Aku Lebih Cantik dari Gundik Suamiku

Aku Lebih Cantik dari Gundik Suamiku

last updateÚltima atualização : 2021-08-22
Por:  Dianti WCompleto
Idioma: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
10
17 classificações. 17 avaliações
26Capítulos
29.3Kvisualizações
Ler
Adicionar à biblioteca

Compartilhar:  

Denunciar
Visão geral
Catálogo
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP

Aku telah salah menolong ular, kini ia menusukkan bisa mematikan dan perlahan ingin merebut semuanya dariku. Tunggu dulu, aku bukan wanita lemah! Aku cantik, Aku kaya!

Ver mais

Capítulo 1

Bab 1

Dada kiriku berdenyut nyeri, bukan hanya karena bebat chest binder yang menekan dadaku, tapi juga karena pemandangan di depanku.

Di barisan depan kelas arsitektur, Sarah Varelian tertawa anggun. Rambut hitamnya jatuh sempurna di bahu, dan seragamnya bersih tanpa cela. Dia terlihat seperti putri tunggal konglomerat yang hidup bahagia.

Aku meremas ujung bolpoinku, menahan amarah. Tujuh tahun lalu, senyum pongah ayahnya, yang sayangnya juga ayahku, menghancurkan hidupku.

Pria brengsek itu... Tak hanya membiarkan ibuku digilir para bajingan tapi juga, membiarkanku menjadi saksi atas kemalangan yang menimpa ibuku, sebelum beliau meninggal akibat dibakar hidup-hidup.

Tentu saja, semua tindakan sadis pria itu, ia lakukan demi menyenangkan ibu Sarah, si wanita simpanan, gundik rendahan yang menjadi duri dalam daging.

Aku yang saat itu masih berusia dua belas tahun hanya bisa membeku dan menangis tanpa suara dari balik persembunyian.

Tapi, aku tidak perlu khawatir. Kini, aku telah kembali. Aku meninggalkan desa terpencil, membuang identitas Qiqiela, nama asliku, memangkas rambutku, dan menyusup ke Universitas Bimsa sebagai Kean Arsenio.

Semuanya... Demi mengobrak-abrik keluarga baru ayahku dan menagih cidera yang aku alami selama tujuh tahun terakhir.

Lamunanku pecah saat sebuah tangan mencubit lenganku bermanja-manja.

"Kean, dari tadi lihatin siapa sih?" Bella mengerucutkan bibir berpoles lip gloss merah mudanya. "Fokus amat. Kamu naksir Sarah?"

Aku menggeleng pelan, menormalkan detak jantungku. "Nggak. Dia terlalu sempurna buat lumpur sepertiku."

"Halah, nggak usah bohong," goda Bella menyenggol pundakku. "Lagipula wajar kalau kamu naksir dia."

Aku hanya tersenyum tipis.

"Aku ke sini cuma mau lulus dan kerja di perusahaan besar. Mana ada waktu buat kisah cinta."

Bella mengibaskan tangan, tak acuh dengan jawabanku. Dia merogoh tas tangannya, mengeluarkan kotak berukuran kecil dengan pita cantik. "Tolong kasih ini buat Kak Arlo, ya. Kalian 'kan sekamar."

Aku mengernyit. "Kenapa nggak kamu kasih sendiri?"

"Aku... Malu," kilahnya. Rona merah menjalar di pipinya. "Kak Arlo dingin banget. Aku takut ditolak. Tolong ya, Kean? Kue ini aku buat sendiri."

Mendengar rengekannya yang persis seperti bayi, aku mendesah pelan dan terpaksa menerima kotak itu.

***

Sore harinya, kamar asrama laki-laki terasa sejuk. Arlocean Herlan tengah duduk bersandar di ranjangnya seberang kasurku, tenggelam dalam buku tebal.

Garis rahangnya tegas, rambutnya tertata rapi. Pemuda dua puluh dua tahun itu bukan sekadar senior rupawan yang bersikap dingin. Dia adalah ahli waris dan kepala keluarga Herlan. Kekuasaannya mutlak.

Mendapatkan kepercayaannya adalah jalan pintas untuk memuluskan rencanaku.

