author-banner
Amerta Klandestin
Amerta Klandestin
Author

Novels by Amerta Klandestin

Menulis Ulang Takdir di Tengah Perang Para Pahlawan

Menulis Ulang Takdir di Tengah Perang Para Pahlawan

Kedamaian dunia ciptaan Yggdrasil yang runtuh sejak terciptanya konsep kematian melahirkan ritual legendaris Pencarian Cawan Suci yang mempertemukan 13 Pencari Api demi menjadi Pahlawan sejati. Dante Alighieri, pemuda yang hanya ingin hidup sebagai penulis, justru terseret ke dalamnya dan dipaksa menghadapi kematian yang pernah merenggut orang yang ia cintai. Namun ketika kebenaran kelam di balik ritual itu terungkap, Dante memilih berbalik dan bertekad mengakhiri Pencarian Cawan Suci—atau begitulah seharusnya.
Read
Chapter: #Bab 117: Epilog
“Tunggulah dan berharaplah, Oda Nobunaga, dari kedalaman dendam dan kebencian ...!!”“Tidak ... mungkin! Bisa-bisanya ... aku kalah oleh orang sepertimu, Edmond Dantes ...!!”Prok! Prok! Prok! Prok! Prok! Prok! Prok!“Bukankah pertunjukan dramanya sangat bagus, Jeanne, Florence?”“Iya, tidak salah saya mengiyakan paksaan Florence untuk mengikutimu, Marie.”“Apa kubilang, drama pilihan Marie adalah yang terbaik, Jeanne!”Mengiringi suara tepukan tangan yang menderu ke penjuru gedung teater, suara-suara tiga gadis yang terus memuji pertunjukan terdengar di telinga Dante. Meski seharusnya itu adalah obrolan tiga gadis acak, Dante merasa sangat tidak asing dengannya. Pun ia tersenyum tipis mendengarnya.“Tidakkah menurutmu ... kronik itu akan menjadi kisah yang romantis, Beatrice ...?” gumam Dante.Entah sudah berapa tahun berlalu sejak saat itu, Dante sudah tidak ingat. Mungkin saja sudah ratusan tahun berlalu. Mungkin juga sudah ribuan tahun berlalu. Pun bisa saja beberapa milenium laman
Last Updated: 2026-07-29
Chapter: #Bab 116: Kronik Kepahlawanan Yggdrasil – Bagian Akhir
“Jawab pertanyaan diriku, Dante Alighieri. Apa itu Pahlawan?”Meski tadinya sudah bersikap santai dan mulai bisa menerima bahwa suara Beatrice di hadapannya tak ubahnya program yang digunakan perwujudan Yggdrasil, kini Dante kembali terdiam. Ia tak bisa langsung menjawab pertanyaan butiran cahaya itu. Pikirannya lebih dulu pergi ke banyak ingatan.Ingatan tentang sosok Muramasa Sengo yang menempa karma demi mencegah kehancuran dunia.Ingatan tentang sosok Gadjah Mada yang mengakhiri hidup dalam pujian dewa-dewi pujaannya.Ingatan tentang sosok Qin Shi Huang yang menolak kematian hingga akhir hayat.Ingatan tentang sosok Edmond Dantes, dirinya yang lain, yang merelakan dendam yang terus dipegang teguh seumur hidupnya, lantas berlayar pergi ke dunia yang lebih baik bersama Haydee.Ingatan tentang sosok Hassan-I-Sabbah yang menyeramkan dan mengintimidasi.Ingatan tentang sosok Nitocris yang terlihat ramah meski aslinya penguasa jiwa.Ingatan tentang sosok Richard I yang meraung di medan p
Last Updated: 2026-07-27
Chapter: #Bab 115: Kronik Kepahlawanan Yggdrasil – Bagian Awal
Di awal legenda, dunia berada dalam kekacauan.Bencana melanda, wabah menyebar, hingga Dewi dari Tanah Jauh turun ke dunia.Pada dunia yang kacau, Dewi dari Tanah Jauh menghapus semua peradaban yang menyiksanya, lalu menanamkan ulang benih Pohon Dunia yang menciptakan peradaban-peradaban baru.Tiga peradaban membawa kemakmuran.Tiga peradaban membawa kesengsaraan.Tiga peradaban membawa perubahan.Kesembilan peradaban menumbuhkan benih Pohon Dunia, menginisiasi peradaban kesepuluh—yang berawal damai dan makmur, namun berujung sengsara dan kacau akibat konsep Kematian yang tak pernah diminta penciptaannya.“Wahai manusia. Bila kalian mendamba kedamaian, carilah Cawan Suci di kedalaman Pohon Dunia.”Maka sejak saat itu, ritual megah Pencarian Cawan Suci pun digelar.“Sang Kaisar Pertama yang lolos dari maut, bimbinglah rakyat engkau dalam ritual, maka engkau akan mendapatkan keabadian yang engkau dambakan di akhir hidup engkau.”“Akan muncul di hadapan engkau, Rubah Penguasa Jiwa yang me
