author-banner
Penra
Penra
Author

روايات بقلم Penra

Kutukan Sang Putri Antagonis

Kutukan Sang Putri Antagonis

Ayra mengira kematian adalah akhir, namun ia justru terbangun dalam tubuh Lady Aurelia Veridian—sang antagonis kejam yang ditakdirkan mati mengenaskan di tangan mereka yang membencinya. Bertekad mengubah nasib, Ayra membuang topeng kelamnya dan memilih jalan kebaikan. Namun, di istana yang penuh dengan duri, kebaikan adalah magnet bagi bahaya. Empat pria berpengaruh dengan rahasia gelap kini mengelilinginya dengan maksud dan tujuan berbeda. Akankah Lady Aurelia bisa merubah takdirnya? Apa saja rahasia kelam para pria berpengaruh itu?
قراءة
Chapter: 80 Rencana Gila
"Lima kota terbakar," bisik Aurelia, matanya terpaku pada visi mengerikan di perangkat Editor—kota-kota Aethelgard yang runtuh, rakyatnya yang panik, dan di tengah semua itu, sosok Zayne yang kini mengerikan, dikelilingi oleh 'Super Soldier' manusia dengan mata ungu bersinar. Editor itu, dengan suaranya yang tanpa emosi, telah melemparkan pilihan yang mustahil: menyelamatkan satu kota, atau membiarkan empat lainnya binasa. "Kita tidak bisa membiarkan ini terjadi."Lucien, Alaric, Caspian, Jasper, dan Elara menatap Aurelia dengan tatapan yang sama. Mereka telah bersumpah untuk melindunginya, untuk Aethelgard. Tetapi sekarang, mereka dihadapkan pada kenyataan yang brutal. Mereka tidak bisa berada di lima tempat sekaligus."Ada cara," kata Caelan, suaranya serak. Ia baru saja pulih dari luka parahnya, dan meskipun lebih kuat, ia masih terlihat pucat. Ia menatap Aurelia dengan tatapan penuh tekad. "Dulu, klan rubah kami memiliki legenda tentang tempat di mana semua cerita bertemu. Sebuah
آخر تحديث: 2026-06-16
Chapter: 79 Pembentukan The Primordial Guard
Ruang putih bersih yang memancar dari portal di dinding koridor, dan janji untuk kembali ke dunia asalnya, terasa begitu menggoda bagi Aurelia. Di sampingnya, Cermin Jiwa menampilkan wajah Ayra yang tersenyum lembut—dirinya yang lain, dari dunia yang ia tinggalkan, seolah memanggilnya pulang. Namun, Aurelia melihat wajah-wajah pucat para sekutunya: Lucien, Alaric, Caspian, Jasper, dan Elara, yang kini terancam terhapus dari keberadaan. Ia melihat pengorbanan Caelan yang baru saja terjadi. Ia melihat Aethelgard yang telah ia perjuangkan dengan darah dan air mata."Tidak," kata Aurelia, suaranya tegas, menggetarkan setiap sudut reruntuhan istana. "Aku tidak akan kembali. Aethelgard adalah rumahku sekarang. Dan aku akan melindunginya."Pria bertopeng Editor itu tertawa, suara tawanya terdengar hampa dan dingin. "Pilihan yang bodoh, Pewaris. Kau menolak kebahagiaanmu demi sebuah 'cerita' yang cacat. Maka saksikan kehancuran yang akan menimpamu." Ia mengaktifkan perangkat tabletnya, dan po
آخر تحديث: 2026-06-16
Chapter: 78 Ordo Kemurnian (The Order of Purity)
Transformasi Zayne yang mengerikan, tubuhnya melebur menjadi sosok hitam pekat yang mengerikan, melahap Pena Takdir dan Artefak Cahaya, meninggalkan Aurelia dan sekutunya dalam keadaan syok. Zayne bukan lagi sekadar pangeran ambisius; ia telah menjadi perwujudan dari keinginan tergelapnya, diciptakan oleh kekuatan kegelapan dan Pena Takdir itu sendiri. Ia adalah penulis baru Aethelgard, ancaman yang jauh lebih besar dari yang pernah mereka bayangkan."Zayne... tidak!" Aurelia menjerit, mencoba melancarkan serangan, tetapi kekuatan kelima elemen dalam dirinya terasa goyah. Menghadapi entitas yang menggabungkan kekuatan Zayne, Pena Takdir, Artefak Cahaya, dan kegelapan Leluhur Raja Kegelapan sekaligus, adalah ujian terberatnya.Lucien, Alaric, Caspian, Jasper, dan Elara segera mengerumuni Aurelia, membentuk formasi pertahanan. Mereka merasakan ancaman yang sama, bahaya yang mengancam eksistensi mereka. Namun, mereka tidak akan menyerah."Kita harus menghancurkan Pena Takdir itu!" seru A
آخر تحديث: 2026-06-16
Chapter: 77 Pilihan Sang Pewaris
