Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ARTUR

ARTUR

Tehnik pedang bayangan hantu adalah salah satu tehnik dengan tingkat kesulitan tinggi hanya sebagian orang dapat menguasainya dan salah satunya adalah tuan Arfen. "lumayan kau belajar dengan cepat" kata tuan Arfen dengan tersenyum puas melihat perkembangan muridnya. .
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai Pintar
Baca
+Pustaka
PENYESALAN

PENYESALAN

Hasbi pun tertawa sembari menjapit hidung mancung sang istri. *** "Pakeeet ..." teriak suara dari luar. Andin melihatnya lebih dulu, seorang kurir tengah berdiri di depan pintu. Wanita itu membuka pintu, dia tengah perawatan wajah agar tampak terawat dan glowing. "Ya, dari siapa Mas?" tanya Andin. "Di sini tertulis dari pengagum rahasia, Mbak." Andin langsung meraih paket itu. "Makasih ya."
9.7228.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.7K kali sebagai Pintar
Baca
+Pustaka
Purnama

Purnama

Pintu rumah diketuk, Purnama tahu siapa yang datang karena beliau hampir tiap pagi datang ke rumah. "Masuk, Pih." Pria paruh baya dengan rambut yang telah memutih berdiri di depan Purnama. Begitu pintu dibuka ia masuk ke dalam. Ucapan Purnama yang mempersilakannya masuk hanya basa basi semata karena tanpa dipersilakan pun beliau akan masuk. "Udah bikin sarapan?" Martoyo, sang bapak mertua bertanya sambil melihat ke arah meja makan.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai Pintar
Baca
+Pustaka
CINTAKU EKSKLUSIF

CINTAKU EKSKLUSIF

kan memang gue lagi lapar pengen makan. Seorang pria datang menghampiri, dengan wajah tak ramah. Di dadanya tergantung sebuah kartu identitas, Dilan 1990 - Sales. Entah apa makna empat digit angka di belakangnya. Dia bicara ke gue sambil mendorong pundak, mengusir-usir gue, "Maaf, kami tidak menerima orang minta sumbangan. Sekuriti tolong urus ini."
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai Pintar
Baca
+Pustaka
MATE

MATE

Tempat terpencil yang berada di tengah-tengah hutan. Sebuah rumah bercat putih bersih terlihat sangat mencolok ditengah-tengah hutan yang sangat jauh dari peradaban manusia. Itu adalah rumah yang cukup besar, berdiri sendiri tanpa ada bangunan lain di sekelilingnya. Dengan keraguan aku melangkahkan kakiku masuk ke dalam rumah itu, mengikuti langkah wanita itu. Melihat sekitar sambil bersembunyi di belakang punggungnya. Saat pintu di ruang tengah terbuka, aku langsung menemukan seorang gadis berambut pirang yang menatapku dengan tatapan yang tajam. Bibirnya menunjukkan seringaian yang entah bagaimana membuatku menahan napas. Hanya memandangnya sekilas aku bisa merasakannya, dia seperti iblis
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 346 kali sebagai Pintar
Baca
+Pustaka
Tes

Tes

Aura Lika 12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai Pintar
Baca
+Pustaka
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

Mengingat usia, Raja Kerajaan Niswa sudah perlu turun jawabatan. Di Kerajaan Flambuana, Pangeran Revan tengah mengasah kemampuan memanahnya. Ya di sebuah ruangan khusus untuk berlatih dengan peralatan yang komplit. Tiba tiba saja fokusnya goyah. Ada sesuatu menyelip di pikirannya. Ia teringat dengan kecantikan paras cantik Putri Aleta. Itulah hal yang membuatnya gusar, bidikannya melenceng beberapa kali dari target. Ingatan itu terus menggerogoti pikirannya, hingga ia dibuat kewalahan. Ia memilih untuk menghentikan latihannya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai Pintar
Baca
+Pustaka
Patah

Patah

Masih merasa jengah membicarakan hal yang menyerempet seperti itu dengan lelaki yang baru beberapa malam lalu membuatnya panas dingin hanya dengan tungkai telanjangnya. “Nggak ah. Malu.” “Idihh… Wiguna Sastra lil boys. Malu katanya…” “Gue nggak mau orang tau tulisan gue. Mau incognito aja.” “Ya bikin akun lagi aja. Papryrus gratis kok. Kamu bisa dapat income dari sana.” Nayara mencontoh suara narator iklan. “Pakai nama pena lu aja.” “Nama pena gue terlanjur tenar. Salah gue sih. Gue pakai ke mana-mana.”
1028.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 934 kali sebagai Pintar
Baca
+Pustaka
IPRIT

IPRIT

Hatinya patah bagaikan ranting kering tersapu angin. Sementara itu di tempat yang berbeda, sepasang pengantin baru tengah berbahagia. Mereka mempunyai piaraan seekor rusa atau kijang, yang diberi nama Galuh. Mereka bahagia hidup bersama di goa itu. Sampai suatu hari, mereka menyaksikan matahari terbenam dari atas goa. Warna lembayung senja, kemerahan jatuh di rambut Untari. Laksana nyala api membakar rambut panjang Untari yang berkibar.
1052.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai Pintar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status