Last Updated: 2026-07-24
Chapter: #Bab 114: Pertarungan 12 Menit
Buagh! Buagh! Buagh! Buagh!Di titik itu, baik Oda maupun Dante tak lagi memiliki Muasal Roh yang banyak.Di titik itu, baik Oda maupun Dante sudah tahu dirinya tak lagi lama.Di titik itu, baik Oda maupun Dante hanya bisa mengandalkan tinju masing-masing.Meski begitu, baik Oda maupun Dante tetap bergelut, saling baku hantam demi melihat siapa yang akan benar-benar bertahan di akhir. Tinju demi tinju terus dilayangkan, tak lagi sakit. Pukulan demi pukulan terus dihantamkan, berharap lawan tumbang.Hah ... hah ... hah ...!Bukan duel yang megah memang. Oda dan Dante bahkan sama-sama sempat berhenti jual-beli tinju, mengatur napas. Namun tak selang lama, Oda sudah kembali melayangkan tinju—yang meski gagal karena lengan kanannya itu lebih dulu terlepas dari tubuh, hancur dan menghilang.Sempat terkejut, Dante memanfaatkan momen itu, berusaha balik melayangkan tinjunya ke Oda. Kabar baiknya, ia berhasil menghantam wajah Oda yang sudah memar itu. Kabar buruknya, Oda tidak menyerah meski k
Last Updated: 2026-07-23
Chapter: #Bab 113: Tahap Ketiga
“Terima kasih banyak, Dante Alighieri ... atas perasaanku yang kamu terima ini ...!”Krak! Brak!Marie melepaskan diri dari pegangan Dante, mengakhiri dansa beriringan Waltz mereka seorang diri. Langkahnya menghancurkan dataran es yang menyelimuti penjuru Yggdrasil. Lalu, pecahan-pecahan esnya membentuk sebilah pedang yang melayang beberapa senti di atas kepalanya.“Marie—“Syuuu—syat!!Terlambat. Dante gagal mencegah pedang es melayang di atas kepala Marie menjatuhkan bilahnya. Bak guillotine, pedang es itu mengakhiri riwayat Marie dalam sekejap. Meski begitu, pengorbanan itu agaknya tak berujung sia-sia.Ketika Dante menyadarinya, tubuhnya sudah dipenuhi Muasal Roh dingin milik Marie, membuatnya jauh cukup mampu untuk lanjut melepas Tahap Ketiga Pelepasan Penuh Api Jiwa miliknya.“Sayalah yang berterima kasih, Marie,” tidak terasa, air mata Dante pun mengalir membasahi pipinya, “Akan saya terima perasaanmu kalau kita memang bertemu lagi di kehidupan berikutnya ...!!”Iya, efek akhir
Last Updated: 2026-07-22
Chapter: #Bab 112: Pergi ke Surga
“Menari hingga akhir ... Marie, jangan bilang kau juga ...?!”Dante hanya bisa terus mempertanyakan alasan Marie menahan tangannya untuk menolong Jeanne dan Florence di bawah sana. Situasi sudah terlanjur kacau balau. Dante agaknya sudah tidak sanggup jika harus kehilangan teman lainnya.Meski begitu, Marie justru tertawa kecil, “Kamu benar-benar berubah dibanding saat pertama kali kita bertemu,” ujarnya, “Tapi tenang saja, kalau kamu mau berdansa denganku, kita mungkin akan bisa menyelamatkan Jeanne dan Kak Flora,” ia tersenyum meyakinkan.Dante menelan ludah, berusaha menenangkan diri, “Bagaimana ...?”“Kamu ingat Api Jiwa milikku, kan,” ujar Marie membalas.Dante mengangguk.“Meski efeknya hanya membekukan sekitar untuk sesaat, lalu menghancurkan semua bak guillotine mengeksekusi terdakwa, Muasal Roh mereka yang dihancurkan akan tersalur ke tempat yang kuingin,” Marie menjelaskan ulang, “Seharusnya itu cukup untukmu mencapai Surga, kan?”Dante melebarkan mata, “Tapi dengan Muasal R
Last Updated: 2026-07-21
Count Ejawantah: Balas Dendam Pewaris yang Menyamar

Count Ejawantah: Balas Dendam Pewaris yang Menyamar

Nathaniel ‘Ejawantah’ Yudhatama, 30 tahun, seorang serabutan di pinggir kota. Istrinya menuntut cerai dan memilih menikah dengan sahabatnya sendiri. Nathan pun diusir dari rumah mertua tanpa membawa apapun. Karena terdesak keadaan, ia menghubungi orang kepercayaan dan memintanya untuk membuka kembali akun Bank Internasional di luar negeri. Ternyata Nathan adalah pebisnis sekaligus pewaris dengan kekayaan bersih mencapai ratusan triliun rupiah. Hari itu juga, datang 5 bibi yang cantik dan seksi menghampiri Nathan. Mereka membantu Nathan membalaskan dendam pada orang-orang yang telah meremehkannya.
