. Sederhana tapi nendang! Apalagi saat diselingi sesapan kopi hitam yang pahitnya menyeimbangkan rasa.
Terakhir Diperbarui: 2026-01-09
Chapter: BAB 11 - Batas Yang Hancur
BAB 11 - Batas Yang Hancur Zea hampir tersedak mendengar ucapan lelaki di hadapannya.Ia memang paham sepenuhnya maksud dari perkataan Arkan, tapi mendengarnya secara langsung, dengan nada setenang itu, tetap saja membuat dadanya berdebar keras.Zea berdehem pelan, lalu menyedot es teh lecinya, memberi dirinya waktu untuk bernapas.“Aku paham, Mas,” ujarnya akhirnya. “Coba Mas omongin aja sama Mbak Riyanti. Dia penanggung jawab proyek ini sekarang.”Arkan mengangguk, tapi sorot matanya belum sepenuhnya menerima. “Pasti. Sejauh ini aku suka sama cara kerja kamu. Kamu detail.”Zea membalas dengan anggukan kecil.“Zea…,” panggil Arkan lagi, kali ini dengan nada yang jauh lebih lembut.Zea menggigit bibirnya. Kenapa lelaki ini harus mengucapkan namanya seperti itu?“Apa semua klienmu cuma kamu anggap klien?” tanya Arkan tiba-tiba.Zea tertegun. “M-maksudnya, Mas?”“Apa ngga
Terakhir Diperbarui: 2026-01-08
Chapter: BAB 10 - Diputuskan, Dicari
BAB 10 - Diputuskan, DicariPagi itu kantor berjalan seperti biasa. Seperti biasa juga Zea menghabiskan awal harinya dengan membaca email, dan menyusun ulang jadwal meeting, memastikan tak ada yang terlewat.Sesekali terdengar candaan ringan rekan-rekan satu timnya menambah semarak suasana, membuat Zea ikut mengembangkan senyum kecil. Ia sudah berencana untuk membuat kopi pertamanya, sebelum sebuah suara memanggil namanya. “Zea!” Zea menoleh, “Kak Riyanti?!!” Gadis itu terperangah. Wanita itu seharusnya berada di Pulau B.“Ruang meeting, sekarang ya.” Kata Riyanti setengah berseru.Semua orang memandang Zea penuh tanda tanya. Zea meneguk ludahnya. Cemas mulai menjalari dadanya. Sementara badannya bergerak mengambil ponsel dan tablet, kepalanya mulai menerka-nerka alasan kemunculan ketua timnya itu.Ruang meeting kecil itu terasa hening ketika pintu ditutup. Riyanti yang sedang be
Terakhir Diperbarui: 2026-01-07
Chapter: BAB 9 - Jenderal Perang Dingin
BAB 9 Seperti ada yang menekan mode tempur di tengkuk Naya. Meski sempat bergetar sejenak, saat melihat kebersamaan kekasihnya dengan perempuan lain di kafe yang kosong, ia memutuskan untuk bersikap tak acuh dan melanjutkan langkahnya dengan mantap. Dilepasnya kacamata hitam mahalnya. Matanya tajam menatap lurus ke arah dua orang di dekat meja bar. Menganalisa. Arkan menelan ludahnya. Malam itu, malam setelah ia mengantar Zea pulang, ia dengan sengaja mengganti nama Zea di ponselnya dengan inisial Z. Dan menambah emotikon hati berwarna putih di sana. Kenapa? Naya juga menanyakan hal yang sama. Dan ia tak bisa memberi jawaban pasti. Mungkin karena panggilan pendek Zea itu Ze? Ia sungguh tak tahu. Tapi satu yang pasti, kekecewaan di mata Naya menamparnya lebih dari apapun. “Pagiii.” Naya menyapa riang, “Pagi Sayang, aku bawain sarapan buat kamu. Kelar ini kita makan bareng ya. Cium deh.” Ujar Naya. Langkah pertamanya untuk menjelaskan batas dengan gamblang. Dari tem
Terakhir Diperbarui: 2026-01-06
Chapter: BAB 8 - Ingat Tapi Tak Ingat
Wajah dan suara lembut itu muncul di beranda media sosialnya. Membuat Arkan terpaku sesaat. Jarinyanya berhenti di udara, tepat sebelum layar kembali ia geser. Ada sesuatu yang berdenyut pelan di dadanya. Suara itu terdengar sangat familiar.Hanya video biasa. Gadis itu berdiri di atas panggung kecil, diiringi band sederhana. Wajahnya tampak bercahaya di bawah sorot lampu.Ada sesuatu yang familiar pada gadis itu. Sesuatu yang terasa… dekat. Zea mengenakan busana kasual dengan hijab sederhana yang membingkai wajahnya. Sesekali matanya menatap kamera, tatapan teduh yang membuat jantung Arkan berdetak lebih cepat tanpa alasan yang jelas.Aneh, Arkan jadi terus bertanya-tanya, terus-menerus merasa yakin bahwa mereka pernah kenal sebelumnya.Tapi entah di mana dan kapan. Sejak kecelakaan itu, ia memang melupakan beberapa hal. Pikiran ini membuatnya tercenung sejenak.Lalu suara itu mengalun.Lembut, jujur, tanpa u
Terakhir Diperbarui: 2026-01-05
Anda juga akan menyukai
Istri Gelap Tuan Arrogant
Istri Gelap Tuan Arrogant
Romansa · Ipak Munthe
4.1M Dibaca
Selamat Malam, Tuan Ares
Selamat Malam, Tuan Ares
Romansa · Yan an
3.0M Dibaca
Istri Lima Belas Ribu
Istri Lima Belas Ribu
Romansa · Nay Azzikra
2.7M Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status