Tanpa menunggu, aku meletakkan kotak pemberian Bella di atas nakasnya.

"Hadiah dari Bella, Kak. Kayaknya dia naksir berat sama Kakak," pungkasku berterus terang.

Arlo menghela napas panjang, menutup bukunya. Tatapannya yang tajam beralih padaku, menguarkan aura intimidasi yang membuat bulu kudukku meremang.

"Hadiah itu buat kamu saja. Bilang padanya kalau aku sudah menerimanya."

Dengan senang hati aku membawa kotak kue itu ke mejaku sendiri.

Arlo bangkit, menarik kursi tak jauh dariku, lalu meletakkan sebuah buku catatan. Tatapannya mengunciku lekat.

"Kamu mahasiswa beasiswa yang masuk dengan peringkat pertama," suaranya mengalun rendah dan berat. "Kalau kamu berhasil mempertahankan peringkatmu, bekerjalah untukku."

Aku tersenyum lebar. "Kak Arlo beneran baik, nggak kayak gosip yang aku dengar!"

Tangan besar Arlo mendadak terulur, mengelus puncak kepalaku pelan. Aku terpaku. Senyum tipis untuk pertama kalinya terbit di bibirnya. Arogansinya lenyap, menampakkan pesona maskulin yang luar biasa.

Belum sempat aku membalas, pintu kamar menjeblak terbuka. Reno melangkah masuk, melemparkan kunci motor ke ranjang sambil mengeluhkan cuaca luar yang panas seperti simulasi neraka. Tubuh gagahnya basah oleh keringat.

Tanpa permisi, pemuda berambut pirang kecokelatan itu duduk di sebelahku dan merangkul pundakku erat.

"Hei, cowok jadi-jadian, aku sudah daftarin kamu ke klub tinju," kekeh Reno, menepuk lenganku.

Aku membelalak kaget, berusaha meronta dari jepitan ototnya.

"Kak! Fisikku dari kecil emang lemah, tapi aku normal seratus persen!"

Reno mendengus lelah, melepaskan rangkulannya.

"Aku nggak peduli orientasi seksualmu. Aku cuma nggak tahan lihat badan mungilmu ini. Minimal kamu punya otot lengan!"

"Suruh dia pergi ke gym saja. Tidak semua orang maniak tinju sepertimu," potong Arlo datar, dia menyelamatkanku.

Reno mengangguk setuju tanpa berdebat. Pertemanan mereka memang sehat dan saling menghargai.

Sadar perutku sedikit keroncongan, aku membuka kotak dari Bella. Sebuah kue fondant merah muda yang terlihat sangat manis.

"Apa itu? Kelihatan seperti penyebab penyakit diabetes," cibir Reno pedas saat aku menawarkan potongan kue padanya.

Lantaran Reno dan Arlo tidak suka manis, aku menyuapkan potongan besar itu ke mulutku sendiri. Namun, sedetik setelah gigiku mengatup, rasa sakit yang luar biasa menusuk gusi dan lidahku. Aku refleks memuntahkan seluruh isi mulutku ke lantai.

Rasa anyir darah menyengat indra penciumanku.

"Kean! Mulutmu berdarah!"

Bersambung...​

Expandir
Próximo capítulo
Baixar

Último capítulo

Mais capítulos

Para os leitores

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

avaliaçõesMais

Li Na
Li Na
Mantapp cewek strong! Semangat lanjut Kak ......
2021-10-08 07:03:08
0
0
Nur Fitriyani
Nur Fitriyani
bagus ceritanya suka deh sama cewe yg ga lemah
2021-08-08 22:06:25
0
0
Rias Ardani
Rias Ardani
Lanjut Author😘😍
2021-07-03 21:26:47
0
0
Queen Sky86
Queen Sky86
Lanjuuuut thor. Keren, strong woman
2021-07-02 10:18:43
0
0
Rizuki
Rizuki
Bagus banget, pemeran utama wanitanya strong. Like it, kak. Masuk rak. Penulisan juga rapi... Rekomended.... 👍👍👍👍👍
2021-07-02 08:30:59
0
0
26 Capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status