Read
Chapter: #Bab 71: Pertemuan Rahasia
“Dengan polisi hutan atas nama Raka?”“Benar. Salam kenal. Senang bertemu dengan Anda, Count Ejawantah.”Jelang satu tahun sejak kembalinya Count Ejawantah, kasus tak terduga malah muncul dan menggemparkan publik.Tidak ada yang menyangka bahwa salah satu kolega Count Ejawantah, wanita yang disebut Ratu Fashion, akan terlibat skandal masalah distribusi bahan baku.Menurut media, Selena membakar Hutan Samosir demi mengefektifkan jalur distribusi meski artinya meracuni lingkungan sekitar.Lalu dengan ditahannya Selena, massa pun mulai mengatakan bahwa ini adalah awal kejatuhan Konglomerat Ejawantah.12 Maret.Di tengah gemparnya media oleh kasus kebakaran Hutan Samosir, Raka, salah satu anggota kepolisian hutan, kini dipanggil oleh Nathan sebagai Count Ejawantah.Polisi satu itu diajak bertemu di satu sudut Blok W, tanpa sepengetahuan orang-orang.“Anda baik-baik saja, Count Ejawantah?” tanya Raka kemudian, memastikan.“Apa maksudmu?” tanya Nathan balik.“Terkait reputasi Anda,” Raka me
Last Updated: 2026-09-13
Chapter: #Bab 70: Awal Kejatuhan Konglomerat Ejawantah
“Benda itu ...??”Nathan terkejut demi melihat sebuah kartu memori dikeluarkan Selena dari tasnya.Namun Selena sendiri tetap mengangguk.“Raka diam-diam menyalin isinya,” katanya.Kartu memori itu pun ia berikan ke Nathan.“Dia bilang ini juga termasuk salinan file alat-alat pelacak berlogo Konglomerat Ejawantah yang ia temukan secara pribadi di dalam area hutan,” jelasnya.Nathan menatap memori itu lamat-lamat.“Alat yang pernah dipasang Tsurugi dan Bibi Valeria saat demo syuting film dulu, ya.”Ia lanjut terkekeh pahit.“Tidak kusangka akan berguna dengan cara seperti ini,” sambungnya.Maka singkat kata, Nathan dan Selena pun menghampiri Valeria di kamarnya sana.Valeria segera mengenali isi kartu memori sebagai program yang dirancangnya untuk komunikasi pribadi antara empat kolega Nathan.Jalur komunikasi itu juga yang dulu melacak dan menemukan Nathan setelah akun bank internasionalnya kembali aktif.Pun tak perlu waktu lama bagi Valeria untuk membongkar isi kartu memori itu.Ben
Last Updated: 2026-09-12
Chapter: #Bab 69: Tuduhan
“B-Begitu.”Nada bicara Selena yang rendah dan dalam itu cukup membuat Nathan gugup. Arah pembicaraan ini kemungkinan akan berat.‘Walau ironis, padahal tadi Pak Herman yang gugup saat bicara denganku,’ batin Nathan.“Eh, lebih baik Bibi Selena duduk dulu,” ujar Nathan mempersilakan.Selena pun menurut, mendudukkan diri di bangku lain yang ditariknya dari sudut ... enggan menempati bekas Herman.“Mau memesan sesuatu?” tanya Nathan lagi.“Tidak perlu. Roxy sudah ... memanjakanku di bawah sana,” tolak Selena halus.Ah, wajah wanita itu bersemu merah.“Aku tidak memancing ke arah sana, loh, ya,” ujar Nathan mengingatkan ... sarkasme.“I-Iya, tenang saja!” balas Selena cepat.Nathan mengembuskan napas.“Tapi aku tetap akan bertanya soal keperluan Bibi Selena,” ia mengembalikan topik.Diingatkan begitu pun cukup mengubah raut wajah Selena menjadi murung. Nathan jadi hampir merasa bersalah, setidaknya hingga Selena memilih membuka mulut.“Anu, Dik Nathan. Ini soal kebakaran Hutan Samosir,”
Last Updated: 2026-09-12
Chapter: #Bab 68: Seorang Kevin di Mata Herman