Pria bertopeng zirah hitam, yang memegang artefak penetralisir sihir, berdiri di ambang pintu, tatapannya dingin dan mengancam. Kata-kata pria itu, 'Kau telah membuat banyak masalah, Pewaris Aethelgard. Dan sekarang, saatnya untuk mengembalikanmu ke tempatmu,' menggema di benak Aurelia. Ia merasakan energi primordial dalam dirinya berdenyut, mencoba melawan pengaruh artefak itu, tetapi kekuatannya terasa melemah, hampir hilang. Di belakangnya, ia merasakan kehadiran Lucien yang semakin mendekat, diikuti oleh Alaric yang kini telah pulih sepenuhnya, dan Caelan yang masih lemah namun penuh tekad."Siapa kau?" tanya Aurelia, suaranya bergetar, tetapi ia berusaha keras untuk tetap berdiri tegak. Ia memegang Pena Takdir yang diberikan 'penciptanya', merasakan kehangatan yang kontras dengan dinginnya artefak di tangan pria bertopeng itu.Pria itu tertawa, suara tawanya terdengar teredam oleh helmnya. "Aku hanyalah alat. Alat untuk memastikan cerita berjalan sesuai rencana. Dan kau, Aurelia,
آخر تحديث: 2026-06-16
Chapter: 76 Pertemuan Dua Jiwa: Ayra Bertemu Aurelia
Tangannya mulai menghilang, menjadi transparan. Aurelia merasakan tubuhnya terhapus dari realitas, sebuah sensasi yang mengerikan dan tak terbayangkan. Zayne, dengan Pena Takdir di tangan dan seringai kemenangan di wajahnya, kini mengendalikan nasibnya. Ia telah menghapus sebagian besar kekuatannya, bahkan ingatan Lucien tentang teknik bertarungnya. Kekacauan di Dunia Iblis semakin parah."Kau tidak bisa melakukan ini!" seru Aurelia, suaranya melemah seiring menghilangnya tubuhnya. Ia merasakan energinya terkuras, ditarik oleh kekuatan Pena Takdir. Ini adalah akhir yang ditulis oleh Zayne, akhir yang berbeda dari yang ia bayangkan.Lucien, yang kini tampak kebingungan dan kehilangan sebagian besar ingatannya, mencoba mendekat, tetapi ia tidak bisa memahami apa yang sedang terjadi. Kekuatan iblisnya terasa tumpul, tidak berdaya melawan Pena Takdir. Ia hanya bisa menatap Aurelia dengan tatapan putus asa."Aku hanya mengikuti 'naskah'," kata Zayne, suaranya dingin. "Kau keluar dari jalur
آخر تحديث: 2026-06-16
Chapter: 75 Pengkhianatan di Dalam Darah
Dunia Iblis terasa seperti penjara yang memikat bagi Aurelia. Keindahan kastil obsidian yang gelap, kekuatan Lucien yang menggetarkan, dan cintanya yang posesif namun protektif—semua itu melingkupinya seperti kabut tebal. Namun, di balik kemegahan itu, Aurelia merasakan sisi gelap Lucien yang membuatnya merinding. Kekejamannya terhadap para pemberontak iblis, eksekusi tanpa ampun, meninggalkan rasa mual di perutnya. Apakah ini harga yang harus ia bayar untuk perlindungan? Apakah cinta sejati bisa lahir dari kegelapan seperti itu?"Mengapa kau melakukan ini, Lucien?" tanyanya lagi, suaranya bergetar. Ia menatap bekas luka di tangan Lucien, bekas kontrak darah yang mengikatnya. "Ada cara lain. Kita bisa mencari solusi yang tidak melibatkan kekerasan seperti ini."Lucien memalingkan wajahnya, menatap cakrawala merah darah yang tampak tak berujung. "Ini adalah dunia iblis, Aurelia. Di sini, keadilan diukur dengan kekuatan. Dan aku harus menunjukkan kekuatan itu agar kau aman. Agar tidak a
آخر تحديث: 2026-06-16
قد تعجبك أيضًا
Aduh Jenderal Tak Tahan
Aduh Jenderal Tak Tahan
Zaman Kuno · Shana
4.7M وجهات النظر
Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran
Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran
Zaman Kuno · Lilia
958.0K وجهات النظر
Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!
Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!
Zaman Kuno · Raisaa
387.1K وجهات النظر
Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati
Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati
Zaman Kuno · Emilia Sebastian
255.3K وجهات النظر
Terlahir Kembali: Menolak Cinta Putra Bangsawan
Terlahir Kembali: Menolak Cinta Putra Bangsawan
Zaman Kuno · Citra Lestari
246.7K وجهات النظر
PUTRI YANG TERTUKAR
PUTRI YANG TERTUKAR
Zaman Kuno · Piemar
223.3K وجهات النظر
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status