Sempat terpaku, Herman kini mengangguk.“I-Iya. Lama tak jumpa juga, Count—eh, maksudnya Tuan Muda Nathan.”Nathan terkekeh melihat reaksi Herman.“Tidak perlu gugup. Yang ingin kubicarakan bukan masalah serius,” ujarnya.“B-Begitu, ya,” tanggap Herman seadanya.Sayang, tampaknya imbauan Nathan itu tak berguna. Herman tetap gugup. Ia bahkan terlihat gemetar dari tempat Nathan duduk.‘Yah, wajar, sih,’ batin Nathan.“Anu, Tuan Muda Nathan, ada perlu apa dengan saya, ya?” Herman akhirnya bicara.Nathan membenarkan posisi duduknya demi mendengar pertanyaan Herman.Kini ia bersandar, menautkan jari di atas perut dengan siku di sandaran tangan, dan melipat kaki. Dagunya juga sedikit naik.“Katakan, Pak Herman,” Nathan membuka mulut, “Bagaimana Kevin menurutmu?”“Eh, soal apa, ya, Tuan Muda?”Nathan mengembuskan napas.“Aku sudah pernah bilang untuk tidak menjawab pertanyaanku dengan pertanyaan lain, kan?” ujar Nathan lagi, memastikan.“Eh, saya tidak bermaksud begitu,” sanggah Herman cepat
Last Updated: 2026-09-12
Chapter: #Bab 67: Diskusi Alot
“Apa ada yang ingin Anda katakan, Count Ejawantah? Anda terus diam sejak tadi.”Pikiran-pikiran Nathan segera terpecah demi mendengar pertanyaan Kevin itu.Meski seharusnya mata Nathan terhalang topeng, Kevin seakan bisa menyadari arah tatapannya selama ini: tepat ke arahnya.Kabar baiknya, sih, kali ini di leher Nathan terpasang alat penyamar suara.Ia pun jadi bisa bicara dengan lebih leluasa.Sejenak, ia memegang dagu, berpikir, bersamaan dengan perhatian Herman, Selena, dan Roxy yang tertuju ke arahnya.“Menurut saya ....”Suara Nathan yang disamarkan terdengar.“Keputusan untuk mengganti jalur distribusi itu mungkin adalah pilihan terbaiknya.”Demi mendengarnya, Herman dan Kevin mengepalkan tangan, merasa menang.“Tapi ada satu hal yang perlu saya tanyakan. Ah, tidak, lebih ke harus ditanyakan kepada kalian,” ujar Count Ejawantah lagi.Jari tangannya ditautkan, dengan siku yang ditumpukan ke permukaan meja.“Kenapa kalian sebegitunya ingin jalurnya diganti?” tanya Count Ejawantah
Last Updated: 2026-09-12
Chapter: #Bab 66: Kembali ke Samosir
15 Januari, pukul 1 siang waktu setempat.Api berkobar melahap seluruh hutan yang menjadi salah satu mata pencaharian warga Desa Samosir.Entah berawal dari mana api-api itu.Namun ketika semua orang menyadarinya, sebagian besar area hutan sudah terbakar.Pun kobaran api terus menjalar hebat berkat angin yang hari itu berembus cukup kencang di area dataran tinggi.Satu hal yang pasti, sebelum api semakin menggila, warga lokal segera mengambil langkah penanganan. Kabar baik memang, di situasi macam itu tidak ada yang egois. Semua mementingkan keselamatan hutan.Kepala Desa Samosir pun bertindak sigap, memanggil pemadam kebakaran terdekat yang bisa mencapai TKP.Tidak hanya itu, begitu mendapati Hutan Samosir terbakar, Vivian ikut bergerak.Semua sumber daya yang dimilikinya, atas izin Count Ejawantah, digerakkan menuju Hutan Samosir dengan kecepatan penuh.Medis, pemadam, pengamanan, segalanya digerakkan, tidak tinggal satu apa pun.Sayang, meski sudah diusahakan dengan segala cara, pa
Last Updated: 2026-09-12
You May Also Like
Sang Dewi
Sang Dewi
Fantasi · Nyi Alam Kasuyatian
2.9K views
Kisah Cinta Yang Tidak Terduga
Kisah Cinta Yang Tidak Terduga
Fantasi · Mita Ariska Dewi
2.9K views
GRACIAGAVINO
GRACIAGAVINO
Fantasi · Popi
2.9K views
Pembalasan sang Kaisar Iblis
Pembalasan sang Kaisar Iblis
Fantasi · Jasminesuckle
2.9K views
Prince Of The Dark
Prince Of The Dark
Fantasi · S. Rustandi
2.9K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status